Beranda DISPUSIP DKI Jakarta
Puasa 2026
Imlek 2026
Hari Pers Nasional
Hari Kanker Sedunia
Hari Gizi Nasional
Isra Mi'raj
Tahun Baru 2026
Perayaan 100k Jumlah Download Jaklitera Android
Pengumuman Update Data SIAPJAK
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Perintis Kemerdekaan No.1, Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13260

Senin - Jumat: 08.00 - 16.00 WIB

Agenda Literasi

Temukan beragam agenda kegiatan literasi dan kearsipan yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya baca dan pengelolaan informasi yang baik.


Jadwal Agenda Literasi -
Semua Agenda
Semua Agenda

Pemilihan Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2026: Saatnya Generasi Muda Menginspirasi Lewat Literasi


Noor Muchyadi Rabu, 18 Februari 2026

Semangat literasi terus digelorakan di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Tahun 2026 ini, kesempatan emas kembali hadir bagi generasi muda yang memiliki kepedulian dan dedikasi terhadap budaya membaca melalui ajang Pemilihan Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ajang seleksi, melainkan sebuah gerakan kolaboratif untuk melahirkan figur inspiratif yang mampu menjadi motor penggerak dalam membudayakan kegemaran membaca di tengah masyarakat. Duta Baca diharapkan menjadi teladan, komunikator, sekaligus inovator dalam mengembangkan literasi dan pemanfaatan perpustakaan. Mengapa Harus Ikut? Duta Baca Jakarta Pusat adalah representasi generasi pembelajar—mereka yang menjadikan membaca sebagai fondasi cara berpikir, bertindak, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Melalui ajang ini, peserta berkesempatan: ●     Mengembangkan kapasitas diri dalam kepemimpinan dan komunikasi publik ●     Memperluas jejaring literasi lintas komunitas dan sektoral ●     Mengampanyekan Gerakan Pembudayaan Kegemaran Membaca secara lebih luas ●     Menjadi role model generasi muda yang kreatif, dinamis, dan berintegritas Siapa yang Bisa Mendaftar? Pemilihan Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2026 terbuka bagi: ●     Warga Negara Indonesia berusia 18–30 tahun ●     Berdomisili di Kota Administrasi Jakarta Pusat (dibuktikan dengan KTP atau surat keterangan domisili) ●     Anggota utama Perpustakaan Jakarta serta memiliki kartu anggota perpustakaan (Nasional/Provinsi/Kota/Kabupaten atau jenis lainnya) Kriteria Calon Duta Baca Calon Duta Baca harus memiliki prakarsa aktif dalam mendorong dan melakukan kegiatan pembudayaan kegemaran membaca serta pengembangan perpustakaan. Mereka juga diharapkan memiliki kredibilitas, kapabilitas, dan loyalitas yang diakui masyarakat, dengan rekam jejak prestasi akademik maupun nonakademik. Selain itu, peserta harus: ●     Aktif membuat dan membagikan konten literasi di media sosial serta berinteraksi dengan pengikutnya ●     Memiliki tiga tulisan resensi buku ●     Memiliki koleksi bahan bacaan pribadi ●     Terlibat aktif dalam kegiatan literasi yang dibuktikan dengan dokumentasi dan surat pernyataan dari pengelola perpustakaan, taman bacaan, atau komunitas literasi ●     Memiliki karya di bidang literasi baca tulis (seperti puisi, pidato, dongeng, tulisan fiksi/nonfiksi, dan lain-lain) ●     Memiliki jaringan kerja sama dalam kampanye literasi lintas sektoral ●     Bersedia meluangkan waktu untuk kegiatan promosi gemar membaca di tingkat provinsi Tak kalah penting, calon Duta Baca harus sehat jasmani dan rohani, bebas dari pengaruh narkoba, berpenampilan serta berkepribadian menarik, komunikatif, kreatif, dinamis, bertanggung jawab, dan tidak menjadi pengurus atau anggota politik praktis. Jadilah Agen Perubahan Literasi Duta Baca bukan hanya tentang gelar, melainkan komitmen. Komitmen untuk menghadirkan perubahan melalui buku, membuka wawasan melalui bacaan, dan menyalakan semangat belajar mandiri di tengah masyarakat. Jika Anda adalah generasi muda Jakarta Pusat yang menjadikan membaca sebagai gaya hidup, aktif menginspirasi melalui media sosial, serta memiliki dedikasi nyata dalam gerakan literasi—ini saatnya melangkah lebih jauh. 📅 Jangan lewatkan kesempatan ini!Daftar sekarang juga melalui tautan: https://bit.ly/daftardutabacajakartapusat2026 Mari ambil peran dalam Pemilihan Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2026.Bersama, kita kuatkan budaya membaca, cerdaskan masyarakat, dan wujudkan Jakarta Pusat sebagai kota literasi yang membanggakan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat📧 dispusip.jakarta.go.id IG: @perpusjkt_pusat  | https://www.instagram.com/p/DUsWmbOAZPC/?img_index=1

