Perayaan Lebaran Betawi 2026 yang digelar pada 10–12 April 2026 di Lapangan Banteng tampil bukan sekadar sebagai ajang budaya tahunan, melainkan momen penting untuk memperkuat identitas lokal di tengah arus globalisasi. Mengusung tema utama “Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global”, perayaan ini menegaskan bahwa modernisasi kota tidak harus menggerus akar budaya, tetapi justru dapat berjalan beriringan.
Di tengah kemeriahan pertunjukan seni, kuliner khas, dan tradisi Betawi, kehadiran Dispusip Provinsi DKI Jakarta diwujudkan melalui pameran arsip yang mengangkat wajah Jakarta tempo dulu. Beragam koleksi ditampilkan, mulai dari pameran buku-buku Kejakartaan, buku sastra dan kliping dari Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin, arsip foto, hingga dokumentasi visual perkembangan kota dari masa ke masa. Pameran ini menjadi ruang penting untuk memahami perjalanan Jakarta—dari kota tradisional hingga menuju kota global. Melalui arsip-arsip tersebut, pengunjung diajak menyadari bahwa transformasi Jakarta tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan dinamika sosial, budaya, dan politik. Di sinilah peran Dispusip Provinsi DKI Jakarta menjadi krusial yaitu menjaga ingatan kolektif sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak tercerabut dari sejarahnya. Dispusip hadir sebagai penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Arsip menjadi sumber pembelajaran, sementara literasi menjadi alat transformasi. Keduanya berpadu dalam upaya memperkuat persatuan masyarakat melalui pemahaman sejarah dan budaya bersama.
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Pusat juga menjadi salah satu elemen yang memberi kedalaman makna pada acara ini. Tidak sekadar meramaikan, Sudin Pusip Jakarta Pusat menghadirkan pendekatan edukatif yang menghubungkan masyarakat dengan sejarah Jakarta secara lebih dekat dan reflektif melalui layanan Perpustakaan Keliling yang menjadi pusat aktivitas literasi interaktif. Program ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga yang hadir dalam perayaan.
Kegiatan membaca menjadi pintu masuk untuk mengenalkan nilai-nilai budaya Betawi secara ringan namun bermakna. Sementara itu, aktivitas menggambar dan mewarnai ondel-ondel menghadirkan pengalaman kreatif yang menyenangkan sekaligus edukatif. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus kaku, tetapi dapat dikemas secara inklusif dan menarik bagi generasi muda.
Lebaran Betawi 2026 membuktikan bahwa perayaan budaya dapat menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Dukungan Dispusip Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa pelestarian tradisi tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku budaya, tetapi juga institusi yang bergerak di bidang pengetahuan dan dokumentasi.
Melalui pameran arsip dan kegiatan literasi, Dispusip tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkokoh persatuan masyarakat Jakarta. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa di tengah transformasi menuju kota global, Jakarta tetap berpijak pada akar budayanya. Dengan demikian, Lebaran Betawi 2026 tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga refleksi kolektif—bahwa merawat tradisi adalah langkah strategis untuk melangkah maju sebagai kota dunia yang berkarakter.
JAKARTA UTARA – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Utara terus berinovasi dalam mendekatkan literasi kepada anak-anak. Melalui layanan "Jemput Bola", Sudin Pusip menyelenggarakan kegiatan Read Aloud dan Dongeng bagi para murid di BKB Paud Rosella, Semper Timur, pada Jumat (06/03/2026).
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jl. Kebantenan 2, RT.11/RW.5, Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Sebanyak 25 murid tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara satuan pendidikan dan Sudin Pusip Jakarta Utara. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap dunia literasi sejak usia sedini mungkin. Dengan menghadirkan suasana belajar yang berbeda, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal buku sebagai kewajiban, tetapi sebagai jendela dunia yang menyenangkan.
Bagaimana jalannya kegiatan tersebut? Pihak sekolah memanfaatkan layanan "Storytelling" dengan mengundang tim pendongeng profesional dari Sudin Pusip. Pada kesempatan kali ini, Kak Ali hadir sebagai sosok sentral yang memandu jalannya acara.
Dengan teknik Read Aloud (membacakan nyaring) dan metode mendongeng yang interaktif, Kak Ali berhasil menghidupkan suasana. Cerita-cerita yang dibawakan tidak hanya menarik secara visual dan auditori, tetapi juga disisipi dengan pesan-pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. Para peserta diajak berinteraksi aktif, menjawab pertanyaan, dan tertawa bersama mengikuti alur cerita yang inspiratif.
