Pencarian Data


Transformasi Literasi di Rusunawa: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Optimalisasi Pojok Baca Nagrak Bersama Komunitas Bale Buku Jakarta

Jakarta, 4 Desember 2025 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan komunitas Bale Buku Jakarta melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pojok Baca Rusunawa Nagrak pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses literasi, meningkatkan budaya membaca, dan memperkuat sumber daya manusia melalui layanan pengetahuan yang inklusif bagi seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat yang tinggal di rumah susun.  

Acara tersebut dihadiri oleh anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Bapak Jhonny Simanjuntak, S.H. dan Bapak ⁠Oman Rahman Rakinda, S.IP, M.Si., Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang pembangunan manusia, Bapak Dicky Krishnawardana dan Bapak Eugen Muhammad, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Gigih Primada Leogusta, S.IP., selaku Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan dan Bapak Gunas Mahdianto, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Ibu Vita Nurviatin, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Bapak Depika Rohmadi, Camat Cilincing, Lurah Cilincing, Bapak Heryawan, Ketua RW 11, dan Fajar Alvarisi, Ketua komunitas Bale Buku Jakarta, serta didukung oleh partisipasi warga Rusunawa Nagrak.  

Komitmen Pemprov DKI untuk Perluas Akses Literasi 

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan (Debangpus) Dispusip DKI Jakarta, Gigih Primada Leogusta, menyampaikan bahwa program Pojok Baca merupakan amanat Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan yang bertujuan membangun budaya gemar membaca di Jakarta. Pojok Baca menjadi strategi untuk menghadirkan ruang akses informasi dan membaca di area publik, termasuk di lingkungan rumah susun.  

“Hadirnya Pojok Baca di Rusunawa Nagrak merupakan wujud komitmen Dispusip  Provinsi DKI Jakarta dalam merespon aspirasi masyarakat, di antaranya melalui hasil Reses DPRD DKI Jakarta, serta sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi,” ujarnya.  

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dengan adanya pojok baca dapat mengembangkan semangat literasi anak-anak. 

“Pojok baca di rusunawa bukan hanya sarana literasi, tetapi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk bermimpi lebih tinggi. Dengan fasilitas rusunawa yang terus berkembang, mulai dari area olahraga hingga ruang interaksi, komunitas semakin hidup. Peran para ibu sebagai pendidik utama menjadikan pojok baca semakin bermakna dalam menumbuhkan generasi berwawasan luas dan berpotensi besar.”

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Oman Rohman Rakinda menyambut baik kehadiran pojok baca di Rusunawa Nagrak dan berpesan kepada para penghuni rusunawa untuk mengenalkan dunia kepada anak-anak lewat membaca buku yang tersedia di pojok baca. 

“Pojok baca adalah cahaya yang membuka dunia bagi anak-anak rusun, membantu mereka bermimpi dan meraih cita-cita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung lahirnya kegiatan literasi yang bermakna ini. Dengan perpustakaan Rusun Nagrak yang terus dioptimalkan sebagai ruang belajar dan berkumpul, kami berharap literasi tumbuh menjadi budaya yang dijaga, dirawat, dan dihidupkan oleh seluruh warga. Selamat menikmati dunia dengan membaca" pesannya. 

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, Vita Nurviatin menyampaikan antusias warga dalam memanfaatkan fasilitas baca yang ada di Rusunawa serta pentingnya penyediaan buku dan sumber pengetahuan fisik di tengah era teknologi digital, khususnya bagi anak-anak dan remaja penghuni Rusunawa.

"Jadi kami membuktikan sendiri memang warga sudah memanfaatkan. Kita menyadari bahwa di tengah era teknologi digital, menyediakan akses yang mudah terhadap buku dan sumber pengetahuan fisik menjadi sangat penting, terutama bagi anak-anak dan remaja Rusun" imbuhnya.

