Berita DISPUSIP DKI Jakarta
Pencarian Data


Sabtu, 22 Juli 2023 | Administrator 13x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Rangkaian Festival Literasi dan Sastra 2023 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin mendapat banyak keseruan. Salah satunya datang dari kegiatan Walking Tour, berkolaborasi dengan Jakarta Good Guide. Melalui kegiatan ini, para pengunjung akan diajak untuk menelusuri jejak di kawasan bersejarah di pusat Jakarta. Tur dimulai dari Kantor Pos Indonesia, Cikini, hingga berakhir di area Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Cikini, dipandu oleh Jakarta Good Guide pada Kamis dan Jumat (20-21/07/2023).

Setelah mendaftarkan diri melalui tautan yang telah disediakan, pengunjung terpilih mendapatkan kesempatan mengelilingi perpustakaan kebanggaan Kawan Perpus dan Kawula Sastra. Sebagai salah satu rangkaian Festival Literasi dan Sastra 2023, kegiatan ini mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Cindy, salah satu pemandu Walking Tour dari Jakarta Good Guide menyampaikan kesannya terhadap Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin.

“Ih, seru banget, ya. Ternyata library ini keren banget. Andaikan sudah tau duluan kayaknya aku akan makin betah untuk stay di Jakarta,” ucap Cindy (20/07/2021).

Ia mengaku telah berkali-kali mengunjungi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. Menurutnya, masyarakat memang perlu lebih teliti melihat perpustakaan ini. Ia menambahkan, “Setelah ditunjukkan jalannya, wow! Ternyata kita bisa menemukan surga hari ini.”

Lebih lanjut, Cindy yang merupakan pemandu Walking Tour menyampaikan apresiasinya atas diadakannya Festival Literasi dan Sastra 2023 kali ini. Menurutnya, melalui usaha dan beragam program menarik yang telah diadakan mampu memperkenalkan literasi yang menyenangkan kepada masyarakat.

“Keep it up banget, it’s very good effort untuk memperkenalkan Perpustakaan Jakarta dan memperkenalkan literasi kepada khalayak ramai. Mudah-mudah semakin banyak orang yang melek baca, supaya orang-orang kita ke depan punya point of view yang lebih bold with the help of library,” tutup Cindy.

Sebagai salah satu rangkaian dari Festival Literasi dan Sastra 2023, Walking Tour menawarkan pengunjung wisata dan kunjungan yang asyik ke dalam Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. Kolaborasi yang dilakukan Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin dengan beragam komunitas memberikan kesempatan kepada semua orang untuk menjadi bagian dari perubahan di "Ruang Ketiga."  Melalui partisipasi dalam festival ini, diharapkan dapat menciptakan perubahan yang lebih baik melalui pengembangan literasi dan sastra di masyarakat.


Sabtu, 22 Juli 2023 | Administrator 4x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Salah satu kegiatan unik dalam rangkaian Festival Literasi dan Sastra 2023 ialah Blind Date with a Book (Kencan Buta dengan Buku). Kegiatan yang diselenggarakan di Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin pada Selasa dan Jumat (18 dan 21/07/2023) ini merupakan hasil kolaborasi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin dengan Komunitas Kargobaca. Blind Date with a Book membawa pengalaman tersendiri bagi para pengunjung perpustakaan sebab kegiatan ini memperbolehkan pemustaka untuk memiliki satu buku dengan cara menemukan buku-buku yang tersembunyi yang tersebar di beberapa titik di Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. 

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemustaka yang sudah menjadi bagian penting dari Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, terhitung terdapat 30 buku sudah menjadi teman Kawan Perpus dan Kawula Sastra. Salah satu pemustaka beruntung tersebut, Maharani, pengunjung asal Tangerang Selatan memberikan kesan dan pesannya.

“Acaranya bermanfaat, terus unik juga. Semoga ke depannya bisa dipertahankan acara-acara seperti ini dan mungkin bisa ditambah dengan event-event baru lagi yang lebih berdampak kepada anak-anak muda,” jelas Maharani.

Menutup pesan tersebut, Maharani menuturkan, “Keren sih acaranya.”

Sementara itu, pendapat lain datang dari Adelia, salah seorang pengunjung perpustakaan. Ia mengaku mengetahui kegiatan Blind Date with a Book dan Festival Literasi dan Sastra 2023 dari sosial media Instagram. 

Adelia menyatakan bahwa kegiatan Blind Date with a Book ini menambah minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan.

“Seru, sih. Nambah minat untuk ke Perpustakaan. Semoga ke depannya bisa menjangkau masyarakat lebih banyak, menarik minat literasi anak muda,” tutup Adelia.

