Beranda Sudin Pusip Jakarta Barat
Puasa 2026
Imlek 2026
Hari Pers Nasional
Hari Kanker Sedunia
Hari Gizi Nasional
Isra Mi'raj
Tahun Baru 2026
Perayaan 100k Jumlah Download Jaklitera Android
Pengumuman Update Data SIAPJAK
Layanan Kearsipan Depot Arsip Jakarta Barat
Layanan Kearsipan Depot Arsip Jakarta Barat

Jl. Daan Mogot No. 22, Jakarta Barat

Senin - Jumat: 08.00 - 17.00 WIB

Agenda Literasi

Temukan beragam agenda kegiatan literasi dan kearsipan yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya baca dan pengelolaan informasi yang baik.


Jadwal Agenda Literasi -
Semua Agenda
Semua Agenda
Belum Ada Pengumuman

Pengumuman akan ditampilkan di sini jika tersedia.

Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi Melalui Program BERITA (Belajar Islam Melalui Cerita)


Suhaena Kamis, 12 Maret 2026

Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan program literasi BERITA (Belajar Islam Melalui Cerita) sebagai upaya menyediakan kegiatan edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak selama bulan Ramadan. BERITA dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026 di Ruang Layanan Anak Perpustakaan Jakarta Barat dan diikuti oleh siswa/i dari SDN Duri Kepa 16 Pagi. Program ini dikemas dalam bentuk menonton film edukatif yang menampilkan berbagai cerita dengan penyampaian yang ringan, menarik, dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat belajar nilai-nilai Islam dengan cara yang menyenangkan. BERITA menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal cerita melalui media visual yang interaktif. Anak-anak diajak memahami isi cerita dari tayangan film dan mengikuti diskusi ringan untuk menanggapi cerita.                                                         Kegiatan utama dalam program BERITA adalah sesi menonton film edukatif bersama. Anak-anak menyaksikan tayangan film yang telah dipilih sesuai dengan usia mereka sehingga alur cerita dapat diikuti dengan mudah. Melalui tayangan film, anak-anak dapat mengikuti cerita yang disajikan melalui gambar, suara, dan dialog yang menarik. Selain itu, tayangan film juga menampilkan cerita yang mengandung nilai-nilai Islami secara visual. Dengan cara ini, anak-anak dapat mengenal ajaran Islam, kebiasaan baik, serta pesan moral melalui cerita yang disajikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Selain menonton film, anak-anak juga mengikuti diskusi ringan mengenai cerita yang ditayangkan. Mereka dapat menceritakan kesan dan pesan dari film yang mereka saksikan. Untuk menambah semangat, setiap anak yang berpartisipasi dalam diskusi mendapatkan penghargaan atau hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan mereka.   Menumbuhkan Literasi melalui Film Melalui program BERITA, Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan kegiatan yang mengajak anak-anak mengenal cerita dan nilai-nilai Islami melalui tayangan film edukatif. Perpustakaan tidak hanya dikenal sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai tempat bagi anak-anak untuk menikmati cerita serta belajar dari berbagai kisah yang ditampilkan Program BERITA diharapkan dapat memberikan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi anak-anak setiap kali mereka berkunjung ke perpustakaan.   Penulis: Almayra Malika Muis, Sahira Putri Rahman, Widya Putri Rahman Editor: Norma Tridiana

Baca Berita Berita Lainnya

“IMSAK ‘Inspirasi Masakan Ramadan’ Ajak Anak Berkreasi Membuat Cookies di Perpustakaan Jakarta Barat.”


Suhaena Kamis, 12 Maret 2026

Puluhan anak tampak antusias mengikuti program literasi IMSAK “Inspirasi Masakan Ramadan” yang digelar di Aula Perpustakaan Jakarta Barat pada Rabu (11/3/2026). Program ini diikuti oleh sekitar 20 peserta anak dengan rentang usia 9-12 tahun dari masyarakat umum yang tertarik mempelajari cara membuat hidangan sederhana yang identik dengan sajian Ramadan dan persiapan hampers menjelang Hari Raya. IMSAK hadir sebagai ruang belajar kreatif yang mengajak anak-anak mengenal aktivitas memasak secara menyenangkan sekaligus memperkenalkan keterampilan praktis yang berpotensi menjadi peluang wirausaha sejak dini. Program dimulai pada pukul 10.30 WIB dengan dipandu oleh Kak Norma dan Kak Arsita sebagai fasilitator. Kukis coklat dibuat dengan menggunakan 3 bahan sederhana yang terdiri dari coklat batang, kukis kering dan hiasan kue (sprinkles). Anak-anak diajak mengikuti setiap tahapan pembuatan kukis coklat secara langsung, mulai dari proses menyiapkan dan mencampurkan bahan, hingga menghias cookies sesuai dengan kreasi masing-masing. Setelah kukis selesai dibuat, anak-anak menata hasilnya ke dalam toples dan ditutup dengan menghias toples tersebut menggunakan pita-pita agar tampak lebih menarik dan rapi. Selain praktek memasak, anak-anak juga diperkenalkan bahwa olahan makanan sederhana seperti kukis dapat memiliki nilai tambah apabila dikemas dengan menarik. Dari sini anak-anak mulai memahami bahwa kreativitas dalam membuat kue juga dapat berkembang menjadi ide usaha kecil yang mudah dilakukan dengan biaya yang relatif terjangkau. Antusiasme anak-anak juga terlihat dari berbagai tanggapan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Aira (8), mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini karena dapat belajar hal baru.  “Seru banget, aku jadi tahu cara bikin cookies. Nanti mau coba bikin lagi di rumah sama mama,” katanya.  Melalui program IMSAK “Inspirasi Masakan Ramadhan”, Perpustakaan Jakarta Barat terus menghadirkan berbagai aktivitas literasi inklusif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perpustakaan berkembang sebagai ruang eksplorasi pengetahuan dan kreativitas bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkarya sekaligus membuka wawasan anak-anak mengenai peluang usaha sederhana yang dapat dimulai dari ide-ide kreatif di sekitar mereka.Penulis: Almayra Malika Muis, Sahira Putri Rahman, Widya Putri Rahman Editor: Norma Tridiana  