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

PENERIMAAN PENYEDIA JASA LAINNYA PERORANGAN (PJLP) PETUGAS PERPUSTAKAAN SUKU DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA TAHUN 2026


Fajar Andi Nugroho Jumat, 13 Februari 2026

Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara membuka penerimaan Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Petugas Perpustakaan. Pendaftaran dibuka secara daring pada tanggal 13 s.d 19 Februari 2026. Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain: Warga Negara Indonesia berusia minimal 18 tahun dan maksimal 56 tahun; dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), diutamakan KTP DKI Jakarta; Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan status aktif sebagai wajib pajak; Membuat dan menandatangani Surat Lamaran sebagaimana format pada tautan pendaftaran; Membuat dan menandatangani Surat Pernyataan bermaterai Rp10.000, sebagaimana format pada tautan pendaftaran; Membuat dan menandatangani daftar riwayat hidup, sebagaimana format pada tautan pendaftaran.; Tidak sedang dalam perikatan kerja dengan pihak manapun; Masa kerja untuk tahun anggaran 2026. Melakukan pendaftaran melalui https://bit.ly/PenerimaanPJLP_SUDINPUSIPJU2026 Untuk melihat informasi terkait penerimaan penyedia jasa layanan perorangan (PJLP) Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara dapat mengunduh lampiran yang terdapat dalam pengumuman ini.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

Penerimaan Tenaga Ahli (TA) Bidang Teknologi Informasi DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026


Administrator Senin, 9 Februari 2026

DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan anda bergabung bersama Tenaga Ahli (TA) Bidang Teknologi Informasi, untuk posisi sebagai berikut: Technical Support - Senior Technical Support - Junior Jadwal Pendaftaran: Prngumuman Reqruitment: 9 Februari 2026 Pengiriman Berkas Lamaran: 9-10 Februari 2026 Pengumuman Lulus Administrasi: 12 Februari 2026 Tes Kompetensi & Wawancara: 18 Februari 2026 Pengumuman Akhir: 19 Februari 2026 Disclaimer: Selama proses penerimaan Tenaga Ahli (TA) Bidang Teknologi Informasi tidak dipungut biaya. Harap berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan DISPUSIP Provinsi DKI Jakarta, proses penerimaan hanya diumumkan di website resmi https://dispusip.jakarta.go.id/

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

Gebyar Literasi Jakarta Pusat Kenalkan Buku Dongeng Karya Bunda PAUD untuk Anak Usia Dini