Blind Date with a Book merupakan bagian dari Festival Literasi dan Sastra 2023 yang mengangkat tema “Lintasi Ruang dan Makna”. Kegiatan Festival Literasi dan Sastra 2023 itu sendiri memiliki tujuan untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai "Ruang Ketiga" yang terbuka bagi semua kalangan masyarakat, menyadarkan serta menumbuhkan semangat literasi dan sastra dengan cara yang lebih menarik, serta membangun kreatifitas dan hubungan yang solid antar komunitas.

Melalui tema “Lintasi Ruang dan Makna”, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin membuktikan bahwa kolaborasi dan kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana dalam satu tahun terakhir di perpustakaan tidak terpaku oleh makna perpustakaan secara harfiah, tetapi lebih dari itu, perpustakaan adalah ruang inklusif yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat.


Sabtu, 22 Juli 2023 | Administrator 44x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Memperingati satu tahun semenjak direvitalisasi, Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin menyelenggarakan acara “Festival Literasi dan Sastra 2023”. Acara yang mengangkat tema "Lintasi Ruang dan Makna” ini bertujuan untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai "Ruang Ketiga" yang terbuka bagi semua kalangan masyarakat, menyadarkan serta menumbuhkan semangat literasi dan sastra dengan cara yang lebih menarik, serta membangun kreatifitas dan hubungan yang solid antar komunitas.

Melalui tema “Lintasi Ruang dan Makna”, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin membuktikan bahwa kolaborasi dan kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana dalam satu tahun terakhir di perpustakaan tidak terpaku oleh makna perpustakaan secara harfiah, tetapi lebih dari itu, perpustakaan adalah ruang inklusif yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

Festival Literasi dan Sastra 2023 merupakan kegiatan yang diramaikan oleh beragam rangkaian acara literasi dan sastra sejak Selasa (06/06/2023) hingga puncaknya pada Jumat (21/07/2023) di Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. Rangkaian tersebut antara lain ialah apresiasi kepada sepuluh pengunjung pertama Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, apresiasi pengunjung dengan Pakaian Hari Ini (Outfit of the Day) terbaik, Blind Date with a Book berkolaborasi dengan Kargobaca, Siniar Spesial bersama Guru Gembul, Walking Tour bersama dengan Jakarta Good Guide, dan ditutup dengan Night at the Library.

Salah satu rangkaian menarik dari Festival Literasi dan Sastra 2023 ini ialah adanya apresiasi kepada pemustaka Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin berupa hadiah kepada sepuluh pemustaka pertama serta apresiasi kepada pemustaka dengan Pakaian Hari Ini (Outfit of the Day) terbaik.

“PDS HB Jassin dan Perpustakaan Jakarta juga bisa bermanfaat kepada masyarakat sekitar, terus bisa berinovasi, berkarya lebih baik lagi,” harap salah satu pemustaka. 

Setelah mengalami proses revitalisasi, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin telah membuktikan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai institusi yang menyediakan informasi, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi dan kegiatan yang melibatkan seluruh komunitas dan masyarakat. Festival Literasi dan Sastra 2023 Lintasi Ruang dan Makna menjadi bukti nyata tersebut.

Selain apresiasi kepada pemustaka, Blind Date with a Book juga menjadi rangkaian yang tak kalah seru. Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa dan Jumat (18 dan 21/07/2023) ini memperbolehkan pemustaka untuk memiliki satu buku dengan cara menemukan buku-buku yang tersembunyi yang tersebar di beberapa titik di Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin. Terhitung terdapat 30 buku sudah menjadi teman Kawan Perpus dan Kawula Sastra.

Mengakhiri kegiatan Blind Date with a Book, rangkaian Festival Literasi dan Sastra 2023 juga turut menghadirkan Guru Gembul dalam Siniar Spesial yang dilaksanakan pada Jumat (21/07/2023) ini dilaksanakan di Ruang Podcast Perpustakaan Jakarta. Lebih lengkap, menemani Guru Gembul juga turut hadir Drs. Firmansyah, M.Pd (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta) selaku narasumber, dan Hestia (Duta Baca Provinsi DKI Jakarta 2023) selaku moderator. 

Mengawali siniar tersebut, Guru Gembul mencoba mengajak para pendengar untuk melihat kembali literasi dan buku sebagai bagian penting dalam membangun bangsa.

“Menjadikan buku itu sebagai wahana kita menemukan inspirasi, memecahkan masalah-masalah. Kalau sudah seperti itu, maka secara berkelanjutan kita akan menemukan inspirasi-inspirasi,” ucap Guru Gembul.