Baca Berita Berita Lainnya

Puluhan Anak “Berkelana” di Perpustakaan Jakarta Barat Melalui Buku Digital Ramah Ana


Suhaena Jumat, 6 Maret 2026

Puluhan anak tampak antusias mengikuti kegiatan literasi bertajuk “Berkelana Bersama Buku Digital Ramah Anak” yang digelar di Perpustakaan Jakarta Barat pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fun Garden of Literacy (FGL) dan Let’s Read, sebuah platform buku digital ramah anak. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 80 anak dari wilayah Jakarta. Sebanyak 60 peserta mendaftar melalui admin Let’s Read, sementara 20 lainnya merupakan pemustaka yang sedang berkunjung ke Perpustakaan Jakarta Barat. Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan menghadirkan para narasumber dari komunitas FGL, yakni Palupi, Ucih, Tuti, dan Tia. Mereka mengajak anak-anak untuk bermain, berimajinasi, serta mengeksplorasi literasi melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Dalam sesi kegiatan, Kak Palupi mengajak anak-anak bernyanyi dan membaca buku bersama, sekaligus mendorong kedekatan antara orang tua dan anak melalui kegiatan menjelajah buku. Sementara itu, Kak Fatiha dan Kak Ucih membimbing anak-anak membuat karya kreatif melalui kegiatan bookish play, yaitu mengembangkan cerita dari buku yang telah dibaca menjadi aktivitas kreatif yang menyenangkan. Di sisi lain, Kak Via dan Kak Tuti mengajak peserta mengekspresikan imajinasi mereka melalui kegiatan bermain dan menggambar yang terinspirasi dari cerita yang dibacakan. Program Berkelana Bersama Buku Digital Ramah Anak merupakan inisiatif yang dicetuskan oleh komunitas FGL bersama Let’s Read untuk memperkenalkan platform buku digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Melalui aplikasi ini, tersedia ribuan buku cerita anak bergambar yang dapat dibaca sesuai dengan tingkat usia pembaca. Buku-buku digital dalam aplikasi Let’s Read menghadirkan beragam cerita edukatif yang dikemas dalam berbagai pilihan bahasa, termasuk bahasa daerah. Seluruh buku dapat diunduh secara gratis sehingga mudah diakses oleh anak-anak, orang tua, maupun pendidik. Platform Let’s Read sendiri dikembangkan oleh The Asia Foundation dengan tujuan menumbuhkan budaya membaca serta meningkatkan literasi anak-anak di kawasan Asia, khususnya di Indonesia. Ketua komunitas FGL sekaligus penanggung jawab kegiatan, Kak Palupi, menyampaikan bahwa kegiatan serupa direncanakan kembali pada September 2026 di Perpustakaan Jakarta Barat. “Pada kegiatan berikutnya, kami juga akan mengadakan sesi evaluasi serta berbagi pengalaman dalam menggunakan buku digital Let’s Read,” ujarnya. Kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif karena tidak hanya meningkatkan minat baca anak-anak, tetapi juga mendorong keterlibatan keluarga dalam kegiatan literasi. Selain itu, acara ini turut memperkenalkan Perpustakaan Jakarta Barat kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum pernah berkunjung sebelumnya. [NT]