Noor Muchyadi Kamis, 12 Februari 2026

Jakarta Pusat – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Gebyar Literasi dan Peluncuran Buku Dongeng Karya Bunda PAUD Jakarta Pusat pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam penguatan budaya literasi anak sejak usia dini. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran buku dongeng berjudul “Kata-Kata Ajaib dari Hutan Ceria” yang merupakan karya Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Jakarta Pusat, Ibu Witri Yenny Arifin. Buku tersebut diperkenalkan sebagai bacaan yang edukatif dan menyenangkan, serta diharapkan mampu menumbuhkan minat baca dan imajinasi anak-anak usia dini. Kegiatan Gebyar Literasi ini juga diisi dengan berbagai lomba literasi anak usia dini, antara lain menyusun huruf, menyusun puzzle, mendongeng, mewarnai, kolase, dan menyanyi. Sekitar 700 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD beserta pendamping turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan Penerbit Erlangga, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Jakarta Pusat, dan mendapatkan dukungan lintas UKPD sebagai bagian dari upaya bersama dalam mempromosikan kegemaran membaca dan penguatan literasi anak usia dini. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan literasi anak, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menghadirkan Kak Cahyo, Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2025, yang menyampaikan dongeng interaktif kepada anak-anak. Dongeng yang dibawakan disesuaikan dengan tema buku, sehingga anak-anak dapat lebih mudah memahami cerita sekaligus menikmati pengalaman membaca yang menyenangkan. Walikota Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Arifin, menyampaikan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak. “Literasi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak. Melalui kegiatan Gebyar Literasi dan peluncuran buku karya Bunda PAUD ini, kami ingin memastikan anak-anak Jakarta Pusat tumbuh dengan kecintaan terhadap membaca, belajar, dan berkreasi sejak usia dini,” ujar Walikota Jakarta Pusat. Sementara itu, Bunda PAUD Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, menegaskan pentingnya menghadirkan literasi melalui pendekatan yang sesuai dengan dunia anak. “Buku Kata-Kata Ajaib dari Hutan Ceria diharapkan dapat menjadi sarana yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal dunia membaca melalui cerita yang imajinatif dan sarat nilai positif,” ungkapnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi DKI Jakarta, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, serta unsur perangkat daerah terkait. Melalui Gebyar Literasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Sudin Pusip Jakarta Pusat terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif, ramah anak, dan berkelanjutan.

Baca Berita Berita Lainnya

The Depth of Creativity: Karya Raya 2025 Kembali Hadirkan Panggung Berkarya bagi Anak, 1.800 Buku Anak Pecahkan Rekor MURI di Karya Raya 2025


