Beranda Sudin Pusip Jakarta Barat
Hari Aksara Internasional
Hari Pelanggan Nasional
Layanan Kearsipan Depot Arsip Jakarta Barat
Layanan Kearsipan Depot Arsip Jakarta Barat

Jl. Daan Mogot No. 22, Jakarta Barat

Senin - Jumat: 08.00 - 17.00 WIB

Agenda Literasi

Temukan beragam agenda kegiatan literasi dan kearsipan yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya baca dan pengelolaan informasi yang baik.


Jadwal Agenda Literasi -
Semua Agenda
Semua Agenda

Tingkatkan Kualitas Layanan, Perpustakaan Jakarta Barat Buka Saluran Aduan Daring


Suhaena Rabu, 22 Juli 2026

Dalam upaya menghadirkan layanan yang semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Perpustakaan Jakarta Barat kini membuka saluran aduan daring yang dapat diakses oleh seluruh pemustaka. Melalui layanan ini, masyarakat dapat menyampaikan kritik, saran, masukan, maupun pengaduan terkait layanan perpustakaan secara mudah dan cepat melalui hotline WhatsApp serta Google Form Kritik dan Saran. Kehadiran saluran aduan daring merupakan bagian dari komitmen Perpustakaan Jakarta Barat untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif dengan masyarakat. Setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam melakukan perbaikan dan pengembangan layanan secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa setiap suara dan pengalaman pemustaka memiliki peran penting dalam mewujudkan perpustakaan yang lebih nyaman, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mari bersama-sama membangun layanan Perpustakaan Jakarta Barat yang semakin baik. Sampaikan kritik, saran, maupun pengaduan Anda melalui kanal yang telah disediakan. Karena setiap masukan Anda adalah langkah menuju layanan yang lebih baik.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya
Tingkatkan Kualitas Layanan, Perpustakaan Jakarta Barat Buka Saluran Aduan Daring
12 Wakil Jakarta Barat Raih Prestasi pada Ajang Literasi HANJABA dan Lomba Menulis Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026

12 Wakil Jakarta Barat Raih Prestasi pada Ajang Literasi HANJABA dan Lomba Menulis Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026


Suhaena Senin, 7 September 2026

JAKARTA – Sebanyak 12 wakil Jakarta Barat berhasil menorehkan prestasi pada ajang Lomba Literasi Hari Anak Jakarta Membaca (HANJABA) dan Lomba Menulis Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta. Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 3 September 2026.   Ajang literasi tersebut diikuti sebanyak 1.640 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK/MA dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan”, sebagai bagian dari rangkaian menyambut 500 tahun Jakarta. Prestasi para pelajar Jakarta Barat tersebar di sejumlah kategori lomba, mulai dari menggambar, bertutur, pantun, komik strip, fotografi, pidato bahasa Inggris, hingga lomba menulis pada berbagai jenjang pendidikan.   Dominasi Jakarta Barat di Berbagai Kategori Pada kategori Lomba Menggambar, Adinda Shaqueena Humaira S. dari MI Tarbiyah Al Islamiyah berhasil meraih Juara 2. Sementara itu, pada Lomba Bertutur, Jakarta Barat berhasil meraih posisi tertinggi melalui Claudia Bianca Zooey dari SDS Hati Kudus yang keluar sebagai Juara 1. Prestasi juga diraih dalam Lomba Pantun. Nur Akmal Al-Fajri dari SMPN 229 Jakarta berhasil mendapatkan Juara Harapan 1.   Capaian yang cukup menonjol terlihat pada kategori Lomba Komik Strip. Tiga pelajar Jakarta Barat sekaligus berhasil menempati posisi juara, yakni: ·            Vania Kara Safindra dari SMPN 229 Jakarta – Juara 1 ·            Rienjani Elmira Margono dari SMPN 271 Jakarta – Juara 2 ·            Razita Harsyah S. dari SMPN 45 Jakarta – Juara 3 Pada kategori Lomba Fotografi, Muhamad Rizky Ramadhan dari SMKN 42 Jakarta berhasil mengukir prestasi sebagai Juara 1. Sementara pada Lomba Pidato Bahasa Inggris, dua pelajar Jakarta Barat turut meraih penghargaan. Wellison Lie dari SMA Santo Kristoforus II meraih Juara 3, sedangkan Alejandra Serenity Athanasios dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi memperoleh Juara Harapan 2.   Selain Lomba Literasi HANJABA, wakil Jakarta Barat juga menunjukkan kemampuan dalam Lomba Menulis Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Pada jenjang SD/MI, Gracelyn Emily Halim dari SD Notre Dame berhasil meraih Juara 3. Kemudian, pada jenjang SMP/MTs, SMPN 215 Jakarta memperoleh Juara Harapan 2. Sedangkan pada jenjang SMA/SMK/MA, MAN 16 Jakarta berhasil meraih Juara Harapan 1.   Penyelenggaraan HANJABA 2026 menjadi salah satu upaya untuk mendorong tumbuhnya budaya membaca dan berkarya di kalangan anak dan pelajar Jakarta. Tema “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan” juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal Jakarta melalui perspektif sejarah, pengalaman, sekaligus gagasan mengenai masa depan ibu kota. Dengan jumlah peserta mencapai 1.640 pelajar, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkompetisi secara positif dan menunjukkan kreativitas mereka melalui berbagai bentuk karya literasi. Keberhasilan 12 wakil Jakarta Barat dalam ajang tingkat provinsi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, menggambar, memotret, serta menghasilkan karya kreatif.Prestasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam perjalanan menyambut 500 tahun Jakarta, dengan menempatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga ingatan tentang kota sekaligus menyampaikan harapan untuk Jakarta di masa mendatang. (NT)

