Beranda DISPUSIP DKI Jakarta
Turut Berduka Cita Kereta Api
Hari PMI
Hari Pendidikan Nasional
Hari Buruh
Hari Puisi Nasional
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Perintis Kemerdekaan No.1, Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13260

Senin - Jumat: 08.00 - 16.00 WIB

Agenda Literasi

Temukan beragam agenda kegiatan literasi dan kearsipan yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya baca dan pengelolaan informasi yang baik.


Jadwal Agenda Literasi -
Semua Agenda
Semua Agenda

PENGUMUMAN AKHIR PENERIMAAN TENAGA AHLI PENELUSURAN ARSIP DAN PENGOLAHAN ARSIP MENJADI INFORMASI


Fitri Juni Astuti Senin, 27 April 2026

Sehubungan dengan proses rekrutmen Tenaga Ahli untuk kegiatan Penelusuran Arsip dan Pengolahan Arsip Menjadi Informasi, dan telah dilaksanakannya seleksi wawancara pada Jum’at, 24 April 2026, berikut ini disampaikan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi sebagai berikut: 1.     Agil Kurniadi 2.     Ausaf Ali Atiyyah 3.     Faaqih Irfan Djaelani 4.     Mariana Herlinda 5.     Muhammad Fijar Lazuardi 6.     Rahadian Rundjan   Berkenaan dengan hal tersebut, kami mengundang Saudara untuk hadir pada: Hari/tanggal  : Senin, 27 April 2025 Waktu           : 14.00 s.d. selesai Tempat         : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Povinsi DKI Jakarta   Jalan Perintis Kemerdekaan, Nomor 1, Pulogadung, Jakarta Timur   Ketentuan: 1.     Peserta hadir tepat waktu dan berpakaian formal. 2.     Seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya dan hasil keputusan penerimaan bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat.   Adapun pengumuman lebih lengkap dapat diakses pada dokumen terlampir. 

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN TENAGA AHLI PENELUSURAN, PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN ARSIP MENJADI INFORMASI


Fitri Juni Astuti Jumat, 24 April 2026

Sehubungan dengan proses rekrutmen Tenaga Ahli Penelusuran Arsip dan Tenaga Ahli Pengolahan Arsip menjadi informasi, berikut ini disampaikan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi: Agil Kurniadi Ausaf Ali Atiyyah Faaqih Irfan Djaelani Mariana Herlinda M. Fijar Lazuardi M. Gilang Rahadian Rundjan Untuk selanjutnya nama-nama yang lolos Seleksi Administrasi agar menghadiri tahapan Seleksi Wawancara yang akan dilaksanakan pada: Tanggal: 24 April 2026 Waktu: 10.00 WIB - Selesai  Lokasi: Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Provinsi DKI Jakarta. Diharapkan hadir tepat waktu serta membawa perlengkapan yang diperlukan sesuai pada lampiran pengumuman resmi di bawah ini.  Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

REKRUTMEN TENAGA AHLI PENELUSURAN ARSIP DAN TENAGA AHLI PENGOLAHAN ARSIP MENJADI INFORMASI


Fitri Juni Astuti Kamis, 23 April 2026

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membuka kesempatan bagi anda yang memiliki latar belakang di bidang Sejarah dan/atau memiliki pengalaman dalam penelitian kesejarahan, penelitian sosial, dan penulisan untuk bergabung sebagai Tenaga Ahli dalam kegiatan Penelusuran Arsip dan Pengolahan Arsip menjadi Informasi.Adapun posisi yang dibutuhkan pada masing-masing kegiatan adalah: 1. Peneliti (1 orang) dengan kualifikasi min. S2 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 2 tahun untuk Kegiatan Penelusuran Arsip2. Penulis (1 orang) dengan kualifikasi min. S2 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 2 tahun untuk Kegiatan Penelusuran Arsip 3. Editor (1 orang) dengan kualifikasi min. S1 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 3 tahun untk kegiatan Penelusuran Arsip 4.  Peneliti (1 orang) dengan kualifikasi min. S2 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 2 tahun untuk Kegiatan Pengolahan Arsip Menjadi Informasi5. Penulis (1 orang) dengan kualifikasi min. S2 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 2 tahun untuk Kegiatan Pengolahan Arsip Menjadi Informasi6. Editor (1 orang) dengan kualifikasi min. S1 dan pengalaman pada bidang yang relevan minimal 3 tahun untk kegiatan Pengolahan Arsip Menjadi Informasi Untuk informasi lebih lanjut terkait persyaratan, kualifikasi, dan tata cara rekrutmen, dapat diakses pada dokumen yang terlampir di bawah.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