Thian Wisnu Isnanto Selasa, 10 Februari 2026

Jakarta, 26 September 2025, Karya Raya kembali hadir sebagai perayaan kreativitas anak-anak Indonesia. Mengusung tema yang berbeda setiap tahunnya, tahun ini Karya Raya 2025 mengangkat tema “The Depth of Creativity” untuk menunjukkan betapa dalamnya kreativitas anak-anak yang jika semakin diselami akan ditemukan banyak hal baru, unik, dan indah seperti bakat yang tersembunyi ataupun ekspresi dari hal-hal yang sebelumnya tidak terlihat. Karya Raya adalah panggung kreativitas bagi anak-anak Indonesia. Inisiatif tahunan dari Bookabook dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta ini mengajak anak-anak mengubah imajinasi mereka menjadi buku bermakna. Semua karya bisa dinikmati di perpustakaan online Bookabook (byme.bookabook.id) dan dipamerkan langsung di Perpustakaan Jakarta. Puncaknya, Perayaan Karya Raya menghadirkan keseruan tanpa batas—dari Tell-a-tale Storytelling Contest hingga Lakukaryaku Booth—memberi anak-anak kesempatan memamerkan dan mempromosikan hasil karya mereka secara langsung.Rangkaian Karya Raya 2025 dimulai dengan Pameran buku cerita karya anak di Perpustakaan Jakarta, 6 - 25 september 2025 dan dilanjutkan pada Perayaan di tanggal 26–28 September 2025, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara seremonial pembukaan Perayaan Karya Raya 2025 pada 26 September 2025 dibuka dan diresmikan oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Ibu Irene Umar bersama Founder Bookabook & Karya Raya Bapak Ernest Junius, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah antara lain Askesra Setda Provinsi DKI Jakarta Bapak Ali Maulana Hakim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Bapak Nasruddin Djoko Surjono, Kepala Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Bapak Supriyatno, serta Kepala Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin Bapak Diki Lukman Hakim.Pembukaan Karya Raya 2025 ditandai dengan penyerahan 100 buku pilihan untuk menjadi koleksi permanen perpustakaan kepada perwakilan sekolah, sekaligus penganugerahan MURI “Pameran Buku Karya Anak Terbanyak”.Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Ibu Irene Umar menyampaikan, “Kami menyambut baik hadirnya inisiatif seperti Karya Raya yang menyediakan ruang ekspresi kreatif bagi anak-anak. Di tengah maraknya penggunaan gawai sejak usia dini, kegiatanseperti ini menjadi alternatif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak penyelenggara yang telah menghadirkan program edukatif, kreatif, dan inklusif ini. Harapannya, Karya Raya dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di berbagai daerah, mendorong lahirnya generasi yang imajinatif, percaya diri, dan cinta berkarya.” Founder Bookabook dan Karya Raya, Bapak Ernest Junius, menambahkan, “Melalui Karya Raya, kami ingin memberikan anak-anak Indonesia panggung untuk menyalurkan imajinasi mereka, belajar menghargai proses berkarya, menemukan bakat mereka, dan membangun percaya diri. Kami bangga bisa menghadirkan Karya Raya bersama berbagai pihak, dari pemerintah hingga sektor swasta, untuk memastikan anak-anak memiliki wadah tepat mengekspresikan kreativitas mereka.” Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, menekankan pentingnya literasi sejak dini bagi perkembangan anak. “Menumbuhkan literasi sejak kecil adalah kunci bagi anak-anak agar kreatif dan kritis. Karya Raya menjadi contoh nyata bagaimana literasi bisa dikemas secara menyenangkan dan kreatif. Anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga memahami nilai dari karya mereka sendiri, membangun percaya diri, dan menumbuhkan cinta pada buku sejak dini,” jelasnya. Selama tiga hari pelaksanaan Perayaan Karya Raya 2025, para pengunjung dapat menikmati beragam hasil karya anak Indonesia sekaligus mengikuti aktivitas dan workshop yang seru dan edukatif. Beberapa di antaranya:● Pameran 1.800 buku cerita karya anak, memecahkan rekor MURI● Storytelling, menampilkan ratusan anak berekspresi melalui cerita● Lakukaryaku Booth, di mana anak-anak bisa berjualan karya mereka dan memahami nilai dari karyanya● Awarding Ceremony dengan kategori unik● Graduation Day, bagi anak-anak yang berhasil menyelesaikan karyanya● Beragam kegiatan edukatif dan menghibur, termasuk games, workshop, offi cial merchandise, hingga stamp-rally dengan claw-machine berhadiah Awarding ceremony akan digelar pada Hari Sabtu, 27 September 2025 dengan berbagai kategori unik antara lain Creative Canvas Award, Giggle-licious Tale Award, Inspiration Spark Award, Imagination Wizard Award, Comic Champ Award, Character Crush Award, Serial Storyteller Award, dan Special Spotlight Award.Hari terakhir, Minggu, 28 September, menandai puncak perayaan Graduation Day, di mana anak-anak yang berhasil menyelesaikan bukunya diundang ke panggung untuk menerima sertifi kat dan buku karya mereka sendiri.Karya Raya 2025 didukung oleh Pusat Perbukuan Kemendikdasmen, Canva, OCBC, Toys Kingdom, Chupa Chups, Living English, Nestle, Jungle Juice dan masih banyak lagi. Acara semakin meriah dengan penampilan dari Quinn Salman, Glitter, dan Sogi Indra Dhuaja.Partisipasi ribuan kreator cilik yang menemukan wadah berekspresi sekaligus mendapat apresiasi publik mempertegas pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan sektor swasta. Karya Raya membuktikan bahwa kreativitas anak Indonesia merupakan aset berharga yang patut dirayakan.   Tentang Bookabook.id Didirikan sejak 2017, Bookabook.id merupakan pelopor revolusi literasi anak Indonesia berbasis teknologi, yang menghadirkan personalisasi buku dan aplikasi edukatif. Misi kami adalah untuk mendukung anak-anak Indonesia melalui berbagai platform-buku, acara, dan sumber daya digital. Mendorong ekosistem inklusif yang bertujuan untuk memberdayakan anak-anak dengan alat yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan hari ini dan menjadi pemimpin inovatif di masa depan. Bookabook.id percaya bahwa membaca bukan sekadar kemampuan teknis. Generasi mendatang harus menjadi pembaca yang antusias dan kritis. Di bookabook.id, kami selalu berkomitmen untuk menciptakan buku anak-anak berkualitas, karena kami percaya bahwa minat baca harus dipupuk sejak dini. (M. Arief)

Baca Berita Berita Lainnya

Pohon Harapan Membentuk Karakter Anak agar Berani Bermimpi lewat “Little Stories, Big Dream”.