Melalui kegiatan ini, pihak BKB Paud Rosella berharap para siswa mendapatkan pengalaman literasi yang berkesan. Kehadiran tim perpustakaan langsung ke sekolah membuktikan bahwa akses terhadap ilmu pengetahuan dan hiburan edukatif kini semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.
JAKARTA UTARA – Memasuki bulan suci Ramadan, semangat literasi tetap menyala di lingkungan pendidikan Jakarta Utara. Pada Jumat (13/03/2026), sebanyak 220 murid dari MI Ar-Rasyidiyyah berkumpul untuk mengikuti kegiatan bertajuk "Read Aloud/Dongeng Ramadan Ceria".
Kegiatan ini dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jl. Mualim Rasyid No.34RT, RT.1/RW.5, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Acara dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan suasana yang penuh keceriaan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara MI Ar-Rasyidiyyah dan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Utara. Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan minat baca dan menanamkan kecintaan terhadap literasi sejak dini bagi para siswa. Melalui momen Ramadan, pihak sekolah ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan.
Bagaimana jalannya acara tersebut? Pihak sekolah memanfaatkan layanan unggulan "Storytelling" dari Sudin Pusip dengan menghadirkan pendongeng profesional, yaitu Kak Ali.
Dalam sesi tersebut, Kak Ali membawakan cerita-cerita edukatif yang dikemas secara interaktif dan menarik. Sebanyak 220 siswa tampak terkesima mengikuti alur cerita yang penuh dengan pesan moral. Kak Ali tidak hanya bercerita secara searah, tetapi juga mengajak para siswa berinteraksi aktif melalui teknik Read Aloud (membacakan nyaring) yang menghidupkan suasana di lingkungan sekolah.
Kehadiran tim perpustakaan melalui layanan storytelling ini membuktikan komitmen Sudin Pusip Jakarta Utara dalam memperluas jangkauan literasi. Dengan mendatangi langsung satuan pendidikan, hambatan jarak bukan lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan edukasi yang menghibur dan berkualitas.
Pihak MI Ar-Rasyidiyyah berharap kegiatan Ramadan Ceria ini dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, sehingga membaca buku menjadi kegemaran yang terus berlanjut bahkan setelah bulan Ramadan usai.
JAKARTA UTARA – Mengisi waktu luang di bulan suci dengan kegiatan yang mengedukasi, sebanyak 180 murid SDIT Al-Ikhwan mengikuti kegiatan bertajuk "Read Aloud/Dongeng Ramadan Ceria" pada Jumat (13/03/2026). Acara ini menjadi momen spesial bagi para siswa untuk memperdalam kecintaan mereka pada dunia literasi sembari menantikan waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah SDIT Al-Ikhwan yang beralamat di Jl. Sungai Kendal No.21, RT.8/RW.5, Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Berbeda dari kegiatan biasanya, acara kali ini dilangsungkan pada sore hari, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pihak SDIT Al-Ikhwan dan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Utara. Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan minat baca dan menanamkan nilai-nilai karakter melalui literasi sejak dini. Dengan suasana Ramadan, sekolah ingin menghadirkan media pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan bagi para siswa.
Bagaimana rangkaian kegiatan ini berlangsung? Melalui layanan unggulan "Storytelling", Sudin Pusip Jakarta Utara menghadirkan pendongeng profesional, yaitu Kak Athir, untuk menghibur sekaligus mendidik 180 siswa yang hadir.
Selama tiga jam, Kak Athir membawakan berbagai cerita edukatif dengan teknik Read Aloud (membacakan nyaring) yang sangat menarik. Cerita yang dibawakan dikemas secara interaktif, sehingga para siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam alur cerita. Setiap kisah yang disampaikan disisipi dengan pesan-pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, membuat suasana sore di lingkungan sekolah menjadi penuh tawa dan ilmu.
Kehadiran tim perpustakaan melalui layanan storytelling ini membuktikan komitmen Sudin Pusip Jakarta Utara dalam menjangkau anak-anak di seluruh wilayah, termasuk Marunda. Dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah, akses terhadap literasi yang berkualitas menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Pihak SDIT Al-Ikhwan berharap kegiatan Ramadan Ceria ini dapat memicu semangat para siswa untuk lebih rajin membaca buku, sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai sahabat dalam mencari ilmu pengetahuan.
