Layanan
Aplikasi pendukung layanan perpustakaan stationer berbasis web
Aplikasi pendukung layanan perpustakaan stationer berbasis android
Aplikasi pendukung layanan perpustakaan stationer berbasis iOS
Aplikasi pendukung layanan perpustakaan digital
Aplikasi registrasi perpustakaan
Publikasi
Berita
Transformasi Literasi di Rusunawa | Press Release
Transformasi Literasi di Rusunawa: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Optimalisasi Pojok Baca Nagrak Bersama Komunitas Bale Buku Jakarta
Jakarta, 4 Desember 2025
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan komunitas Bale Buku Jakarta melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pojok Baca Rusunawa Nagrak pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses literasi, meningkatkan budaya membaca, dan memperkuat sumber daya manusia melalui layanan pengetahuan yang inklusif bagi seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat yang tinggal di rumah susun.
Acara tersebut dihadiri oleh anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Bapak Jhonny Simanjuntak, S.H. dan Bapak Oman Rahman Rakinda, S.IP, M.Si., Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang pembangunan manusia, Bapak Dicky Krishnawardana dan Bapak Eugen Muhammad, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Gigih Primada Leogusta, S.IP., selaku Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan dan Bapak Gunas Mahdianto, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Ibu Vita Nurviatin, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Bapak Depika Rohmadi, Camat Cilincing, Lurah Cilincing, Bapak Heryawan, Ketua RW 11, dan Fajar Alvarisi, Ketua komunitas Bale Buku Jakarta, serta didukung oleh partisipasi warga Rusunawa Nagrak.
Komitmen Pemprov DKI untuk Perluas Akses Literasi
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan (Debangpus) Dispusip DKI Jakarta, Gigih Primada Leogusta, menyampaikan bahwa program Pojok Baca merupakan amanat Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan yang bertujuan membangun budaya gemar membaca di Jakarta. Pojok Baca menjadi strategi untuk menghadirkan ruang akses informasi dan membaca di area publik, termasuk di lingkungan rumah susun.
“Hadirnya Pojok Baca di Rusunawa Nagrak merupakan wujud komitmen Dispusip Provinsi DKI Jakarta dalam merespon aspirasi masyarakat, di antaranya melalui hasil Reses DPRD DKI Jakarta, serta sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi,” ujarnya.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dengan adanya pojok baca dapat mengembangkan semangat literasi anak-anak.
“Pojok baca di rusunawa bukan hanya sarana literasi, tetapi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk bermimpi lebih tinggi. Dengan fasilitas rusunawa yang terus berkembang, mulai dari area olahraga hingga ruang interaksi, komunitas semakin hidup. Peran para ibu sebagai pendidik utama menjadikan pojok baca semakin bermakna dalam menumbuhkan generasi berwawasan luas dan berpotensi besar.”
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Oman Rohman Rakinda menyambut baik kehadiran pojok baca di Rusunawa Nagrak dan berpesan kepada para penghuni rusunawa untuk mengenalkan dunia kepada anak-anak lewat membaca buku yang tersedia di pojok baca.
“Pojok baca adalah cahaya yang membuka dunia bagi anak-anak rusun, membantu mereka bermimpi dan meraih cita-cita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung lahirnya kegiatan literasi yang bermakna ini. Dengan perpustakaan Rusun Nagrak yang terus dioptimalkan sebagai ruang belajar dan berkumpul, kami berharap literasi tumbuh menjadi budaya yang dijaga, dirawat, dan dihidupkan oleh seluruh warga. Selamat menikmati dunia dengan membaca" pesannya.
Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, Vita Nurviatin menyampaikan antusias warga dalam memanfaatkan fasilitas baca yang ada di Rusunawa serta pentingnya penyediaan buku dan sumber pengetahuan fisik di tengah era teknologi digital, khususnya bagi anak-anak dan remaja penghuni Rusunawa.
"Jadi kami membuktikan sendiri memang warga sudah memanfaatkan. Kita menyadari bahwa di tengah era teknologi digital, menyediakan akses yang mudah terhadap buku dan sumber pengetahuan fisik menjadi sangat penting, terutama bagi anak-anak dan remaja Rusun" imbuhnya.
102 Pojok Baca Baru Dibangun Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Dispusip DKI Jakarta telah menghadirkan 102 fasilitas pojok baca baru, terdiri dari 38 pojok baca konvensional dan 64 titik baca digital. Dengan demikian, total fasilitas pojok baca yang telah dihadirkan Dispusip di seluruh wilayah Jakarta mencapai 1.174 lokasi, tersebar di RPTRA, stasiun, terminal, RSUD, puskesmas, sekolah, balai warga, taman publik, serta berbagai unit layanan publik pemerintah maupun kementerian/lembaga.