102 Pojok Baca Baru Dibangun Sepanjang 2025 

Sepanjang tahun 2025, Dispusip DKI Jakarta telah menghadirkan 102 fasilitas pojok baca baru, terdiri dari 38 pojok baca konvensional dan 64 titik baca digital. Dengan demikian, total fasilitas pojok baca yang telah dihadirkan Dispusip di seluruh wilayah Jakarta mencapai 1.174 lokasi, tersebar di RPTRA, stasiun, terminal, RSUD, puskesmas, sekolah, balai warga, taman publik, serta berbagai unit layanan publik pemerintah maupun kementerian/lembaga.  

Selain pojok baca, Dispusip juga menghadirkan Layanan PERMATA, yaitu perpustakaan keliling berbasis kontainer. Layanan ini telah hadir selama satu bulan terakhir di Rusunawa Nagrak dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan di dalamnya.  

Dorong Partisipasi Masyarakat 

Peresmian Pojok Baca Rusunawa Nagrak ini diharapkan dapat menjadi ruang alternatif belajar, aktivitas literasi keluarga, dan pusat tumbuhnya komunitas literasi lokal. Kepala Debangpus menekankan bahwa keberlanjutan pojok baca sangat bergantung pada partisipasi warga. 

“Marilah kita bersama-sama memanfaatkan, menjaga, dan merawat fasilitas ini dengan baik. Pojok Baca adalah investasi untuk pengetahuan, dan membaca adalah pintu utamanya,” ujarnya.  

“Perpustakaan benar-benar menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar tanpa gawai. Kegiatan seperti mewarnai mampu mengurangi kecanduan gadget, sementara fasilitas yang terus dikembangkan, dari komputer hingga permainan edukatif, membuat perpustakaan semakin inklusif bagi semua usia. Kini perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi pusat komunitas yang menggerakkan literasi dan kesehatan keluarga.” ujar Ibu Niswatin, warga Rusunawa Nagrak.

Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas 

Pojok Baca Rusunawa Nagrak dibangun melalui kolaborasi Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Rusunawa Nagrak Provinsi DKI Jakarta, dengan komunitas Bale Buku Jakarta. 

“Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komunitas Bale Buku Jakarta benar-benar menghadirkan dampak nyata. Kehadiran mobil layanan perpustakaan keliling, program mendongeng, hingga pengembangan pojok baca membuat budaya literasi di rusun semakin hidup dan disambut antusias oleh masyarakat.” Ujar Fajar Alvarisi, Ketua Komunitas Bale Buku Jakarta.

Diharapkan kolaborasi ini dapat memperkuat kegiatan literasi berbasis masyarakat dan menghadirkan lebih banyak program membaca, kelas kreatif anak, hingga kegiatan edukatif lainnya. 

 

Dokumentasi kegiatan:

https://drive.google.com/drive/folders/10CkkcpElh3HK5K2LZ4eRMRNfZ51uKI5r?usp=sharing

Perpustakaan Literasi

Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan

Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat bersama TKN Johar Baru 01 kembali mengadakan kegiatan Ketupat Betawi (Ketemu Pemustaka bersama Tim Wisata Literasi) yang dikemas dalam bentuk wisata literasi. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dunia literasi dan perpustakaan kepada anak usia dini dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh pengalaman baru.

Wisata literasi ini bertujuan untuk membangun minat baca sejak usia dini melalui pengenalan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan. Anak-anak diajak memahami bahwa perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang bermain, bercerita, dan berimajinasi. Dalam kegiatan Ketupat Betawi bersama TKN Johar Baru 01, anak-anak mengikuti berbagai rangkaian aktivitas literasi, antara lain Tur keliling perpustakaan untuk mengenal area buku anak, ruang baca, serta layanan Perpustakaan, Read aloud atau membaca nyaring yang dipandu oleh tim perpustakaan, sehingga anak-anak dapat menikmati cerita dengan lebih hidup dan ekspresif, Mewarnai bertema dongeng dalam rangka merayakan Hari Dongeng Sedunia yang tentunya dapat melatih kreativitas sekaligus membantu mereka mengenal karakter tokoh cerita, Membaca bersama, di mana anak-anak bisa memilih buku favorit mereka dan Menonton film edukasi yang sesuai usia untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu.