JAKARTA UTARA – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan anak bangsa melalui layanan "Jemput Bola". Pada Kamis (12/03/2026), sebanyak 110 murid dari SKB/KB Negeri 03 Cilincing diajak menyelami dunia cerita dalam kegiatan Read Aloud dan Dongeng.
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jl. Rekreasi No.3, Cilincing, Jakarta Utara. Acara berlangsung meriah selama tiga jam, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara satuan pendidikan dan Sudin Pusip Jakarta Utara. Fokus utamanya adalah untuk menumbuhkan minat baca dan menanamkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini. Melalui pendekatan yang santai dan menghibur, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal buku secara formal, tetapi juga mencintai proses bercerita dan membaca sebagai bagian dari kegemaran mereka.
Bagaimana rangkaian kegiatan ini berlangsung? Pihak sekolah memanfaatkan layanan unggulan "Jemput Bola" dengan mengundang tim pendongeng profesional dari Sudin Pusip. Kali ini, Kak Rinto hadir sebagai sosok sentral yang memandu jalannya acara.
Dengan teknik Read Aloud (membacakan nyaring) yang atraktif, Kak Rinto berhasil memukau perhatian 110 siswa. Cerita-cerita yang dibawakan dikemas secara interaktif dan menarik, lengkap dengan pesan-pesan moral yang mudah dicerna oleh anak-anak. Para siswa pun tampak antusias memberikan respons dan berinteraksi aktif sepanjang sesi dongeng berlangsung.
Kehadiran tim perpustakaan langsung ke sekolah melalui layanan ini membuktikan bahwa akses terhadap hiburan edukatif kini semakin mudah dijangkau oleh warga Jakarta Utara. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan fondasi literasi anak-anak di wilayah Cilincing semakin kuat, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang kritis dan gemar membaca.
JAKARTA UTARA – Upaya menumbuhkan minat baca sejak usia dini terus digalakkan melalui program Wisata Literasi. Pada Jumat (27/02/2026), sebanyak 36 murid dari TK Azaria Kids berkesempatan mengunjungi dan mengenal lebih dekat fasilitas serta layanan yang ada di Perpustakaan Jakarta Utara.
Kegiatan ini berlangsung di gedung Perpustakaan Jakarta Utara yang beralamat di Jl. Logistik No.2, RT.4/RW.4, Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, para siswa disambut dengan rangkaian acara yang edukatif sekaligus menghibur.
Program Wisata Literasi ini diadakan sebagai sarana pengenalan perpustakaan bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Tujuannya adalah agar anak-anak mengenal berbagai macam layanan yang tersedia dan merasa nyaman menjadikan perpustakaan sebagai tempat belajar dan berkreasi di masa depan.
Bagaimana keseruan para murid TK Azaria Kids selama tiga jam di lokasi? Tim perpustakaan telah merancang agenda yang dinamis agar para peserta tetap antusias:
Library Tour: Para siswa diajak berkeliling untuk melihat koleksi buku anak dan fasilitas ruang baca yang ramah anak.
Edukasi Layanan: Pengenalan ringan mengenai apa saja yang bisa dilakukan di perpustakaan selain membaca buku.
Ajang Ekspresi: Untuk menghidupkan suasana, para peserta diajak bernyanyi bersama dan menyaksikan penampilan bakat dari teman-teman mereka sendiri.
Puncak keceriaan terjadi saat sesi mendongeng dimulai. Kak Sulyas, sebagai pendongeng utama dari tim perpustakaan, berhasil memikat perhatian 36 murid tersebut dengan gaya bercerita yang atraktif. Melalui dongeng yang interaktif, Kak Sulyas menyelipkan pesan-pesan moral dan motivasi agar anak-anak semakin mencintai dunia buku.
Melalui kegiatan Wisata Literasi ini, diharapkan para murid TK Azaria Kids membawa pulang pengalaman berkesan yang akan mendorong mereka untuk kembali berkunjung ke perpustakaan bersama keluarga di lain waktu.
JAKARTA UTARA – Suasana ceria menyelimuti gedung Perpustakaan Jakarta Utara pada Kamis (26/02/2026). Sebanyak 72 murid dari SD Strada TKM II hadir untuk mengikuti kegiatan Wisata Literasi, sebuah program unggulan yang dirancang untuk mendekatkan generasi muda dengan dunia pustaka.