Hangat dan Edukatif, Dongeng Ceria Sambut Peresmian Kantor Lurah Senen


Noor Muchyadi Rabu, 6 Mei 2026

Hangat dan Edukatif, Dongeng Ceria Sambut Peresmian Kantor Lurah Senen Kegiatan peresmian Kantor Lurah Senen berlangsung meriah dan penuh makna melalui penyelenggaraan aktivitas literasi bertajuk “Dongeng Ceria dan Inspiratif” yang menjadi bagian dari rangkaian peresmian. Acara ini dilaksanakan pada Senin (4/5) pukul 08.30 WIB di RPTRA Planet Senen melalui sinergi bersama Sudin Pusip Jakarta Pusat yang melibatkan tim Perpustakaan menjadi bagian dari dongeng serta aktivitas literasi.Kegiatan dongeng menjadi salah satu daya tarik utama yang mampu menghadirkan suasana hangat, edukatif, sekaligus menghibur bagi anak-anak yang hadir. Melalui cerita-cerita inspiratif yang disampaikan dengan penuh ekspresi dan interaksi, anak-anak diajak untuk mengenal nilai-nilai kebaikan, kejujuran, keberanian, serta pentingnya menjaga semangat belajar sejak dini. Pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan membuat anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam alur cerita.Selain sesi dongeng, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas literasi yang bertujuan menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak. Anak-anak diberikan kesempatan untuk membaca buku pilihan, berdiskusi ringan, hingga mewarnai goodiebag sebagai bagian dari penumbuhan kreativitas anak-anak. Kehadiran tim perpustakaan semakin memperkaya kegiatan melalui penyediaan bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan usia anak.Selain peresmian kantor Lurah Senen, momentum peringatan Hari Anak Sedunia dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya memberikan ruang yang aman, nyaman, dan edukatif bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Peresmian Kantor Lurah Senen juga tidak hanya menjadi simbol peningkatan pelayanan publik, tetapi juga komitmen dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui literasi.Dengan terselenggaranya kegiatan “Dongeng Ceria dan Inspiratif” ini, diharapkan dapat menanamkan kecintaan terhadap membaca serta membangun karakter positif pada anak-anak di wilayah Senen. Kegiatan ini juga menjadi contoh sinergi antara pemerintah, perpustakaan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mendukung budaya literasi.

Baca Berita Berita Lainnya

Perpustakaan Jakarta Pusat Gelar Ketupat Betawi untuk Peringati Hari Buku Sedunia


Noor Muchyadi Rabu, 6 Mei 2026

Perpustakaan Jakarta Pusat Gelar Ketupat Betawi untuk Peringati Hari Buku Sedunia   Dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan “Ketupat Betawi (Ketemu Pemustaka dengan Tim Wisata Literasi)” bersama KB Negeri 23 Kebon Melati. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam menumbuhkan minat baca dan memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang edukatif yang ramah anak sejak usia dini.   Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Wahyu Prabowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menumbuhkan minat baca serta membangun kedekatan anak dengan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Kehadiran beliau sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda.   Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pengenalan perpustakaan dan tur literasi yang dipandu oleh tim wisata literasi. Anak-anak diajak berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas, layanan, serta koleksi buku yang tersedia di ruang anak lantai 2. Suasana semakin hidup saat memasuki sesi membaca buku bersama, di mana anak-anak dengan penuh semangat menyimak cerita dan berinteraksi dengan pendamping kegiatan. Kegiatan semakin semarak dengan beragam aktivitas literasi yang disuguhkan setelah sesi membaca bersama, yang dirancang secara interaktif dan menyenangkan untuk memperkuat pemahaman anak terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan kreativitas dan daya imajinasi mereka.   Tidak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan pemutaran film edukasi yang sarat pesan moral dan pengetahuan. Tayangan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperkaya wawasan anak-anak melalui media visual yang menarik.   Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak dari KB Negeri 23 Kebon Melati menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh keceriaan, rasa ingin tahu, dan partisipasi aktif dari awal hingga akhir kegiatan.   Melalui kegiatan “Ketupat Betawi” ini, diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemustaka dan perpustakaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan budaya membaca sejak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Perpustakaan Jakarta Pusat dalam menghadirkan layanan literasi yang inklusif, edukatif, dan menyenangkan bagi masyarakat.