Thian Wisnu Isnanto Selasa, 10 Februari 2026

Jakarta, 7 Februari 2026 – Perpustakaan Cikini Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro menghadirkan kegiatan membaca nyaring dengan sasaran anak-anak bertajuk Little Stories, Big Dream. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan ini yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026 di Bilik Cerita Anak Lantai 4, Perpustakaan Jakarta Cikini.  Acara ini menghadirkan Imran Laha sebagai narasumber, seorang editor sekaligus penulis buku anak yang memandu sesi membaca nyaring secara interaktif bersama anak-anak. Alur cerita disampaikan dengan ekspresif. Mereka pun diajak berpartisipasi aktif dalam diskusi singkat terkait isi cerita fabel dan pesan karakter yang terkandung di dalamnya. Usai kegiatan membaca nyaring selesai, Kak Imran Laha memberikan 20 buku anak-anak secara gratis kepada peserta sebagai bentuk dukungan literasi sejak dini. Pembagian buku ini disambut dengan penuh antusias oleh para peserta. Di sela kegiatan acara, panitia juga mengadakan permainan "Mendekat, Menjauh, Kau Kutangkap" yang dirancang meriah dengan membentuk kelompok kecil beranggotakan dua orang, sebagai upaya melatih fokus dan bertujuan agar anak-anak dapat berinteraksi antara satu sama lain. Peserta yang aktif dalam permainan juga mendapatkan hadiah dari panitia. Salah satu momen terbaik dari kegiatan acara ini adalah anak-anak mulai menuliskan mimpi dan harapan mereka pada kertas berbentuk buah apel dan lemon menggunakan spidol warna-warni yang telah disediakan, lalu menempelkannya pada Pohon Harapan. Selanjutnya, panitia mengajak anak-anak untuk secara sukarela berani menyampaikan cita-cita mereka di hadapan peserta lain. Salah satu peserta, Adeva, mengungkapkan alasannya, “Aku bercita-cita jadi guru dan artis. Jadi guru karena ingin membuat orang lain pintar, sedangkan menjadi artis hanya karena keinginan pribadi.” Beberapa anak lainnya juga menyebutkan cita-cita seperti menjadi dokter anak, astronot, karyawan swasta, dan berbagai profesi lainnya. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keberanian serta meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam menyampaikan impian mereka di masa depan, sekaligus menjadi simbol motivasi untuk terus giat belajar. Ide kreatif ini digagas oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro, yaitu Nikita Catriona, Rafie Budiansyah Ramadhan, Ade Muhammad Fawwaz, dan Alya Fazila. Pada puncak penutup kegiatan, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada Kak Imran sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung literasi anak, kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi bersama seluruh peserta yang hadir. Melalui kegiatan Little Stories, Big Dream, menunjukkan peran perpustakaan menjadi ruang belajar yang ramah dan kreativitas tanpa batas secara inklusif bagi anak-anak.    Editor:Nikita Catriona    