Lebih lanjut, ia juga memberikan tips-tips agar setiap orang bisa menjadi pembelajar sepanjang hayat (longlife learner).

“Jadi, sekarang, kalau misalkan mau membaca buku, mau jadi pembelajar, mau jadi apapun, coba tandain, apa yang menjadi masalah kita sekarang. Apakah masalah kita kemiskinan? Dari kemiskinan itu, cari buku-bukunya. Coba tandain,” tegas Guru Gembul (21/07/2023).

Tidak kalah menarik, Drs. Firmansyah, M.Pd selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat hal tersebut. Ia menyebutkan bahwa saat ini Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin telah merangkul puluhan komunitas dan menyelenggarakan lebih event kolaborasi di perpustakaan kebanggaan warga Jakarta tersebut.

“Kita harus melakukan suatu kolaborasi. Kalau hanya dinas perpustakaan saja, supaya bagaimana perpustakaan punya manfaat bagi masyarakat, kalau hanya kita yang mentrigger tentu tidak maksimal, ya. Makanya kita butuh peran serta dari komunitas,” jelas Kepala DISPUSIP DKI Jakarta tersebut (21/07/2023).

Ia berharap melalui kolaborasi dan fasilitas yang disediakan oleh Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, ada banyak pihak yang terinspirasi dan sadar bahwa perpustakaan tidak hanya diisi oleh kegiatan membaca saja, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan edukasi yang menarik.

Sehubungan dengan itu, salah satu rangkaian menarik dari Festival Literasi dan Sastra 2023 ialah Walking Tour pada Kamis dan Jumat (20-21/07/2023). Kegiatan ini mencoba mengeksplor Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin dipandu oleh Jakarta Good Guide untuk mengenal lebih jauh mengenai perpustakaan kebanggaan Kawan Perpus dan Kawula Sastra tersebut. Perjalanan dan eksplorasi ini dimulai dari Pos Indonesia hingga area Taman Ismail Marzuki secara umum berakhir di Graha Bhakti Budaya. 

Di penghujung rangkaian, Festival Literasi dan Sastra 2023 dimeriahkan dengan Night at the Library (NATL) di Rak Tangga Perpustakaan Jakarta pada Jumat (21/07/2023). Melalui kegiatan ini pemustaka akan mendapatkan pengalaman menarik menelusuri perpustakaan di waktu malam. Menghadirkan 500 orang, Kawan Perpus dan Kawula Sastra disuguhkan dengan penampilan-penampilan menarik yang diantaranya adalah nyanyian puisi dari Jodhi Yudono, Stand Up Comedy dari Mal Jupri, dan penampilan musik dari Endah N Rhesa.

Tidak hanya itu, masih dalam rangkaian NATL dalam Festival Literasi dan Sastra 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan aplikasi Jaklitera dan layanan peminjaman buku di PDS HB Jassin. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Provinsi DKI Jakarta, Drs. Firmansyah, M.Pd berkesempatan untuk menyampaikan sambutan dalam NATL. 

“Acara ini merupakan acara dalam rangkaian Festival Literasi dan Sastra 2023. Ini kita jadikan bahwa perpustakaan itu merupakan ajang interaksi antara pemustaka, pustakawan, dan seluruh masyarakat yang ada disini, termasuk juga sastrawan yang ada di sini,” jelas Kepala DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Lebih lanjut, dalam sambutannya, Firmansyah juga menegaskan bahwa perpustakaan adalah rumah ketiga bagi masyarakat, tempat berinteraksi dan bertemunya segala elemen masyarakat.

“Semua kami fasilitasi di sini. Inilah rumah kita, rumah ketiga, bagaimana kita berinteraksi satu sama lainnya,” jelas Drs. Firmansyah, M.Pd.

Selain daripada itu, sebagai bentuk apresiasi kepada Kawan Perpus dan Kawula Sastra, melalaui Night at the Library, DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta juga memberikan penghargaan dan pengukuhan kepada pemustaka dengan beragam nominasi. Diantaranya adalah pengukuhan Duta Baca Provinsi DKI Jakarta 2023, penghargaan pemustaka dengan kunjungan terbanyak, penghargaan pemustaka dengan peminjaman terbanyak, penghargaaan pemustaka dengan donasi terbanyak, dan nominasi penghargaan kepada pemenang 5 Days Challenge.

Dalam penghujung sambutannya, Drs. Firmansyah, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada pemustaka dan pengunjung yang telah datang dalam rangkaian Night at the Library.