Baca Berita Berita Lainnya

RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN INDEKS PEMBANGUNAN LITERASI MASYARAKAT (IPLM) PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2025


Administrator Selasa, 21 April 2026

Provinsi DKI Jakarta mencatat nilai IPLM sebesar 95,03 pada tahun 2025, meningkat dari 94,16 pada tahun 2024. Capaian ini menunjukkan kategori sangat tinggi dan mencerminkan keberhasilan pembangunan literasi masyarakat yang didukung oleh layanan perpustakaan, koleksi, tenaga, kunjungan, keterlibatan masyarakat, dan keanggotaan. Wilayah dengan nilai tertinggi adalah Kota Jakarta Timur (99,21), sedangkan wilayah yang memerlukan perhatian khusus adalah Kabupaten Kepulauan Seribu (89,79).  Capaian UPLM Provinsi No Unsur Pembangunan Literasi Masyarakat Nilai 1 Pemerataan Layanan Perpustakaan (UPLM 1) 0,0051 2 Ketercukupan Koleksi (UPLM 2) 1,2048 3 Ketercukupan Tenaga Perpustakaan (UPLM 3) 0,0077 4 Tingkat Kunjungan Masyarakat/Hari (UPLM 4) 0,4035 5 Perpustakaan Ber-SNP (UPLM 5) 3,7217 6 Keterlibatan Masyarakat (UPLM 6) 0,4190 7 Anggota Perpustakaan (UPLM 7) 0,8904 Perbandingan Nilai IPLM Kabupaten/Kota Wilayah Nilai IPLM Provinsi DKI Jakarta 95,03 Jakarta Pusat 95,12 Jakarta Utara 95,22 Jakarta Barat 95,03 Jakarta Selatan 95,81 Jakarta Timur 99,21 Kepulauan Seribu 89,79   Secara umum, indikator UPLM 4, 5, 6, dan 7 menunjukkan performa yang baik dan melampaui standar minimal. Namun demikian, indikator ketercukupan koleksi dan pemerataan layanan masih memerlukan penguatan pada beberapa wilayah. Fokus kebijakan diarahkan pada peningkatan koleksi berbasis kebutuhan masyarakat, perluasan titik layanan, serta akselerasi pembinaan perpustakaan sesuai SNP. Rekomendasi strategis berdasarkan hasil kajian IPLM Provinsi DKI Jakarta tahun 2025 meliputi penguatan koleksi perpustakaan berbasis segmentasi wilayah dan kelompok usia, perluasan layanan perpustakaan digital dan layanan keliling, peningkatan pembinaan perpustakaan menuju standar SNP, serta penguatan program keanggotaan dan engagement masyarakat.

Baca Berita Berita Lainnya

Bilik Perpus Podcast: Bincang Perpustakaan antara Gen Milenial vs Gen Z


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat kembali menghadirkan inovasi literasi melalui program podcast bertema “Bincang Perpustakaan antar Generasi: Gen Milenial vs Gen Z”. Program ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pengalaman lintas generasi dalam melihat peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Podcast ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yang telah lama berkecimpung dalam dunia literasi dan dongeng, yaitu Kak Palupi Mutiasih dan Kak Tuti Setiawaty. Kak Palupi Mutiasih dikenal sebagai pegiat literasi yang aktif mengembangkan budaya baca melalui kegiatan mendongeng. Ia merupakan Co-Founder Fun Garden of Literacy (FGL), sebuah komunitas yang berfokus pada penguatan literasi anak melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Selain itu, beliau juga berprofesi sebagai dosen, kerap dipercaya menjadi juri dalam berbagai lomba di bidang literasi, serta produktif menulis buku dan lagu anak yang menghadirkan pesan pembelajaran dan penguatan karakter. Sementara itu, Kak Tuti Setiawaty merupakan pendongeng sekaligus guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang aktif dalam berbagai komunitas penggiat literasi. Melalui pengalaman mengajarnya, ia konsisten mendorong minat baca dan keterampilan bercerita pada peserta didik serta terlibat aktif dalam berbagai komunitas yang dapat meningkatkan literasi di masyarakat. Kehadiran keduanya dalam podcast ini menjadi istimewa karena mereka mewakili dua generasi yang berbeda. Perbedaan latar belakang pengalaman dan perjalanan literasi tersebut menghadirkan beragam pandangan mengenai peran dan perkembangan perpustakaan dari masa ke masa. Dialog yang terbangun pun menjadi lebih dinamis, reflektif, dan kaya perspektif, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih luas tentang bagaimana perpustakaan dimaknai oleh tiap generasi.   Perpustakaan dalam Lintasan Generasi Dalam diskusi tersebut, para narasumber berbagi cerita tentang pengalaman mereka berinteraksi dengan perpustakaan sejak masa sekolah hingga saat ini. Mereka juga membahas bagaimana perubahan zaman, teknologi, serta kebiasaan membaca memengaruhi cara generasi berbeda memanfaatkan perpustakaan. Tidak hanya membahas nostalgia, podcast ini juga menyoroti pentingnya perpustakaan sebagai ruang literasi yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Perpustakaan kini tidak hanya menyediakan koleksi bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai program kreatif yang terbuka bagi masyarakat. Ruang Diskusi Literasi di Era Digital Podcast ini dipublikasikan melalui kanal resmi YouTube Perpustakaan Jakarta Barat sebagai bentuk pemanfaatan media digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Melalui platform ini, perpustakaan berharap dapat menghadirkan konten literasi yang relevan, inspiratif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perpustakaan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Dengan menghadirkan dialog lintas generasi, Perpustakaan Jakarta Barat berupaya memperkuat perannya sebagai ruang belajar, ruang berbagi cerita, sekaligus ruang tumbuh bagi seluruh lapisan masyarakat.   Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya

Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi Melalui Program KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi)


Suhaena Selasa, 24 Februari 2026

Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan program wisata literasi bertajuk KECAPI (Kreasi, Eksplorasi, dan Cakap Berliterasi) sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak sejak dini. Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif yang menyenangkan, sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan inspiratif bagi masyarakat. KECAPI menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal dunia literasi melalui berbagai aktivitas interaktif. Tidak hanya sekadar membaca, peserta diajak untuk memahami bahwa literasi dapat dikembangkan melalui pengalaman yang menyenangkan dan penuh eksplorasi. KECAPI dapat diikuti oleh siswa jenjang TK/PAUD, SD, SMP dan SMA di Jakarta Barat.    Mengenal Perpustakaan dengan Cara yang Seru Kegiatan diawali dengan pengenalan layanan dan fasilitas Perpustakaan Jakarta Barat. Anak-anak diajak untuk mengenal koleksi buku, ruang baca, serta layanan yang ada di Perpustakaan Jakarta Barat. Salah satu koleksi spesial yang dimiliki Perpustakaan Jakarta Barat adalah buku pop up dan koleksi braille (buku untuk tuna netra). Melalui sesi ini, anak-anak diharapkan semakin dekat dengan perpustakaan dan menjadikannya sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan ramah untuk disabilitas.  Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah sesi read aloud dan mendongeng. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, peserta mendengarkan cerita yang dibacakan dengan ekspresif, kemudian diajak berdiskusi ringan tentang pesan moral dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan menyimak, tetapi juga membangun imajinasi dan keberanian anak untuk berpendapat.   Kreasi dan Eksplorasi Literasi Sesuai dengan namanya, KECAPI juga menghadirkan berbagai kegiatan kreatif seperti mewarnai bersama, membuat jurnal membaca, serta aktivitas kreasi lainnya yang mendorong anak mengekspresikan pemahamannya terhadap buku yang telah dibaca. Kegiatan ini membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus sekaligus memperkuat daya ingat terhadap isi bacaan. Pada sesi eksplorasi literasi, peserta diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca buku koleksi Perpustakaan Jakarta Barat secara mandiri. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak belajar menemukan buku sesuai minatnya, sehingga kegiatan membaca terasa lebih personal dan menyenangkan.   Perpustakaan sebagai Ruang Tumbuh Literasi Melalui program KECAPI, Perpustakaan Jakarta Barat menegaskan perannya sebagai pusat pembelajaran yang adaptif di tengah perkembangan zaman. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga ruang tumbuh yang mendorong kreativitas, eksplorasi, dan kecakapan berliterasi sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat budaya baca di masyarakat, sekaligus menciptakan pengalaman literasi yang berkesan bagi setiap peserta yang berkunjung.Penulis : Putra Ananda Rajagukguk, Luse Dotrika Aruan, Evlin Nehemia HarianjaEditor : Norma Tridiana