Baca Berita Berita Lainnya

1 dari 12 Warga Jakarta Senang Membaca


Administrator Kamis, 29 Januari 2026

Hasil pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Provinsi DKI Jakarta yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa 82,26% warga DKI Jakarta merasa senang saat membaca buku. Hal ini selaras dengan kecenderungan 89,99% responden yang mengaku bahwa mereka membaca atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain.   Sumber: Laporan Akhir Hasil Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca Tahun 2025   Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan terus mencatat peningkatan indeks literasi dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, tingkat kegemaran membaca di DKI Jakarta memperoleh skor 73,26 atau meningkat 0,33 poin dari tahun sebelumnya yaitu 72,93. Angka tersebut mencerminkan kuatnya budaya literasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam aktivitas membaca. Dari 2.538 responden yang menjadi sampel, 82,26% responden merasa senang saat membaca buku dan mengaku bahwa aktivitas tersebut dilakukan atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain. Kesenangan akan membaca ini dapat menjadi fondasi terciptanya budaya literasi masyarakat. Pengukuran TKM kali ini mengacu pada Peraturan Perpusnas RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca. Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat perubahan signifikan terhadap dimensi yang membentuk tingkat kegemaran membaca masyarakat. Sebelumnya, pengukuran dilakukan dengan menggunakan 5 dimensi yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bahan bacaan, frekuensi akses internet, dan durasi akses internet. Tahun ini, pengukuran dilakukan dengan 3 dimensi saja, yaitu fase pra membaca, fase saat membaca, dan fase pasca membaca. Masing-masing dimensi tersebut terdiri dari berbagai variabel dan indikator yang dibentuk untuk memberi gambaran kegemaran membaca masyarakat secara lebih komprehensif.   Aktivitas Membaca Buku di Taman Menteng dalam Kegiatan Kolaborasi Dispusip bersama Baca Bareng SBC Jakarta   Dimensi pra membaca terbentuk dari 4 varibel yaitu motivasi membaca, model akses dan kebiasaan membaca, pembelajaran sosial, serta konsep budaya literasi. Dimensi ini berusaha menangkap ketersediaan akses dan dorongan masyarakat sebelum melakukan aktivitas membaca. Dengan skor 65,05, dimensi ini menunjukkan bahwa masyarakat DKI Jakarta memiliki dorongan membaca yang tinggi dengan akses buku dan lingkungan membaca yang mendukung. Dimensi selanjutnya, saat membaca, memperoleh skor yang lebih tinggi yaitu 71,24 yang terbentuk dari 2 variabel yaitu perilaku membaca dan literasi sosial. Fase ini berupaya menangkap perilaku membaca masyarakat, termasuk pola interaksi untuk memahami bacaan. Interaksi yang dimaksud tidak terbatas pada interaksi terhadap bacaan, namun juga interaksi dengan masyarakat sekitarnya dalam rangka pengembangan pemahaman. Fase terakhir diukur dalam dimensi setelah membaca yang terdiri dari dampak membaca dan nilai tambah yang diharapkan. Dimensi ini mencoba menangkap hasil yang diperoleh masyarakat setelah aktivitas membaca. Berdasarkan hasil pengukuran TKM dengan 79,67 poin, masyarakat memperoleh dampak yang signifikan dari aktivitas membaca. Mulai dari bertambahnya pengetahuan, meningkatnya kemampuan membaca dan komunikasi, hingga perasaan senang dan bahagia usai membaca.   Seorang Ayah tampak membacakan buku saat mengikuti Piknik Baca dalam Festival Literasi Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki. Dari sekian indikator yang membentuk variabel pengukuran TKM, beberapa indikator nampak memperlihatkan peran penting lingkungan sekitar dalam membentuk kesenangan membaca. Dimensi pra membaca menggambarkan adanya dorongan yang signifikan dari tokoh keluarga, tokoh publik, dan teman dalam membentuk kegemaran membaca. 60,15% responden menyatakan terinspirasi untuk membaca karena sering melihat anggota keluarga membaca. Hal itu didukung dengan adanya rekomendasi buku dari teman (65,01%) dan tokoh publik (57,21%) seperti penulis, influencer, akademisi, atau figur di media sosial.   Aktivitas Membaca di Perpustakaan Jakarta Cikini Dimensi saat membaca juga menunjukkan hal serupa. Terbukti dari 76,74% responden menyatakan bahwa mereka cenderung tertarik untuk berdiskusi dengan orang lain tentang isi sebuah buku. Berakhir pada 90,45% responden yang mengaku dapat berkomunikasi dengan lebih baik dalam dimensi setelah membaca, sekaligus adanya peningkatan perasaan senang dan bahagia usai membaca (89,15 responden). Kesenangan masyarakat akan membaca ini tentu menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan literasi kota. Kondisi tersebut perlu diperkuat dengan membentuk ekosistem literasi yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha yang saling bersinergi dalam berbagai kegiatan literasi.