Dengan pendekatan yang menyenangkan, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak, tetapi juga membentuk pengalaman positif tentang literasi. Suasana yang hangat dan penuh interaksi membuat anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan perpustakaan, sehingga budaya baca dapat tumbuh secara alami.

Kolaborasi antara TKN Johar Baru 01 dan Sudin Pusip Jakarta Pusat menunjukkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang cinta membaca. Melalui kegiatan seperti ini, literasi diperkenalkan bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai kegiatan yang menggembirakan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

 

Perpustakaan Wisata Literasi Ketupat Betawi TKN Johar Baru 01 Hari Dongeng Sedunia

Kunjungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak ke Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat
 
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menerima kunjungan kerja dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis, 27 November 2025. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perpustakaan, Ibu Kadarina, ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan berbagi pengalaman dalam peningkatan layanan perpustakaan daerah.
Rombongan yang berjumlah 5 orang tersebut disambut hangat oleh jajaran Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat, yang dipimpin oleh Bapak Noor Muchyadi selaku Kepala Seksi Perpustakaan yang memaparkan berbagai inovasi dan program layanan yang telah dikembangkan, pengelolaan koleksi, kegiatan literasi, hingga praktik manajemen perpustakaan dan perannya dalam mendukung program pemerintah Kota Jakarta Pusat serta Provinsi DKI Jakarta. Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif. Pertukaran pengalaman ini diharapkan dapat mendukung penguatan layanan perpustakaan di Kabupaten Lebak, khususnya dalam pengelolaan koleksi dan pemenuhan layanan perpustakaan terhadap masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan library tour ke berbagai area di Sudin Pusip Jakarta Pusat, mulai dari Depo Arsip di Lantai 4, Ruang Layanan Dewasa & Referensi di Lantai 3, Ruang Layanan Anak dan Ruang Pengolahan Koleksi di Lantai 2, hingga Ruang Layanan Teater dan Aula di Lantai 1. Melalui kunjungan ini, rombongan dapat melihat bagaimana praktik kerja sehari-hari serta standar layanan yang diterapkan di Sudin Pusip Jakarta Pusat.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak menyampaikan apresiasi atas sambutan serta kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai berbagai aspek, baik kebijakan maupun teknis yang diterapkan di Sudin Pusip Jakarta Pusat. Kunjungan kerja ini diharapkan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antardaerah demi peningkatan kualitas layanan perpustakaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Perpustakaan Kearsipan Kunjungan Dinas Lebak Banten

Rabu, 26 November 2025 - Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP yang menjadi binaan Tingkat Kota, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan selama 2 (dua) hari yaitu pada Rabu, 26 November 2025 untuk jenjang SD/MI dan Kamis, 27 November 2025 untuk jenjang SMP/MTs. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengelola perpustakaan sekolah untuk memahami regulasi terbaru sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi yang akan datang.

Pada sesi pembuka, disampaikan bahwa akreditasi perpustakaan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Perpustakaan yang terakreditasi tidak hanya memiliki koleksi dan layanan yang memenuhi standar nasional, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan budaya literasi, dan peningkatan prestasi siswa. Ketika perpustakaan tumbuh dan berkembang, maka seluruh ekosistem sekolah turut mendapatkan manfaatnya.

Tahun 2025 menandai hadirnya instrumen akreditasi perpustakaan yang baru sebagai penyempurna instrumen sebelumnya. Perpustakaan Nasional RI resmi menetapkan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 157 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SD/MI dan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 158 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SMP/MTs. Instrumen baru tersebut akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026, dan dipandang sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan standar perpustakaan dengan kebutuhan literasi masa kini.

Instrumen akreditasi yang baru membawa sejumlah penyempurnaan penting. Standar layanan diperjelas, inovasi literasi diperkuat, kompetensi pengelola diperhatikan lebih serius, pemanfaatan teknologi diperluas, dan tata kelola perpustakaan dipertegas. Dengan adanya penyempurnaan ini, satuan pendidikan diharapkan mampu membangun perpustakaan yang lebih profesional, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

Narasumber dalam kegiatan sosialisasi yang merupakan Pustakawan Perpustakaan Nasional RI menekankan pentingnya pemahaman komprehensif terhadap setiap komponen instrumen baru agar sekolah dapat melakukan persiapan secara lebih efektif dan sesuai ketentuan nasional.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta didorong untuk mempelajari setiap detail instrumen akreditasi serta memahami langkah-langkah teknis dalam pengisian dokumen. Dengan demikian, para pengelola perpustakaan sekolah diharapkan siap mengajukan akreditasi pada periode berikutnya.