Baca Berita Berita Lainnya

Bilik Perpus Podcast: Bincang Perpustakaan antara Gen Milenial vs Gen Z


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat kembali menghadirkan inovasi literasi melalui program podcast bertema “Bincang Perpustakaan antar Generasi: Gen Milenial vs Gen Z”. Program ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pengalaman lintas generasi dalam melihat peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Podcast ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yang telah lama berkecimpung dalam dunia literasi dan dongeng, yaitu Kak Palupi Mutiasih dan Kak Tuti Setiawaty. Kak Palupi Mutiasih dikenal sebagai pegiat literasi yang aktif mengembangkan budaya baca melalui kegiatan mendongeng. Ia merupakan Co-Founder Fun Garden of Literacy (FGL), sebuah komunitas yang berfokus pada penguatan literasi anak melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Selain itu, beliau juga berprofesi sebagai dosen, kerap dipercaya menjadi juri dalam berbagai lomba di bidang literasi, serta produktif menulis buku dan lagu anak yang menghadirkan pesan pembelajaran dan penguatan karakter. Sementara itu, Kak Tuti Setiawaty merupakan pendongeng sekaligus guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang aktif dalam berbagai komunitas penggiat literasi. Melalui pengalaman mengajarnya, ia konsisten mendorong minat baca dan keterampilan bercerita pada peserta didik serta terlibat aktif dalam berbagai komunitas yang dapat meningkatkan literasi di masyarakat. Kehadiran keduanya dalam podcast ini menjadi istimewa karena mereka mewakili dua generasi yang berbeda. Perbedaan latar belakang pengalaman dan perjalanan literasi tersebut menghadirkan beragam pandangan mengenai peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Dialog yang terbangun pun menjadi lebih dinamis, reflektif, dan kaya perspektif, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih luas tentang bagaimana perpustakaan dimaknai oleh tiap generasi.   Perpustakaan dalam Lintasan Generasi Dalam diskusi tersebut, para narasumber berbagi cerita tentang pengalaman mereka berinteraksi dengan perpustakaan sejak masa sekolah hingga saat ini. Mereka juga membahas bagaimana perubahan zaman, teknologi, serta kebiasaan membaca memengaruhi cara generasi berbeda memanfaatkan perpustakaan. Tidak hanya membahas nostalgia, podcast ini juga menyoroti pentingnya perpustakaan sebagai ruang literasi yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Perpustakaan kini tidak hanya menyediakan koleksi bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai program kreatif yang terbuka bagi masyarakat. Ruang Diskusi Literasi di Era Digital Podcast ini dipublikasikan melalui kanal resmi YouTube Perpustakaan Jakarta Barat sebagai bentuk pemanfaatan media digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Melalui platform ini, perpustakaan berharap dapat menghadirkan konten literasi yang relevan, inspiratif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perpustakaan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Dengan menghadirkan dialog lintas generasi, Perpustakaan Jakarta Barat berupaya memperkuat perannya sebagai ruang belajar, ruang berbagi cerita, sekaligus ruang tumbuh bagi seluruh lapisan masyarakat.   Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya

Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi Melalui Program KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi)


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan program wisata literasi bertajuk KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi) sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak sejak dini. Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif yang menyenangkan, sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan inspiratif bagi masyarakat. KECAPI menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal dunia literasi melalui berbagai aktivitas interaktif. Tidak hanya sekadar membaca, peserta diajak untuk memahami bahwa literasi dapat dikembangkan melalui pengalaman yang menyenangkan dan penuh eksplorasi. KECAPI dapat diikuti oleh siswa jenjang TK/PAUD, SD, SMP dan SMA di Jakarta Barat.    Mengenal Perpustakaan dengan Cara yang Seru Kegiatan diawali dengan pengenalan layanan dan fasilitas Perpustakaan Jakarta Barat. Anak-anak diajak untuk mengenal koleksi buku, ruang baca, serta layanan yang ada di Perpustakaan Jakarta Barat. Salah satu koleksi spesial yang dimiliki Perpustakaan Jakarta Barat adalah buku pop up dan koleksi braille (buku untuk tuna netra). Melalui sesi ini, anak-anak diharapkan semakin dekat dengan perpustakaan dan menjadikannya sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan ramah untuk disabilitas.  Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah sesi read aloud dan mendongeng. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, peserta mendengarkan cerita yang dibacakan dengan ekspresif, kemudian diajak berdiskusi ringan tentang pesan moral dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan menyimak, tetapi juga membangun imajinasi dan keberanian anak untuk berpendapat.   Kreasi dan Eksplorasi Literasi Sesuai dengan namanya, KECAPI juga menghadirkan berbagai kegiatan kreatif seperti mewarnai bersama, membuat jurnal membaca, serta aktivitas kreasi lainnya yang mendorong anak mengekspresikan pemahamannya terhadap buku yang telah dibaca. Kegiatan ini membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus sekaligus memperkuat daya ingat terhadap isi bacaan. Pada sesi eksplorasi literasi, peserta diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca buku koleksi Perpustakaan Jakarta Barat secara mandiri. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak belajar menemukan buku sesuai minatnya, sehingga kegiatan membaca terasa lebih personal dan menyenangkan.   Perpustakaan sebagai Ruang Tumbuh Literasi Melalui program KECAPI, Perpustakaan Jakarta Barat menegaskan perannya sebagai pusat pembelajaran yang adaptif di tengah perkembangan zaman. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga ruang tumbuh yang mendorong kreativitas, eksplorasi, dan kecakapan berliterasi sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat budaya baca di masyarakat, sekaligus menciptakan pengalaman literasi yang berkesan bagi setiap peserta yang berkunjung.Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya
Belum Ada Postingan

Tetap terhubung untuk mendapatkan postingan terbaru dari kami.