Baca Berita Berita Lainnya
Rayakan HUT ke-81 RI, Perpustakaan Jakarta Barat Gelar Roadshow Workshop Literasi di 8 Sekolah

Rayakan HUT ke-81 RI, Perpustakaan Jakarta Barat Gelar Roadshow Workshop Literasi di 8 Sekolah


Suhaena Rabu, 26 Agustus 2026

JAKARTA — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Roadshow Workshop Literasi di delapan sekolah pada 11, 12, 13, dan 20 Agustus 2026. Kegiatan yang menyasar siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) ini bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus memperkenalkan aktivitas literasi dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.   Roadshow tersebut dilaksanakan di lima SD dan tiga SMP. Rangkaian kegiatan untuk siswa SD diisi dengan dongeng serta berbagai aktivitas kreatif bertema kemerdekaan. Sementara itu, siswa SMP mendapatkan workshop public speaking yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri. Delapan sekolah yang menjadi lokasi Roadshow Workshop Literasi pada triwulan III 2026 yakni SDN Mangga Besar 01, SDN Kamal 09, SDN Jatipulo 07, SDN Cengkareng Timur 05, SDN Pekojan 01, SMPN 191 Jakarta, SMPN 111 Jakarta, dan SMP Cinta Kasih Tzu Chi. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pendongeng dan narasumber profesional, di antaranya Kak Palupi Mutiasih, Kak BudiBaikBudi, Kak Hendra Hensem, Kak Onie, Kak Dikar, dan Kak Sandika Dewi.  Melalui kegiatan ini, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat berupaya menghadirkan pengalaman literasi yang dekat dengan dunia anak dan remaja. Momentum peringatan kemerdekaan pun dimanfaatkan untuk menanamkan semangat belajar, kreativitas, serta kecintaan terhadap membaca di kalangan pelajar. Roadshow Workshop Literasi diharapkan dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membangun budaya literasi sejak dini, sekaligus mendorong siswa untuk menjadikan membaca dan belajar sebagai aktivitas yang menyenangkan.

Baca Berita Berita Lainnya
Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Sudin Pusip Jakarta Barat Gelar Bimtek

Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Sudin Pusip Jakarta Barat Gelar Bimtek