Di akhir kegiatan, peserta diajak menjadikan sisa tahun 2025 sebagai waktu untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan akreditasi—mulai dari kelengkapan dokumen, pembenahan tata kelola, hingga penguatan program literasi. Dengan persiapan matang, perpustakaan sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang hidup, dinamis, dan relevan bagi seluruh warga sekolah.

Perpustakaan Sosialisasi Akreditas Perpustakaan

Jakarta Utara — Kegiatan Book Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Jakarta Utara selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025, resmi berakhir dengan sukses dan antusiasme tinggi dari para peserta. Program tahunan ini kembali menjadi ruang pembinaan bagi Duta Baca Sekolah dan pelajar terpilih untuk memperkuat keterampilan literasi, kreativitas, kemampuan perencanaan, serta kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di sekolah.

Hari pertama kegiatan dibuka dengan sambutan dari penyelenggara yang menekankan pentingnya membangun ekosistem literasi yang inklusif dan adaptif bagi generasi muda. Para peserta kemudian mengikuti sesi pengenalan, ice breaking, diskusi kelompok, serta pemetaan tantangan literasi yang mereka hadapi di lingkungan sekolah masing-masing. Suasana hangat dan kolaboratif di hari pertama menjadi fondasi penting untuk membangun kedekatan sebelum memasuki rangkaian materi inti.

Memasuki hari kedua, para peserta mengikuti dua sesi materi utama yang memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis. Pada sesi pertama, Kak Aio membawakan materi Literacy Planner, sebuah panduan penyusunan rencana kegiatan literasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Peserta diajak mengenali kebutuhan literasi di sekolah, menyusun rencana program yang realistis, serta menentukan langkah strategis yang dapat diterapkan setelah kegiatan Book Camp usai. Materi berlangsung interaktif dengan diskusi, latihan penyusunan rencana, serta berbagi pengalaman antar peserta. Sesi berikutnya disampaikan oleh Kak Irdha Zahra yang membawakan materi mengenai pentingnya kesehatan mental bagi pelajar. Ia menjelaskan bagaimana peserta dapat mengenali stres, mengelola kecemasan, menjaga keseimbangan antara akademik dan aktivitas organisasi, serta menerapkan teknik sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Sesi ini mendapat perhatian besar karena relevansinya dengan kehidupan pelajar saat ini.

Hari terakhir menjadi puncak rangkaian kegiatan dengan hadirnya aktris sekaligus aktivis literasi Hannah Al Rashid dalam talkshow bertema “Bersuara dengan Buku: Menjadi Generasi yang Kritis dan Peka.” Melalui pengalamannya, Hannah mengajak peserta untuk melihat membaca sebagai jendela pemahaman terhadap realitas sosial dan sebagai cara membangun empati. Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung. Selain talkshow, peserta juga mendapatkan materi penguatan personal branding dari Najma Q. Ramadhanty yang mendorong Duta Baca untuk tampil percaya diri sebagai representasi gerakan literasi di sekolah. Sesi berbagi pengalaman dari Duta Baca Jakarta Utara turut memberikan inspirasi nyata mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membangun gerakan literasi dari lingkungan terdekat.

Kegiatan ditutup dengan apresiasi dari penyelenggara kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif dan semangat yang ditunjukkan selama tiga hari penuh. Perpustakaan Jakarta Utara berharap Book Camp 2025 tidak sekadar menjadi kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi pijakan bagi para peserta untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke dalam aksi nyata di sekolah masing-masing. Melalui Book Camp 2025, literasi kembali ditekankan bukan hanya sebagai kemampuan membaca, tetapi sebagai kekuatan untuk membentuk karakter, berpikir kritis, dan membawa perubahan positif bagi masa depan.