“Apa yang menjadi masukan untuk ke depan, terkait bagaimana kita meningkatkan budaya baca melalui ajang kegiatan kreatif seperti ini. Selamat menikmati acara Night at the Library, semoga menjadi memori yang berharga bagi kita semua,” harap Ketua DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta tersebut (21/07/2023).

Dalam proses Festival Literasi dan Sastra 2023 ini, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin juga melibatkan banyak komunitas untuk berkegiatan di perpustakaan kebanggan warga DKI Jakarta tersebut. Kegiatan yang berkolaborasi dengan berbagai komunitas ini juga turut berperan penting dalam meramaikan rangkaian acara. Selama periode Juli hingga Agustus, berbagai komunitas seperti Mimbar Sastra, Gilang Papua Study Center, Cargo Baca, Social Connect, Konekin, dan lainnya, ikut menyelenggarakan acara literasi dan sastra yang menarik. 

Melalui kolaborasi ini, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin ingin membangun hubungan yang solid antara puluhan komunitas dan menciptakan ruang yang inklusif untuk berbagai kegiatan kreatif. Acara-acara yang diselenggarakan oleh komunitas-komunitas ini menjadi pilar yang berharga dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi dan Sastra 2023.

Dalam rangkaian acara ini, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin mengajak semua orang untuk menjadi bagian dari perubahan di "Ruang Ketiga." Dengan berpartisipasi dalam festival ini, kita dapat bersama-sama menciptakan perubahan yang lebih baik melalui pengembangan literasi dan sastra di masyarakat.


Senin, 17 Juli 2023 | Administrator 8x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Sastra kontemporer Indonesia semakin mendapatkan perhatian yang tinggi. Terutama di kalangan muda dan pecinta sastra. Karya-karya sastra yang lahir dalam era ini mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan kehidupan modern yang semakin kompleks. Di sinilah peran dimana Perpustakaan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin menjadi sangat penting.

Tidak hanya mengoleksi karya-karya klasik, PDS HB Jassin melalui beragam aktivitas dan kegiatan-kegiatan di dalamnya turut memberi perhatian pada karya sastra masa kini dengan isu-isu kontemporer yang melekat disekitarnya.

Koleksi Sastra Kontemporer di PDS HB Jassin

PDS HB Jassin memiliki peran penting dalam mengangkat potensi sastra kontemporer di Indonesia. Koleksi sastra kontemporer yang dimiliki oleh perpustakaan ini mencakup berbagai genre dan aliran sastra. Dari kumpulan puisi hingga novel, karya-karya sastra terkini dari penulis-penulis muda dan terkini terdapat di perpustakaan ini. 

Koleksi sastra kontemporer yang beragam di PDS HB Jassin menyajikan karya-karya yang segar, berani, dan inovatif. Karya-karya ini merefleksikan perubahan sosial, budaya, dan pemikiran dalam masyarakat Indonesia saat ini. Melalui koleksi sastra kontemporer ini, pengunjung perpustakaan dapat menjelajahi, menikmati, dan mengapresiasi kekayaan sastra Indonesia yang terkini.

Mengapresiasi Kebebasan dan Inovasi 

Sastra kontemporer Indonesia menjadi wadah bagi penulis untuk mengapresiasi kebebasan berekspresi dan inovasi dalam dunia sastra. Para penulis sastra kontemporer tidak terikat oleh aturan dan konvensi yang kaku, sehingga mereka memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi bentuk sastra yang baru, bahasa yang inovatif, dan struktur naratif yang tidak konvensional. 

Karya-karya sastra kontemporer seringkali menghadirkan sudut pandang yang segar dan inovatif, mencerminkan perubahan sosial dan budaya yang terjadi di sekitar kita. Penulis muda sering kali berani mengeksplorasi berbagai tema yang aktual dan relevan, memicu pemikiran kritis, menggugah emosi, dan mendorong perdebatan dalam masyarakat. 

Kebebasan dan inovasi dalam sastra kontemporer Indonesia mencerminkan semangat dan dinamika kreativitas penulis dalam menghadapi tantangan zaman.

Meningkatkan Minat Baca Melalui Sastra Kontemporer

PDS HB Jassin, sebagai perpustakaan dan pusat dokumentasi sastra, memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca melalui sastra kontemporer. Dalam era digital yang terus berkembang, perpustakaan ini menjadi tempat yang penting dalam membangun budaya literasi dan membantu masyarakat mengembangkan minat baca yang luas. 