Baca Artikel Artikel Lainnya

“Duta Baca dan Momen Hari Anak Sedunia 2025: Menebar Semangat Membaca Lewat Aktivitas Edukatif dan Menghibur”


Noor Muchyadi Kamis, 27 November 2025

Jakarta, 20 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia 2025, gerakan literasi kembali digaungkan melalui program Pemberdayaan Duta Baca yang dikemas dalam berbagai kegiatan inspiratif dan inklusif. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Jakarta, melibatkan ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Seluruh rangkaian bertujuan menumbuhkan kecintaan membaca, menulis, serta memperluas akses literasi bagi seluruh anak tanpa terkecuali. Diawali dengan kegiatan kolaborasi bersama SMPN 156 Jakarta, Duta Baca menghadirkan kegiatan bertema “Menulis Bersama Duta Baca, Menyapa Dunia dengan Kata”. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pelatihan menulis cerpen yang melibatkan siswa-siswi untuk mengeksplorasi imajinasi, mengembangkan ide, serta mempraktikkan teknik dasar penulisan cerita. Lewat sesi berbagi inspirasi dari Duta Baca, para peserta diajak memahami bahwa tulisan adalah jendela untuk menyapa dunia dan menyuarakan gagasan mereka secara positif. Kolaborasi berlanjut pada Kamis, (20/11) bersama SLBN 3 Jakarta melalui kegiatan bertema “Literasi Tanpa Batas: Duta Baca Sahabat Anak”. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang ramah dan inklusif diantaranya Dongeng bersama Duta Baca yang disampaikan dengan gaya interaktif dan penuh nilai baik, Kegiatan menggambar dan mewarnai bersama yang mendorong kreativitas visual anak, serta Sesi membaca buku braille bersama dan pemanfaatan koleksi Perpustakaan keliling bersama seluruh warga sekolah SLBN 3 Jakarta. Acara kolaborasi ini tentu menunjukkan bahwa literasi adalah hak semua anak, tanpa batas, serta dapat dihadirkan melalui media yang sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Anak-anak juga mengikuti kegiatan dengan antusias. Interaksi hangat antara Duta Baca dan peserta menjadi bukti bahwa literasi mampu menjadi jembatan dan memperkuat rasa kebersamaan. Sebagai penutup peringatan Hari Anak Sedunia, digelar Konser Baca Jakarta 2 – Jakarta Pusat pada 20 November 2025 pukul 14.00. Acara ini diikuti oleh 100 peserta terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk menikmati dongeng bersama Kak Budi, seorang pendongeng yang dikenal mampu menghidupkan imajinasi anak melalui cerita-cerita penuh nilai. Penutup acara semakin meriah dengan pengundian doorprize berupa 5 unit sepeda, yang disambut sorak-sorai peserta. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa membaca dan literasi dapat dipadukan dengan hiburan yang menggembirakan, menciptakan pengalaman positif yang akan terus diingat oleh anak-anak. Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Duta Baca bersama para mitra pendidikan berkomitmen untuk terus mendorong budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan Seluruh rangkaian kegiatan pemberdayaan Duta Baca ini tidak hanya memperingati Hari Anak Sedunia, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan literasi sebagai ruang tumbuh dan ruang ekspresi bagi semua anak. Dengan melibatkan berbagai institusi pendidikan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan masa depan literasi yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan. Semangat Hari Anak Sedunia juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses literasi yang setara, inspiratif, dan memberdayakan.