Baca Artikel Artikel Lainnya

1 dari 12 Warga Jakarta Senang Membaca


Administrator Kamis, 29 Januari 2026

Hasil pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Provinsi DKI Jakarta yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa 82,26% warga DKI Jakarta merasa senang saat membaca buku. Hal ini selaras dengan kecenderungan 89,99% responden yang mengaku bahwa mereka membaca atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain.   Sumber: Laporan Akhir Hasil Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca Tahun 2025   Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan terus mencatat peningkatan indeks literasi dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, tingkat kegemaran membaca di DKI Jakarta memperoleh skor 73,26 atau meningkat 0,33 poin dari tahun sebelumnya yaitu 72,93. Angka tersebut mencerminkan kuatnya budaya literasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam aktivitas membaca. Dari 2.538 responden yang menjadi sampel, 82,26% responden merasa senang saat membaca buku dan mengaku bahwa aktivitas tersebut dilakukan atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain. Kesenangan akan membaca ini dapat menjadi fondasi terciptanya budaya literasi masyarakat. Pengukuran TKM kali ini mengacu pada Peraturan Perpusnas RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca. Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat perubahan signifikan terhadap dimensi yang membentuk tingkat kegemaran membaca masyarakat. Sebelumnya, pengukuran dilakukan dengan menggunakan 5 dimensi yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bahan bacaan, frekuensi akses internet, dan durasi akses internet. Tahun ini, pengukuran dilakukan dengan 3 dimensi saja, yaitu fase pra membaca, fase saat membaca, dan fase pasca membaca. Masing-masing dimensi tersebut terdiri dari berbagai variabel dan indikator yang dibentuk untuk memberi gambaran kegemaran membaca masyarakat secara lebih komprehensif.   Aktivitas Membaca Buku di Taman Menteng dalam Kegiatan Kolaborasi Dispusip bersama Baca Bareng SBC Jakarta   Dimensi pra membaca terbentuk dari 4 varibel yaitu motivasi membaca, model akses dan kebiasaan membaca, pembelajaran sosial, serta konsep budaya literasi. Dimensi ini berusaha menangkap ketersediaan akses dan dorongan masyarakat sebelum melakukan aktivitas membaca. Dengan skor 65,05, dimensi ini menunjukkan bahwa masyarakat DKI Jakarta memiliki dorongan membaca yang tinggi dengan akses buku dan lingkungan membaca yang mendukung. Dimensi selanjutnya, saat membaca, memperoleh skor yang lebih tinggi yaitu 71,24 yang terbentuk dari 2 variabel yaitu perilaku membaca dan literasi sosial. Fase ini berupaya menangkap perilaku membaca masyarakat, termasuk pola interaksi untuk memahami bacaan. Interaksi yang dimaksud tidak terbatas pada interaksi terhadap bacaan, namun juga interaksi dengan masyarakat sekitarnya dalam rangka pengembangan pemahaman. Fase terakhir diukur dalam dimensi setelah membaca yang terdiri dari dampak membaca dan nilai tambah yang diharapkan. Dimensi ini mencoba menangkap hasil yang diperoleh masyarakat setelah aktivitas membaca. Berdasarkan hasil pengukuran TKM dengan 79,67 poin, masyarakat memperoleh dampak yang signifikan dari aktivitas membaca. Mulai dari bertambahnya pengetahuan, meningkatnya kemampuan membaca dan komunikasi, hingga perasaan senang dan bahagia usai membaca.   Seorang Ayah tampak membacakan buku saat mengikuti Piknik Baca dalam Festival Literasi Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki. Dari sekian indikator yang membentuk variabel pengukuran TKM, beberapa indikator nampak memperlihatkan peran penting lingkungan sekitar dalam membentuk kesenangan membaca. Dimensi pra membaca menggambarkan adanya dorongan yang signifikan dari tokoh keluarga, tokoh publik, dan teman dalam membentuk kegemaran membaca. 60,15% responden menyatakan terinspirasi untuk membaca karena sering melihat anggota keluarga membaca. Hal itu didukung dengan adanya rekomendasi buku dari teman (65,01%) dan tokoh publik (57,21%) seperti penulis, influencer, akademisi, atau figur di media sosial.   Aktivitas Membaca di Perpustakaan Jakarta Cikini Dimensi saat membaca juga menunjukkan hal serupa. Terbukti dari 76,74% responden menyatakan bahwa mereka cenderung tertarik untuk berdiskusi dengan orang lain tentang isi sebuah buku. Berakhir pada 90,45% responden yang mengaku dapat berkomunikasi dengan lebih baik dalam dimensi setelah membaca, sekaligus adanya peningkatan perasaan senang dan bahagia usai membaca (89,15 responden). Kesenangan masyarakat akan membaca ini tentu menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan literasi kota. Kondisi tersebut perlu diperkuat dengan membentuk ekosistem literasi yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha yang saling bersinergi dalam berbagai kegiatan literasi.

Baca Artikel Artikel Lainnya
Belum Ada Postingan

Tetap terhubung untuk mendapatkan postingan terbaru dari kami.