Melalui kegiatan literasi seperti workshop, diskusi buku, dan pembacaan puisi, PDS HB Jassin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam meresapi dan mendiskusikan karya sastra kontemporer. Program-program literasi yang diadakan oleh perpustakaan ini juga berperan dalam memberikan akses mudah kepada masyarakat untuk membaca dan meminjam karya-karya sastra terkini. 

Diharapkan bahwa melalui penelusuran karya sastra kontemporer, minat baca dan apresiasi terhadap karya sastra akan semakin tumbuh di kalangan masyarakat. Sastra kontemporer menjadi sarana yang kuat dalam membangun kecintaan terhadap literasi, memicu pemikiran kritis, dan menginspirasi imajinasi pembaca.

PDS HB Jassin: Jendela Sastra Kontemporer

Dalam koleksi sastra kontemporer yang ada di PDS HB Jassin, pengunjung dapat menemukan kekayaan dan keragaman sastra Indonesia masa kini. Dari novel-novel yang menggugah emosi hingga puisi-puisi yang menyentuh hati, karya-karya sastra terkini menawarkan pengalaman membaca yang memperkaya pengetahuan dan emosi pembaca. 

PDS HB Jassin menjadi jendela yang memungkinkan kita untuk menjelajahi dunia sastra kontemporer, memahami perkembangan sastra Indonesia, dan menghargai karya-karya yang dihasilkan oleh penulis-penulis kreatif di negeri ini. Dengan begitu, perpustakaan PDS HB Jassin memainkan peran yang penting dalam menghubungkan masyarakat dengan sastra kontemporer Indonesia, mendorong minat baca, dan memperkuat keberlanjutan budaya literasi di tanah air.


Penulis: Afifa Marwah
Editor: Brilliant Dwi Izzulhaq


Senin, 17 Juli 2023 | Administrator 3x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Membersamai Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM), Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin menjadi tuan rumah pembukaan Sekolah Filsafat dan Peluncuran Jaringan Intelektual Pelajar pada Jumat di Aula PDS HB Jassin (07/07/2023). Melalui kolaborasi dengan PP IPM kali ini, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin terus menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kesadaran literasi pada masyarakat.

Sebagai salah satu organisasi pelajar, PP IPM menggelar Sekolah Filsafat bertajuk: "Belajar Filsafat Literasi sebagai Pedoman Hidup". Kepada tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Riandy Prawita (Ketua Pimpinan Pusat IPM Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan) menuturkan kesan dan pesannya.

“Saya awal tahu informasi tentang tempat yang bisa menampung sejumlah peserta untuk kegiatan seminar tersebut diperoleh melalui website resmi. Selain itu, informasi juga didapatkan melalui media sosial dan rekomendasi dari teman-teman di sekitar,” ujar Riandy.

Lebih lanjut, ia memberikan tanggapannya terkait birokrasi peminjaman tempat tersebut, yang menurutnya cukup mudah. Prosedur pengajuan surat permohonan peminjaman tempat hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk mendapatkan persetujuan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta. Menurutnya, sistem yang telah dibangun oleh dinas tersebut telah mempermudah akses informasi bagi masyarakat dan komunitas.

Dalam hal pelayanan, Riandy Prawita mengungkapkan kepuasannya terhadap fasilitas yang disediakan setelah revitalisasi tempat tersebut. 

“Selain ruangan, terdapat perpustakaan, tempat podcast, dan ruang terbuka hijau. Destinasi yang lengkap dan cocok digunakan sebagai co-working space untuk berbagai komunitas,” jelas Riandy.

Riandy Prawita juga menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan kegiatan belajar filsafat literasi. Fokus utama acara ini adalah memberikan pemahaman tentang makna dan hikmah dari filsafat literasi sebagai pedoman hidup. Dalam tempat yang memiliki arsip dan buku yang terkait langsung dengan filsafat, peserta diharapkan dapat menerapkan langsung pengetahuan yang didapatkan.

Kolaborasi antara PP IPM dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) DKI Jakarta, terkhusus Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, dinilai sangat baik karena terjadi dalam tempat yang relevan. Menurut keterangan Riandy, proses peminjaman tempat dilaporkan berlangsung sekitar 4-5 hari, dengan total waktu persiapan acara sekitar 2 minggu.

Kegiatan Sekolah Filsafat berhasil menarik minat peserta dengan antusiasme yang tinggi. Diharapkan acara serupa dapat terus diadakan di ruang publik dari Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan literasi masyarakat. Ke depan, melalui beragam fasilitas dan wadah yang tersedia, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin terus memberikan ruang kepada publik, terkhusus pada komunitas dan organisasi kemasyarakatan dalam memanfaatkan fasilitas revitalisasi yang telah disediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta.