Perpustakaan #DutaBAcaJakartaUtara #BookCamp2025

Jakarta Utara (13/11/2025) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya perilaku saling menghargai. Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara yang diberi amanah oleh Wali Kota Jakarta Utara untuk setiap pekan menyelenggarakan Pentas Literasi pada kamis, 13 November 2025 bertema “Cegah Bullying, Wujudkan Pelajar Berkarakter” yang melibatkan Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Kota Administrasi Jakarta Utara diikuti dengan 40 Pelajar SMP Jakarta Utara dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara tepatnya Pojok Baca Digital, Lobby P mulai pukul 09.00 hingga 11.30 pagi.

Acara diawali dengan sambutan dari Sudin PPAPP Jakarta Utara oleh Ibu Nurjannah selaku Kepala Seksi Perlindungan Anak yang mengajak para pelajar mengingatkan pentingnya untuk saling menghargai dan menolak segala bentuk perundungan. Materi kemudian diberikan oleh narasumber PUSPA (Pusat Pelayanan Keluarga) yang memaparkan cara mengenali bullying, memahami dampaknya, serta Langkah apa yang bisa dilakukan untuk menghindari, mencegah, dan melindungi diri maupun teman. Siswa terlihat aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan.

Sesi kuis kali ini berbeda dari sebelumnya karena peserta diminta menyampaikan pendapat mereka mengenai materi yang telah dipaparkan oleh narasumber, Suasana menjadi lebih interaktif dan antusias, ditambah adanya apresiasi berupa souvenir dari panitia.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan narasumber sebagai dokumentasi upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan bebas bullying.

 

 

Perpustakaan Jakarta Utara Pentas Literasi

Jakarta Utara (06/11/2025) — Dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda yang siap terjun ke dunia kerja, maka pemerintah hadir untuk berupaya menjembatani melalui kesadaran literasi. Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara yang diberi amanah oleh Wali Kota Jakarta Utara dalam setiap pekan menyelenggarakan Pentas Literasi pada kamis, 6 November 2025 bertema “Persiapan Diri Menghadapi Dunia Kerja” berkolaborasi dengan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara diikuti oleh 40 Pelajar dari berbagai SMA/SMK Jakarta Utara yang bertempat di Kantor Wali Kota Jakarta Utara tepatnya Saung Belakang mulai pukul jam 09.00 pagi sampa jam 12.00 siang.

Kegiatan dibuka dengan sambutan perwakilan dari pejabat Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi kegiatan ini terutama pentingnya kesiapan mental, keterampilan, dan etika profesional bagi generasi muda sebelum memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Adapun membangun ekosistem literasi yang tidak hanya berfokus pada baca tulis, tetapi juga literasi karir yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja masa kini. 

Memasuki sesi materi, narasumber memberikan paparan yang komprehensif terkait dinamika dunia kerja, mulai dari keterampilan dasar yang wajib dimiliki, pentingnya soft skills seperti komunikasi dan kolaborasi, hingga peluang kerja di berbagai sektor industri. Para pelajar juga diberi contoh nyata mengenai kesalahan umum dalam melamar pekerjaan sekaligus strategi dalam meningkatkan daya saing diri. 

Kemudian sesi berikutnya ada quiz edukatif yang menjadi momen paling menarik bagi para peserta. Melalui pertanyaan-pertanyaan seputar materi, suasana kelas menjadi interaktif dan penuh semangat. 

Di akhir kegiatan, seluruh peserta, panitia, dan narasumber berfoto bersama sebagai bentuk apresiasi dalam mendukung peningkatan literasi dan kesiapan kerja generasi muda di Jakarta Utara.