Suhaena Kamis, 13 Agustus 2026

Jakarta — Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Sekolah bagi pengelola perpustakaan jenjang SD dan SMP se-Jakarta Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Kegiatan Bimtek diikuti oleh sebanyak 230 pengelola perpustakaan sekolah dari jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu pada 4–5 Agustus 2026 bagi pengelola perpustakaan SD dan 6–7 Agustus 2026 bagi pengelola perpustakaan SMP. Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Perpustakaan Sudin Pusip Jakarta Barat, Suhaena. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perpustakaan sekolah tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi buku, tetapi juga berperan sebagai pusat pembelajaran, pusat informasi, serta ruang tumbuhnya budaya literasi di lingkungan sekolah. “Peran pengelola perpustakaan sangat strategis dalam menciptakan layanan yang menarik dan inovatif, serta mampu mendorong peserta didik untuk gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki kemampuan literasi yang baik,” ujar Suhaena. Bimtek menghadirkan empat narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang perpustakaan dan literasi. Narasumber pertama, Desi Mardianingsih, Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional RI, menyampaikan materi mengenai Akreditasi Perpustakaan Sekolah/Madrasah. Selanjutnya, Destiya Puji Prabowo, Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional RI, memberikan materi tentang Pengelolaan Koleksi Perpustakaan. Materi berikutnya disampaikan oleh Mohachamad Ariyo Faridh Zidni, pustakawan sekaligus praktisi dongeng Indonesia, yang membawakan materi mengenai Inovasi dan Program Perpustakaan Sekolah. Sementara itu, Fifi Meilani, Pranata Komputer dari Perpustakaan Nasional RI, menyampaikan materi mengenai Sistem Otomasi Perpustakaan, khususnya pemanfaatan aplikasi INLISLite dalam mendukung pengelolaan perpustakaan. Melalui kegiatan Bimtek ini, para pengelola perpustakaan sekolah di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Barat diharapkan semakin memahami tata kelola perpustakaan sesuai standar yang berlaku. Selain itu, perpustakaan sekolah diharapkan mampu terus mengembangkan potensi sebagai sumber belajar dan pusat kegiatan literasi bagi seluruh warga sekolah. Upaya memajukan perpustakaan sekolah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, tidak hanya pengelola perpustakaan, tetapi juga kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta seluruh warga sekolah. Dengan pengelolaan yang baik dan inovatif, perpustakaan diharapkan semakin mampu mendukung terwujudnya budaya literasi dan pembelajaran sepanjang hayat di lingkungan sekolah. (NT)

Baca Berita Berita Lainnya
Sudin Pusip Jakarta Barat Gelar Apresiasi Lomba Menulis Tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA

Sudin Pusip Jakarta Barat Gelar Apresiasi Lomba Menulis Tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA


Suhaena Selasa, 4 Agustus 2026

Jakarta – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar acara penyerahan apresiasi bagi para pemenang Lomba Menulis Tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA se-Kota Administrasi Jakarta Barat pada Jumat (31/7). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Perpustakaan Jakarta Barat ini merupakan bentuk penghargaan atas kreativitas dan prestasi para pelajar dalam bidang literasi, khususnya menulis. Acara diawali dengan penampilan tari Nandak Jantik dari Forum Anak Kedoya Utara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Dalam sambutannya, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat, Achmad Jazuri, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang yang telah meraih prestasi dalam lomba tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan lomba menulis bertujuan untuk meningkatkan minat baca serta memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. "Lomba menulis menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kemampuan menulis sehingga kelak mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya. Di akhir sambutannya, Achmad Jazuri juga mengajak para pelajar untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan, tempat tumbuhnya budaya membaca, berdiskusi, berkarya, dan berinovasi. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan spesial dari Scholastika Betari Pandan Wangi, salah satu pelajar berbakat dari Jakarta Barat yang mewakili keluarga RUBI (Rumah Baca Inspiratif Kaya Literasi). Dalam kesempatan tersebut, Wangi membawakan dua lagu berjudul Menikmati Hari dan Andai Saja. Penampilannya yang memukau berhasil menghangatkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari para hadirin. Puncak acara diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari tiga kategori lomba, yaitu SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Masing-masing kategori menetapkan lima pemenang, mulai dari Juara Harapan II hingga Juara I. Untuk kategori SD/MI, Juara I memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp2.000.000, sertifikat, dan suvenir. Sementara itu, pada kategori SMP/MTs dan SMA/MA, Juara I menerima hadiah sebesar Rp10.000.000, sertifikat, dan suvenir. Perbedaan nominal hadiah tersebut disesuaikan dengan mekanisme lomba pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA yang dilaksanakan secara beregu dengan anggota dua hingga empat orang. Juara I kategori SD/MI diraih oleh Gracelyn Emily Halim dari SD Notre Dame melalui karya berjudul Lilo Si Anjing dan Mia Si Pembasmi Sampah. Pada kategori SMP/MTs, Juara I diraih oleh tim SMP Negeri 215 Jakarta melalui karya Topeng Bayangan. Adapun Juara I kategori SMA/MA berhasil diraih oleh tim MAN 16 Jakarta melalui karya Glitch. Acara ditutup dengan sesi foto bersama Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat, para kepala sekolah, guru pembimbing, serta seluruh pemenang lomba. Para juara selanjutnya akan mewakili Kota Administrasi Jakarta Barat pada Lomba Menulis Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Diharapkan para perwakilan mampu kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Jakarta Barat di tingkat provinsi.