Reporter: Azhiim Pontoh

Editor: Brilliant Dwi Izzulhaq

 

Perpustakaan

Jumat, 14 Juli 2023 | Administrator 4x

Dalam rangka pengelolaan urusan pemerintahan bidang kearsipan, Bidang Teknologi Informasi mengundang 2 Bidang Kearsipan yaitu Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan dan Bidang Pengelolaan Arsip dan Layanan. Pada hari Kamis tanggal 6 Juli 2023, membahas materi diskusi yaitu proses pemberkasan arsip dan penyimpanan arsip yang dihadiri oleh 30 orang peserta rapat.

Kearsipan

Jumat, 14 Juli 2023 | Administrator 2x

Halo #SobatPusip 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) baru-baru ini mengadakan jamuan makan malam di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

Acara yang diadakan pada Rabu (12/7) ini merupakan bagian dari pertemuan pendahuluan forum kerja sama arsip nasional negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dan seminar arsip peradaban Islam serta diplomasi internasional. 

Acara yang berlangsung selama empat hari ini, dari 11 hingga 14 Juli, dihadiri oleh 19 delegasi dari berbagai negara. Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Hariadi, Sekretaris Utama ANRI, Rini Agustiani, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI Jakarta, Firmansyah, turut serta dalam jamuan makan malam tersebut.

Kearsipan Jakarta

Kamis, 13 Juli 2023 | Administrator 20x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin di Jakarta telah menjalani proses revitalisasi yang bertujuan untuk membangun lingkungan literasi yang lebih dinamis. Dengan pembaruan infrastruktur, pengadaan koleksi buku yang beragam, dan pengembangan program-program inovatif, revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi di kalangan masyarakat. Inisiatif yang luar biasa ini diharapkan akan mengukir masa depan yang cerah bagi budaya literasi di Jakarta.

Menghadirkan Lingkungan yang Dinamis

Salah satu aspek utama dalam revitalisasi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin adalah pembaruan infrastruktur yang dilakukan. Dengan mengoptimalkan ruang yang ada, perpustakaan ini dirancang ulang untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pengunjung. 

Perpustakaan kini tidak hanya digunakan untuk kegiatan membaca, tetapi lebih luas lagi juga dipergunakan untuk aktivitas komunitas yang turut meningkatkan literasi masyarakat. Area perpustakaan yang baru mencakup ruang baca yang luas, ruang kreatif, dan area bertemu dan berdiskusi. Fasilitas modern seperti akses Wi-Fi gratis, koneksi internet cepat, dan area pengisian daya juga disediakan agar pengunjung dapat memanfaatkannya secara maksimal. Revitalisasi infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perpustakaan yang lebih menarik dan modern bagi pengunjung.

Koleksi yang Beragam

Selain perbaikan infrastruktur, revitalisasi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin juga melibatkan pengadaan koleksi buku yang lebih beragam. Koleksi buku yang diperbarui mencakup berbagai genre dan tema, mulai dari fiksi hingga nonfiksi, arsip, sastra klasik hingga buku-buku referensi yang terkini. 

Dengan menyediakan koleksi buku yang lebih beragam, perpustakaan ini dapat memenuhi kebutuhan dan minat pembaca. Ketersediaan koleksi buku yang beragam menjadi daya tarik utama Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin setelah melalui revitalisasi ini.

Program Literasi Inovatif

Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin tidak hanya mengalami revitalisasi dalam infrastruktur dan fasilitas, tetapi juga menghadirkan program literasi inovatif yang melibatkan berbagai kegiatan positif. Program-program ini bertujuan untuk memperkaya minat literasi masyarakat dan menciptakan ruang interaktif untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. 

Salah satu kegiatan yang diadakan adalah diskusi buku, peserta dapat memperdalam pemahaman mereka tentang karya sastra, berbagi pandangan, dan memperluas wawasan literasi mereka. Selain itu, pembacaan puisi juga menjadi kegiatan yang sering diadakan di perpustakaan ini. Melalui pembacaan puisi, pengunjung dapat merasakan keindahan kata-kata dan melibatkan diri dalam ekspresi seni yang unik. Kegiatan ini biasanya diadakan dengan kolaborasi bersama Perpustakaan Jakarta. 

Program-program literasi inovatif ini membuktikan komitmen PDS HB Jassin dalam menciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas, refleksi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang literasi. Dengan adanya kegiatan positif ini, perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat untuk membaca buku, tetapi juga tempat untuk bertumbuh dan berinteraksi dengan dunia literasi secara lebih luas.