 

 

 

 

Perpustakaan Jakarta Utara Pentas Literasi

Rabu, 12 November 2025, Perpustakaan Jakarta Utara kembali menggelar kegiatan Literasi Kreatif dengan tema “Pengenalan Ecoprint bagi Pelajar” yang berlangsung di RPTRA Si Pitung. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dari SMPN 290 Jakarta, yang dengan penuh semangat belajar mengenal teknik Ecoprint — metode mencetak motif alami dari daun dan bunga pada kain menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. 🌿✨

Workshop ini menghadirkan Kak Dayang dari Studio Kriya Tekstil sebagai narasumber, yang dengan sabar membimbing para peserta memahami setiap tahapan proses Ecoprint. Para siswa-siswi tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan tekniknya menggunakan media yang telah disediakan. Mereka mengikuti setiap langkah dengan antusias — mulai dari menyiapkan bahan, menata pola daun, hingga melihat hasil akhir karya mereka sendiri. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan menyenangkan, apalagi bagi banyak peserta yang baru pertama kali mengenal teknik ini. 🎨

Kepala Seksi Perpustakaan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Literasi Kreatif kali ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan literasi kreatif para pelajar, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa wirausaha melalui kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Dengan kegiatan ini, diharapkan para pelajar terinspirasi untuk terus berkarya, berkreasi, dan memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka secara kreatif dan berkelanjutan. 💚

Perpustakaan RPTRA Ecoprint SiPitung #LiterasiKreatif

Halo #SobatPusip

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta berkesempatan mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto dalam rangka penutupan Rapat Kerja Ikatan Wartawan Online (IWO) periode kepengurusan 2023 - 2025 yang bertempat di Aula HB Jassin Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Rabu 29 Oktober 2025.

Setelah menutup Rapat Kerja, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto melanjutkan agenda dengan berkunjung ke Perpustakaan Jakarta Cikini di dampingi oleh Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Bapak Nasruddin Djoko Surjono dan Kepala UP Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Bapak Diki Lukman Hakim beserta para pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO).

#DISPUSIPDKIJakarta
#DKIJakarta
#IWO

Perpustakaan Kearsipan

Sosialisasi Pendaftaran NPP Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat: Wujud Komitmen Penataan dan Penguatan Data Perpustakaan

Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025 — Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pengelolaan Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat yang digelar pada 13 Oktober 2025 oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) bagi seluruh perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (28/10) secara daring.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dan menjadi salah satu target capaian tahun 2025 agar 50 perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat segera melakukan pendaftaran NPP melalui laman resmi data.perpusnas.go.id. Hal ini juga merupakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan tata kelola perpustakaan di tingkat kota Jakarta Pusat.

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) merupakan sistem kode identitas resmi yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk setiap unit perpustakaan di seluruh Indonesia. Melalui penerapan NPP, pemerintah berupaya memetakan kondisi dan sebaran perpustakaan di Indonesia secara akurat, sehingga proses pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu layanan dapat dilakukan dengan lebih terarah dan efektif. Selain itu, keberadaan NPP juga menjadi dasar penting dalam proses akreditasi perpustakaan, yang menilai standar mutu pengelolaan dan pelayanan. Langkah ini juga sejalan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang menegaskan pentingnya penyelenggaraan perpustakaan yang tertib administrasi di setiap lembaga.

Dalam sambutannya, Plt. Kasudin Pusip Jakarta Pusat yang diwakili Kasie Perpustakaan, Bapak Noor Muchyadi menegaskan bahwa keberadaan data dan informasi yang akurat tentang perpustakaan menjadi pondasi penting dalam membangun sistem literasi yang kuat dan berkelanjutan. “Dengan adanya NPP, kita tidak hanya menata administrasi, tetapi juga memperkuat pondasi literasi masyarakat. Data yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan di lingkungan RPTRA,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pengelola RPTRA dapat memahami pentingnya NPP sebagai identitas kelembagaan perpustakaan serta berpartisipasi aktif dalam memperbarui dan melengkapi data sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah bersama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional penguatan data perpustakaan, sekaligus memperkuat posisi perpustakaan RPTRA sebagai ruang literasi masyarakat yang inklusif, informatif, dan berdaya guna.


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Instagram: @perpusjkt_pusat

Website: www.dispusip.jakarta.go.id

Email: perpusjakpus@gmail.com

 

Perpustakaan RPTRA Jakarta Pusat Sosialisasi NPP