Baca Berita Berita Lainnya
Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Perpustakaan Jakarta Barat Gelar Rangkaian Kegiatan Literasi

Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Perpustakaan Jakarta Barat Gelar Rangkaian Kegiatan Literasi


Suhaena Selasa, 28 Juli 2026

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Perpustakaan Jakarta Barat menggelar serangkaian kegiatan bertema literasi yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026. Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif diselenggarakan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan berekspresi. Rangkaian kegiatan diawali dengan Dongeng Ceria Hari Anak Nasional yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi Mimpi, Bangun Masa Depan". Kegiatan ini berlangsung di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, pada Sabtu (25/7). Acara digelar bersamaan dengan Kick Off Intervensi Gizi Balita Serentak di Jakarta Barat yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan PT Cimory. Dongeng dibawakan oleh Duta Baca Jakarta Barat, Kak Nia, yang mengisahkan seekor kura-kura menjadi sehat dan kuat berkat mengonsumsi makanan bergizi. Penampilan tersebut disambut antusias oleh anak-anak yang hadir. Suasana semakin meriah ketika peserta diajak naik ke atas panggung untuk berinteraksi dengan boneka kura-kura sebagai properti dongeng, sebelum mengakhiri acara dengan bernyanyi dan menari bersama. Pada kesempatan yang sama, Perpustakaan Jakarta Barat juga memberikan apresiasi kepada 10 pemustaka berupa buku bacaan bertema anak dan remaja. Selain itu, para pengunjung diajak menuliskan harapan mereka untuk anak-anak Jakarta pada papan harapan yang telah disediakan. Anak-anak juga diberikan kesempatan menyampaikan testimoni, cita-cita, dan harapan mereka yang kemudian didokumentasikan dalam bentuk video singkat untuk dipublikasikan melalui media sosial. Masih dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, Perpustakaan Jakarta Barat bekerja sama dengan Forum Anak Kedoya Utara menggelar kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta berusia 6 hingga 17 tahun. Para peserta diajak mengenal berbagai fasilitas perpustakaan melalui tur yang dipandu pustakawan Rizdwan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba mewarnai di ruang layanan anak, penampilan tari, serta pemaparan program kerja Forum Anak Kedoya Utara. Rangkaian kegiatan ditutup pada Minggu (26/7) melalui program MENYALA (Membaca Nyaring untuk Pembaca Pemula) yang berkolaborasi dengan Read Aloud Jakarta Barat. Dalam kegiatan ini, peserta diajak menikmati sesi membaca nyaring buku Buku Kebun Oeli dan Rumah Kesayangan Wumi. Acara kemudian diakhiri dengan kegiatan bookish play berupa membuat origami dan mewarnai. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Perpustakaan Jakarta Barat berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi sebuah perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap tumbuh kembang anak. Semangat Hari Anak Nasional 2026 diharapkan mampu mendorong orang tua, keluarga, dan masyarakat untuk terus menyayangi, melindungi, serta mendukung anak-anak dalam meraih mimpi dan cita-citanya, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional, "Sayang Anak, Lindungi dan Gapai Masa Depan."(NT)

Baca Berita Berita Lainnya
Kader PKK Jakarta Barat Pelajari Pengelolaan Perpustakaan Taman Bacaan Masyarakat

Kader PKK Jakarta Barat Pelajari Pengelolaan Perpustakaan Taman Bacaan Masyarakat