Kegiatan ini dilaksanakan di markas besar Perpustakaan Jakarta Utara yang beralamat di Jl. Logistik No.2, RT.4/RW.4, Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dimulai tepat pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, para siswa tampak sangat bersemangat mengeksplorasi setiap sudut fasilitas literasi yang tersedia.
Program Wisata Literasi ini bertujuan sebagai sarana pengenalan layanan dan fasilitas perpustakaan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Dengan memberikan pengalaman langsung yang menyenangkan, diharapkan anak-anak tidak lagi memandang perpustakaan sebagai tempat yang membosankan, melainkan sebagai ruang belajar dan berkreasi yang inklusif.
Bagaimana keseruan para siswa SD Strada TKM II selama kegiatan berlangsung? Tim perpustakaan telah menyiapkan agenda yang padat dan menarik:
Library Tour: Para peserta diajak berkeliling untuk melihat langsung beragam koleksi buku serta mengenal berbagai layanan yang dapat mereka manfaatkan.
Bernyanyi & Unjuk Bakat: Untuk mencairkan suasana, siswa diajak bernyanyi bersama. Beberapa perwakilan siswa juga tampil berani menunjukkan bakat mereka di depan teman-temannya.
Edukasi Literasi: Penjelasan mengenai cara menggunakan fasilitas perpustakaan agar siswa termotivasi untuk kembali berkunjung secara mandiri.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah penampilan dongeng dari tim perpustakaan yang kali ini dibawakan oleh Kak Kus. Dengan gaya bercerita yang komunikatif dan ekspresif, Kak Kus berhasil memukau 72 pasang mata melalui kisah-kisah inspiratif yang sarat akan pesan moral. Gelak tawa para siswa pecah saat Kak Kus menyelipkan humor segar dalam ceritanya.
Melalui sinergi antara hiburan dan edukasi ini, kegiatan Wisata Literasi diharapkan dapat meninggalkan kesan positif bagi para murid SD Strada TKM II, sekaligus memperkuat komitmen Perpustakaan Jakarta Utara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui budaya membaca.
JAKARTA UTARA – Semangat literasi terus dipupuk sejak usia dini di wilayah Jakarta Utara. Pada Kamis (12/02/2026), sebanyak 29 murid dari TK Lazuardi mengikuti kegiatan Wisata Literasi yang digelar di Perpustakaan Jakarta Utara, Jl. Logistik No.2, Tugu Selatan, Kecamatan Koja.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi ajang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat fasilitas publik yang mendukung hobi membaca dan belajar mereka di masa depan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pengenalan perpustakaan bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Tujuannya adalah untuk menghapus kesan kaku pada perpustakaan dan menjadikannya tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Dengan mengenal berbagai layanan yang ada, diharapkan para siswa TK Lazuardi akan terbiasa berkunjung dan memanfaatkan koleksi buku yang tersedia secara mandiri nantinya.
Bagaimana keseruan para murid selama tiga jam berada di perpustakaan? Tim perpustakaan telah merancang rangkaian acara yang sangat menarik dan dinamis:
Library Tour: Para siswa diajak berkeliling ruangan untuk mengenal sudut-sudut perpustakaan dan berbagai jenis layanan yang bisa mereka nikmati.
Edukasi Layanan: Pengenalan ringan mengenai cara meminjam buku dan aturan di dalam perpustakaan.
Ajang Kreativitas: Untuk memeriahkan suasana, para peserta diajak bernyanyi bersama. Selain itu, ada sesi khusus di mana para murid diberikan kesempatan untuk tampil menunjukkan bakat mereka di hadapan teman-teman sebayanya.
Daya tarik utama yang membuat 29 peserta tersebut terpaku adalah penampilan dongeng dari tim perpustakaan yang dibawakan oleh Kak Anis. Dengan gaya bercerita yang atraktif dan penuh ekspresi, Kak Anis berhasil membawa pesan-pesan moral melalui cerita yang mudah dicerna, sekaligus memancing tawa dan antusiasme dari para murid TK Lazuardi.
Melalui sinergi antara hiburan dan edukasi ini, Wisata Literasi diharapkan dapat menjadi memori positif bagi anak-anak, sehingga membaca buku menjadi kegiatan yang selalu mereka rindukan.