Langkah Positif dalam Membangun Budaya Literasi

Revitalisasi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin merupakan langkah positif dalam membangun budaya literasi di Jakarta. Dengan adanya fasilitas yang ditingkatkan dan program-program inovatif, perpustakaan ini menjadi tempat yang menarik dan ramah bagi semua kalangan masyarakat. 

Melalui pembaruan infrastruktur, pengadaan koleksi buku yang beragam, kegiatan literasi, dan fasilitas canggih lainnya. Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin berperan penting dalam meningkatkan minat literasi masyarakat umum. 

Revitalisasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendorong pembacaan aktif, pemahaman, dan pemikiran kritis. Dengan demikian, Perpustakaan PDS HB Jassin berperan sebagai jembatan untuk membangun minat literasi yang kuat dan mencetak generasi yang cerdas dan kreatif.

Melalui revitalisasi Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Jakarta telah mengambil langkah yang berarti dalam memperkuat budaya literasi di kota ini. Diharapkan bahwa inisiatif ini akan menginspirasi masyarakat lainnya untuk mengembangkan perpustakaan yang dinamis, serta menjadikan literasi sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. 

Dengan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, masa depan literasi di Indonesia menjadi semakin cerah.

Penulis: Afifa Marwah
Editor: Brilliant Dwi Izzulhaq


Kamis, 13 Juli 2023 | Administrator 3x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin memberikan wadah bagi para pemangku kepentingan yang beragam untuk bertukar pengetahuan dan ide. Termasuk dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Papua Study Center pada Rabu (05/07/2023). Berkolaborasi dengan Perpustakaan Jakarta, Papua Study Center mengadakan Seminar dan Konferensi Pers di Ruang Berkarya, Gedung Ali Sadikin, Perpustakaan Jakarta. Melalui beragam fasilitas, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin terus memainkan peran penting dalam mewadahi diskusi-diskusi dari beragam komunitas dan elemen sebagai komitmen untuk memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Papua Study Center kali ini bertujuan untuk mendiskusikan penguatan dan percepatan pelaksanaan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kepulauan Aru untuk menyelesaikan konflik agraria melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2022. Kegiatan ini berupaya untuk meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat adat dan pentingnya pengakuan dan perlindungan mereka dalam menyelesaikan konflik agraria. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Eko Cahyono (Koordinator Riset Papua Study Center), Profesor Endriatmo Soetarto (Guru Besar Kajian Politik Agraria dari Institut Pertanian Bogor). Turut hadir pula dalam kegiatan ini Mercy Chriesty Barends (Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Engelina Pattiasina (Direktur Archipelago Solidarity Foundation), Mufti Fathul Barri (Direktur Eksekutif Forest Watch Indonesia), dan Mimin Dwi Hartono (Analis Kebijakan Madya di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia), dan Erasmus Cahyadi (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) yang dalam hal ini mewakili komunitas adat.

Seminar ini berfokus pada isu agraria yang telah lama menjadi perbincangan hangat. Peserta membahas pentingnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2022 dalam menyediakan kerangka hukum untuk mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat adat di wilayah tersebut. Peraturan ini bertujuan penguatan dan pengakuan atas kehadiran masyarakat adat di wilayah tersebut oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

Eko Cahyono (Koordinator Riset Papua Study Center) memberikan wawasan mendalam tentang situasi dan perjuangan masyarakat adat Marafenfen di Kepulauan Aru dan pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak mereka melalui perda tersebut.

“Setiap pihak dari berbagai lapisan pemangku kebijakan untuk mengimplementasikan Perda Nomor 2 tahun 2022 tersebut,” tegas Eko.

Tak kalah menarik, Profesor Endriatmo Soetarto menekankan perlunya kebijakan komprehensif yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam hak atas tanah yang didasarkan pada kekayaan sejarah bangsa ini dalam masyarakat adat dan daerah.

Lewat komitmen yang telah dibangun, Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin melalui fasilitas, sarana, dan prasarananya hadir di tengah masyarakat untuk terlibat dalam isu-isu aktual yang tengah terjadi di masyarakat. Acara ini diakhiri dengan komitmen dari para peserta untuk bekerja secara kolaboratif menuju implementasi efektif Perda Nomor 2 tahun 2022 dan penyelesaian konflik agraria di Kepulauan Aru. Dengan mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat adat, diharapkan wilayah tersebut dapat mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan perdamaian yang langgeng.