Suhaena Rabu, 22 Juli 2026

Jakarta, Senin (20/7/2026) – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Pertemuan Rutin (Pertin) Pokja II yang membidangi pendidikan dan keterampilan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Lantai 2 Blok A, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat ini diikuti sekitar 75 kader PKK dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, serta perwakilan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Selain agenda pertemuan rutin, kegiatan ini juga menghadirkan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai narasumber untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan Perpustakaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Mewakili Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, pustakawan ahli muda Norma Tridiana menyampaikan materi mengenai pengelolaan perpustakaan secara sederhana dan aplikatif. Dalam paparannya, Norma menjelaskan bahwa pengelolaan perpustakaan TBM mencakup beberapa tahapan, mulai dari pengadaan koleksi, pendataan, penataan koleksi, pelayanan kepada pemustaka, penyelenggaraan program literasi, perawatan koleksi, pelaporan, hingga promosi perpustakaan. Melalui pelatihan ini, para kader PKK diharapkan mampu menerapkan pengelolaan perpustakaan secara sederhana di TBM, pojok baca, maupun perpustakaan yang berada di lingkungan masing-masing. Pada sesi berikutnya, peserta diperkenalkan dengan proses pendataan dan klasifikasi koleksi menggunakan sistem Dewey Decimal Classification (DDC). Materi tersebut dinilai cukup menantang karena sebagian besar peserta belum memiliki pengalaman dalam pengelolaan perpustakaan. Sebagai alternatif, narasumber juga memperkenalkan metode klasifikasi yang lebih sederhana, yaitu pengelompokan koleksi berdasarkan subjek umum dan penandaan menggunakan kategori warna. Pendekatan ini diharapkan dapat memudahkan pengelolaan koleksi di TBM dengan sumber daya yang terbatas. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Beragam pertanyaan tersebut menunjukkan tingginya minat kader PKK untuk memahami pengelolaan perpustakaan yang baik dan dapat diterapkan di wilayah masing-masing. Sebagai penutup sesi materi, narasumber mengadakan kuis interaktif dengan hadiah buku bagi lima peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Sebelum penyampaian materi, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga, dan Kependudukan (PMKK) Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Barat, Sandra, menyampaikan pentingnya peran aktif kader PKK dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui pengembangan Taman Bacaan Masyarakat. Menurutnya, keberadaan TBM dapat menjadi sarana yang efektif untuk menumbuhkan budaya membaca dan literasi di lingkungan warga. Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang II TP PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, Sri Mulyati, memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada perwakilan PKK Jakarta Barat yang berhasil meraih prestasi sebagai pemenang lomba vlog PKK tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kader PKK di seluruh wilayah Jakarta Barat untuk terus berinovasi dan berkarya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pengurus TP PKK, dan seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan serta komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pengembangan literasi di masyarakat. (NT)

Baca Berita Berita Lainnya

Bilik Perpus Podcast: Bincang Perpustakaan antara Gen Milenial vs Gen Z


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat kembali menghadirkan inovasi literasi melalui program podcast bertema “Bincang Perpustakaan antar Generasi: Gen Milenial vs Gen Z”. Program ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pengalaman lintas generasi dalam melihat peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Podcast ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yang telah lama berkecimpung dalam dunia literasi dan dongeng, yaitu Kak Palupi Mutiasih dan Kak Tuti Setiawaty. Kak Palupi Mutiasih dikenal sebagai pegiat literasi yang aktif mengembangkan budaya baca melalui kegiatan mendongeng. Ia merupakan Co-Founder Fun Garden of Literacy (FGL), sebuah komunitas yang berfokus pada penguatan literasi anak melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Selain itu, beliau juga berprofesi sebagai dosen, kerap dipercaya menjadi juri dalam berbagai lomba di bidang literasi, serta produktif menulis buku dan lagu anak yang menghadirkan pesan pembelajaran dan penguatan karakter. Sementara itu, Kak Tuti Setiawaty merupakan pendongeng sekaligus guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang aktif dalam berbagai komunitas penggiat literasi. Melalui pengalaman mengajarnya, ia konsisten mendorong minat baca dan keterampilan bercerita pada peserta didik serta terlibat aktif dalam berbagai komunitas yang dapat meningkatkan literasi di masyarakat. Kehadiran keduanya dalam podcast ini menjadi istimewa karena mereka mewakili dua generasi yang berbeda. Perbedaan latar belakang pengalaman dan perjalanan literasi tersebut menghadirkan beragam pandangan mengenai peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Dialog yang terbangun pun menjadi lebih dinamis, reflektif, dan kaya perspektif, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih luas tentang bagaimana perpustakaan dimaknai oleh tiap generasi.   Perpustakaan dalam Lintasan Generasi Dalam diskusi tersebut, para narasumber berbagi cerita tentang pengalaman mereka berinteraksi dengan perpustakaan sejak masa sekolah hingga saat ini. Mereka juga membahas bagaimana perubahan zaman, teknologi, serta kebiasaan membaca memengaruhi cara generasi berbeda memanfaatkan perpustakaan. Tidak hanya membahas nostalgia, podcast ini juga menyoroti pentingnya perpustakaan sebagai ruang literasi yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Perpustakaan kini tidak hanya menyediakan koleksi bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai program kreatif yang terbuka bagi masyarakat. Ruang Diskusi Literasi di Era Digital Podcast ini dipublikasikan melalui kanal resmi YouTube Perpustakaan Jakarta Barat sebagai bentuk pemanfaatan media digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Melalui platform ini, perpustakaan berharap dapat menghadirkan konten literasi yang relevan, inspiratif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perpustakaan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Dengan menghadirkan dialog lintas generasi, Perpustakaan Jakarta Barat berupaya memperkuat perannya sebagai ruang belajar, ruang berbagi cerita, sekaligus ruang tumbuh bagi seluruh lapisan masyarakat.   Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya
Bilik Perpus Podcast: Bincang Perpustakaan antara Gen Milenial vs Gen Z

Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi Melalui Program KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi)


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan program wisata literasi bertajuk KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi) sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak sejak dini. Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif yang menyenangkan, sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan inspiratif bagi masyarakat. KECAPI menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal dunia literasi melalui berbagai aktivitas interaktif. Tidak hanya sekadar membaca, peserta diajak untuk memahami bahwa literasi dapat dikembangkan melalui pengalaman yang menyenangkan dan penuh eksplorasi. KECAPI dapat diikuti oleh siswa jenjang TK/PAUD, SD, SMP dan SMA di Jakarta Barat.    Mengenal Perpustakaan dengan Cara yang Seru Kegiatan diawali dengan pengenalan layanan dan fasilitas Perpustakaan Jakarta Barat. Anak-anak diajak untuk mengenal koleksi buku, ruang baca, serta layanan yang ada di Perpustakaan Jakarta Barat. Salah satu koleksi spesial yang dimiliki Perpustakaan Jakarta Barat adalah buku pop up dan koleksi braille (buku untuk tuna netra). Melalui sesi ini, anak-anak diharapkan semakin dekat dengan perpustakaan dan menjadikannya sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan ramah untuk disabilitas.  Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah sesi read aloud dan mendongeng. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, peserta mendengarkan cerita yang dibacakan dengan ekspresif, kemudian diajak berdiskusi ringan tentang pesan moral dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan menyimak, tetapi juga membangun imajinasi dan keberanian anak untuk berpendapat.   Kreasi dan Eksplorasi Literasi Sesuai dengan namanya, KECAPI juga menghadirkan berbagai kegiatan kreatif seperti mewarnai bersama, membuat jurnal membaca, serta aktivitas kreasi lainnya yang mendorong anak mengekspresikan pemahamannya terhadap buku yang telah dibaca. Kegiatan ini membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus sekaligus memperkuat daya ingat terhadap isi bacaan. Pada sesi eksplorasi literasi, peserta diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca buku koleksi Perpustakaan Jakarta Barat secara mandiri. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak belajar menemukan buku sesuai minatnya, sehingga kegiatan membaca terasa lebih personal dan menyenangkan.   Perpustakaan sebagai Ruang Tumbuh Literasi Melalui program KECAPI, Perpustakaan Jakarta Barat menegaskan perannya sebagai pusat pembelajaran yang adaptif di tengah perkembangan zaman. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga ruang tumbuh yang mendorong kreativitas, eksplorasi, dan kecakapan berliterasi sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat budaya baca di masyarakat, sekaligus menciptakan pengalaman literasi yang berkesan bagi setiap peserta yang berkunjung.Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya
Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi Melalui Program KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi)
Belum Ada Postingan

Tetap terhubung untuk mendapatkan postingan terbaru dari kami.