JAKARTA UTARA – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menggelar program edukatif bertajuk Wisata Literasi. Pada Rabu (11/02/2026), sebanyak 86 murid dari BKB Paud Melati 03 hadir memadati gedung perpustakaan untuk mengenal dunia literasi secara menyenangkan.
Kegiatan ini dipusatkan di Perpustakaan Jakarta Utara yang berlokasi di Jl. Logistik No.2, RT.4/RW.4, Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, para siswa diajak untuk melihat bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang bermain dan belajar yang inklusif.
Mengapa kegiatan ini rutin dilakukan? Wisata Literasi dirancang sebagai sarana pengenalan layanan perpustakaan bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Melalui interaksi langsung, diharapkan anak-anak usia dini seperti murid BKB Paud Melati 03 dapat merasa akrab dengan fasilitas perpustakaan, sehingga tumbuh minat baca yang kuat di masa depan.
Bagaimana keseruan para peserta selama tiga jam di lokasi? Tim perpustakaan telah menyiapkan berbagai agenda yang membuat anak-anak tetap antusias:
Tur Perpustakaan: Para siswa dipandu berkeliling ruangan untuk melihat koleksi buku anak dan fasilitas modern yang tersedia.
Edukasi Layanan: Pengenalan ringan mengenai apa saja yang bisa dilakukan di perpustakaan, mulai dari membaca di tempat hingga layanan ramah anak lainnya.
Ajang Kreativitas: Peserta diajak bernyanyi bersama untuk mencairkan suasana. Tak hanya itu, beberapa murid pun berani tampil unjuk bakat di depan teman-temannya.
Salah satu momen yang paling dinanti dalam kunjungan kali ini adalah sesi mendongeng. Kak Aji, pendongeng dari tim perpustakaan, tampil memukau di hadapan 86 peserta. Dengan gaya bercerita yang komunikatif dan jenaka, Kak Aji berhasil menghidupkan suasana melalui kisah-kisah penuh pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Melalui sinergi antara hiburan dan edukasi ini, kegiatan Wisata Literasi diharapkan dapat memberikan kesan positif yang mendalam bagi para murid BKB Paud Melati 03, mendorong mereka untuk menjadikan kunjungan ke perpustakaan sebagai bagian dari gaya hidup mereka kelak.
JAKARTA UTARA – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menghadirkan keceriaan bagi anak-anak melalui program Wisata Literasi. Pada Kamis (05/02/2026), sebanyak 35 murid dari TK Kertapawitan berkesempatan menjelajahi dunia buku dan mengenal fasilitas perpustakaan secara lebih dekat.
Kegiatan ini dipusatkan di Perpustakaan Jakarta Utara yang berlokasi di Jl. Logistik No.2, RT.4/RW.4, Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, suasana perpustakaan tampak semarak dengan kehadiran para siswa yang antusias mengikuti setiap rangkaian acara.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengenalan perpustakaan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, khususnya untuk anak usia dini. Tujuannya adalah untuk menanamkan minat baca sejak dini serta membiasakan anak-anak untuk memanfaatkan layanan perpustakaan sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
Bagaimana keseruan kunjungan para murid TK Kertapawitan kali ini? Tim perpustakaan telah merancang agenda yang variatif agar para peserta mendapatkan pengalaman literasi yang berkesan:
Library Tour: Para siswa diajak berkeliling melihat koleksi buku anak dan fasilitas ruang baca yang nyaman.
Edukasi Layanan: Pengenalan mengenai berbagai macam layanan yang tersedia di perpustakaan agar siswa tahu cara meminjam buku dan berkunjung kembali.
Ajang Ekspresi: Tidak hanya berkeliling, para peserta juga diajak bernyanyi bersama dan menyaksikan penampilan bakat dari teman-teman mereka sendiri.
Daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah sesi mendongeng yang dibawakan oleh Kak Dira. Dengan gaya bercerita yang atraktif dan penuh ekspresi, Kak Dira berhasil memikat perhatian 35 peserta didik tersebut. Gelak tawa dan antusiasme terlihat jelas saat Kak Dira menyampaikan cerita yang mengandung pesan-pesan moral positif.
Melalui Wisata Literasi ini, diharapkan para murid TK Kertapawitan membawa pulang kenangan indah tentang buku, sehingga keinginan mereka untuk membaca dan belajar terus tumbuh secara berkelanjutan.