Baca Artikel Artikel Lainnya

Para Tokoh Sumpah Pemuda dan Kiprah Mereka dalam Sejarah Indonesia


Etty sufianti Selasa, 28 Oktober 2025

Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Melalui ikrar yang lahir dari semangat persatuan dan cinta tanah air, para pemuda dari berbagai daerah bertekad untuk bersatu di bawah satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa  Indonesia. Di balik momentum bersejarah ini, terdapat sejumlah tokoh penting yang berperan besar dalam merumuskan, menggerakkan, dan menjaga semangat persatuan tersebut. 1. Muhammad Yamin Muhammad Yamin dikenal sebagai sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, sekaligus ahli hukum yang disegani. Ia turut menyumbangkan gagasan besar dalam Kongres Pemuda II serta dipercaya merumuskan butir-butir penting dalam teks Sumpah Pemuda. Dedikasinya terhadap bahasa dan persatuan bangsa menjadikannya salah satu pilar kebangkitan nasional. 2. Soegondo Djojopoespito Sebagai aktivis Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Soegondo Djojopoespito berperan penting sebagai Ketua Kongres Pemuda II. Di bawah kepemimpinannya, berbagai organisasi pemuda dari latar belakang yang berbeda berhasil duduk bersama dan melahirkan satu kesepakatan besar: Sumpah Pemuda. 3. Djoko Marsaid (Tirtodiningrat) Djoko Marsaid, atau yang dikenal dengan Tirtodiningrat, menjabat sebagai Wakil Ketua Kongres Pemuda II dan juga Ketua organisasi Jong Java. Ia menjadi penghubung antara berbagai kelompok pemuda serta berperan dalam menjaga jalannya kongres dengan penuh semangat dan kedisiplinan. 4. Wage Rudolf Supratman Nama Wage Rudolf Supratman atau W.R. Supratman tentu tak asing lagi. Ia menyalurkan semangat kebangsaan melalui musik dengan menciptakan lagu “Indonesia Raya”, yang pertama kali diperdengarkan di Kongres Pemuda II. Lagu ini kemudian menjadi lambang perjuangan dan resmi ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia. 5. Soenario Sastrowardoyo Soenario aktif dalam pergerakan nasional dan turut berjuang di kancah internasional. Saat berada di Belanda, ia menjadi Sekretaris II Perhimpunan Indonesia dan turut menyusun Manifesto Politik 1925 yang menegaskan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia di mata dunia. 6. Amir Syarifuddin Harahap Sebagai perwakilan dari Jong Batak, Amir Syarifuddin berperan sebagai bendahara dalam Kongres Pemuda II. Selain mengelola kebutuhan organisasi, ia juga dikenal sebagai pemikir progresif yang turut menyumbangkan ide-ide penting dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda. 7. Sarmidi Mangunsarkoro Sarmidi Mangunsarkoro adalah tokoh pendidikan nasional yang meyakini bahwa semangat persatuan harus ditanamkan melalui pendidikan. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1949–1950 dan terus memperjuangkan sistem pendidikan nasional yang berakar pada nilai kebangsaan. 8. Sie Kong Liong Peran Sie Kong Liong mungkin tak seterkenal nama-nama lainnya, namun jasanya sangat besar. Ia dengan sukarela menyediakan rumahnya di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, sebagai tempat berlangsungnya Kongres Pemuda II. Kini, rumah tersebut dikenal sebagai Museum Sumpah Pemuda, tempat saksi sejarah lahirnya ikrar kebangsaan. 9. Kartosuwiryo Kartosuwiryo merupakan salah satu tokoh yang turut berpartisipasi dalam Sumpah Pemuda. Di kemudian hari, ia dikenal sebagai pemimpin gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang muncul pada masa awal kemerdekaan. Meskipun perjalanannya kemudian berbeda arah, kiprahnya tetap menjadi bagian dari sejarah panjang perjuangan bangsa. Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga cerminan kekuatan kolaborasi antar generasi muda Indonesia. Melalui tekad dan semangat para tokoh ini, lahirlah fondasi persatuan yang menjadi dasar berdirinya negara Indonesia. Kini, tugas generasi penerus adalah menjaga semangat tersebut agar tetap hidup—sebagai pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa berawal dari semangat para pemuda yang percaya pada masa depan Indonesia. Source : https://www.geniora.com/article/tokoh-penting-sumpah-pemuda-dan-perannya/

Baca Artikel Artikel Lainnya
Belum Ada Postingan

Tetap terhubung untuk mendapatkan postingan terbaru dari kami.