Reporter: Azhiim Pontoh

Editor: Brilliant Dwi Izzulhaq


Kamis, 13 Juli 2023 | Administrator 46x

DISPUSIP JAKARTA, INDONESIA - Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin merupakan institusi yang menjadi penjaga dan penghubung warisan sastra Indonesia. Dengan koleksi yang kaya dan beragam, perpustakaan ini telah berperan penting dalam mempromosikan, memelihara, dan melestarikan karya sastra Indonesia. Melalui berbagai upaya dan inisiatif, PDS HB Jassin terus berkomitmen dalam menjaga warisan sastra kita yang berharga.

Koleksi yang Luas: Menghidupkan Kembali Sastra Klasik

Salah satu upaya utama PDS HB Jassin dalam melestarikan karya sastra Indonesia adalah dengan menyediakan akses kepada masyarakat terhadap koleksi buku yang luas. Perpustakaan ini menjadi tempat di mana karya sastra klasik dapat ditemukan dan dijaga agar tidak terlupakan. Dengan adanya koleksi yang meliputi berbagai genre dan periode, para pengunjung dapat merasakan kekayaan sastra Indonesia dari masa ke masa.

Pemulihan dan Konservasi Karya Sastra

PDS HB Jassin juga memperhatikan pentingnya pemulihan dan konservasi karya sastra Indonesia. Dengan bekerja sama dengan para ahli dan konservator, perpustakaan ini menjalankan program restorasi untuk menjaga kualitas dan keaslian buku-buku bersejarah.

Proses pemulihan ini mencakup perbaikan fisik, perlindungan dari kerusakan, serta upaya untuk menjaga tampilan dan teks asli dari karya-karya sastra yang ada. Saat ini, terhitung terdapat total 10,778 koleksi buku yang terdapat di PDS HB Jassin.

Promosi dan Edukasi Karya Sastra

PDS HB Jassin juga berperan aktif dalam mempromosikan dan mengedukasi masyarakat tentang karya sastra Indonesia. Melalui program-program yang dikembangkan, perpustakaan ini mengadakan diskusi sastra, seminar, dan lokakarya untuk membahas karya-karya sastra terkini dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang keindahan dan nilai-nilai dalam sastra Indonesia. 

Tidak hanya itu, PDS HB Jassin juga menggelar pertunjukan teater dan pembacaan puisi sebagai cara untuk menghidupkan kembali karya-karya sastra dan memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas.

Penggunaan Teknologi dalam Pengarsipan dan Penyebaran Karya Sastra

Perkembangan teknologi juga dimanfaatkan oleh PDS HB Jassin dalam upaya melestarikan karya sastra. Perpustakaan ini melakukan pengarsipan digital dan menghadirkan karya-karya sastra secara daring melalui platform digital. Hal ini memungkinkan akses yang lebih mudah dan meluas bagi masyarakat untuk menjelajahi dan menikmati karya sastra Indonesia, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengunjungi perpustakaan secara langsung.

Partisipasi Masyarakat dalam Mempertahankan Warisan Sastra

PDS HB Jassin juga mengajak partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan sastra Indonesia. Perpustakaan ini mengadakan program sukarelawan yang memungkinkan individu untuk berkontribusi dalam kegiatan pemeliharaan koleksi, pengorganisasian acara, atau pengarsipan digital. 

Melalui partisipasi aktif masyarakat, perpustakaan dapat terus berkembang dan memperkuat perannya dalam menjaga dan melestarikan karya sastra Indonesia. Kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga aset sastra juga dapat menjadi upaya konkret dalam mewariskan sastra Indonesia kepada generasi penerus.

Melalui PDS HB Jassin, Warisan Sastra Tetap Hidup

Dalam era modern yang serba cepat ini, menjaga warisan sastra menjadi tantangan yang semakin penting. Namun, berkat upaya dan dedikasi dari PDS HB Jassin, karya-karya sastra Indonesia terus hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi saat ini dan masa depan. Perpustakaan ini tidak hanya menjaga dan melestarikan warisan sastra, tetapi juga memberikan ruang dan kesempatan bagi para pengunjung untuk terlibat dan mengapresiasi kekayaan sastra Indonesia.

Sebagai penjaga warisan sastra Indonesia, PDS HB Jassin telah membuktikan komitmennya dalam melestarikan dan mempromosikan karya-karya sastra. Melalui koleksi yang luas, pemulihan dan konservasi, promosi dan edukasi, penggunaan teknologi, partisipasi masyarakat, Festival Literasi, serta acara Night at The Library, PDS HB Jassin terus menjadi pusat pengetahuan dan inspirasi bagi pecinta buku dan sastra Indonesia. Bersama-sama, kita dapat menjaga dan memperkaya warisan sastra kita untuk masa yang akan datang.

 

Penulis: Afifa Marwah

Editor: Brilliant Dwi Izzulhaq