Selain pojok baca, Dispusip juga menghadirkan Layanan PERMATA, yaitu perpustakaan keliling berbasis kontainer. Layanan ini telah hadir selama satu bulan terakhir di Rusunawa Nagrak dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan di dalamnya.
Dorong Partisipasi Masyarakat
Peresmian Pojok Baca Rusunawa Nagrak ini diharapkan dapat menjadi ruang alternatif belajar, aktivitas literasi keluarga, dan pusat tumbuhnya komunitas literasi lokal. Kepala Debangpus menekankan bahwa keberlanjutan pojok baca sangat bergantung pada partisipasi warga.
“Marilah kita bersama-sama memanfaatkan, menjaga, dan merawat fasilitas ini dengan baik. Pojok Baca adalah investasi untuk pengetahuan, dan membaca adalah pintu utamanya,” ujarnya.
“Perpustakaan benar-benar menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar tanpa gawai. Kegiatan seperti mewarnai mampu mengurangi kecanduan gadget, sementara fasilitas yang terus dikembangkan, dari komputer hingga permainan edukatif, membuat perpustakaan semakin inklusif bagi semua usia. Kini perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi pusat komunitas yang menggerakkan literasi dan kesehatan keluarga.” ujar Ibu Niswatin, warga Rusunawa Nagrak.
Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas
Pojok Baca Rusunawa Nagrak dibangun melalui kolaborasi Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Rusunawa Nagrak Provinsi DKI Jakarta, dengan komunitas Bale Buku Jakarta.
“Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komunitas Bale Buku Jakarta benar-benar menghadirkan dampak nyata. Kehadiran mobil layanan perpustakaan keliling, program mendongeng, hingga pengembangan pojok baca membuat budaya literasi di rusun semakin hidup dan disambut antusias oleh masyarakat.” Ujar Fajar Alvarisi, Ketua Komunitas Bale Buku Jakarta.
Diharapkan kolaborasi ini dapat memperkuat kegiatan literasi berbasis masyarakat dan menghadirkan lebih banyak program membaca, kelas kreatif anak, hingga kegiatan edukatif lainnya.
Dokumentasi kegiatan:
https://drive.google.com/drive/folders/10CkkcpElh3HK5K2LZ4eRMRNfZ51uKI5r?usp=sharing
Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan
Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan
Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat bersama TKN Johar Baru 01 kembali mengadakan kegiatan Ketupat Betawi (Ketemu Pemustaka bersama Tim Wisata Literasi) yang dikemas dalam bentuk wisata literasi. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dunia literasi dan perpustakaan kepada anak usia dini dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh pengalaman baru.
Wisata literasi ini bertujuan untuk membangun minat baca sejak usia dini melalui pengenalan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan. Anak-anak diajak memahami bahwa perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang bermain, bercerita, dan berimajinasi. Dalam kegiatan Ketupat Betawi bersama TKN Johar Baru 01, anak-anak mengikuti berbagai rangkaian aktivitas literasi, antara lain Tur keliling perpustakaan untuk mengenal area buku anak, ruang baca, serta layanan Perpustakaan, Read aloud atau membaca nyaring yang dipandu oleh tim perpustakaan, sehingga anak-anak dapat menikmati cerita dengan lebih hidup dan ekspresif, Mewarnai bertema dongeng dalam rangka merayakan Hari Dongeng Sedunia yang tentunya dapat melatih kreativitas sekaligus membantu mereka mengenal karakter tokoh cerita, Membaca bersama, di mana anak-anak bisa memilih buku favorit mereka dan Menonton film edukasi yang sesuai usia untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak, tetapi juga membentuk pengalaman positif tentang literasi. Suasana yang hangat dan penuh interaksi membuat anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan perpustakaan, sehingga budaya baca dapat tumbuh secara alami.
Kolaborasi antara TKN Johar Baru 01 dan Sudin Pusip Jakarta Pusat menunjukkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang cinta membaca. Melalui kegiatan seperti ini, literasi diperkenalkan bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai kegiatan yang menggembirakan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kunjungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak ke Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat
Artikel
“Duta Baca dan Momen Hari Anak Sedunia 2025: Menebar Semangat Membaca Lewat Aktivitas Edukatif dan Menghibur”
Jakarta, 20 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia 2025, gerakan literasi kembali digaungkan melalui program Pemberdayaan Duta Baca yang dikemas dalam berbagai kegiatan inspiratif dan inklusif. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Jakarta, melibatkan ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Seluruh rangkaian bertujuan menumbuhkan kecintaan membaca, menulis, serta memperluas akses literasi bagi seluruh anak tanpa terkecuali.
Diawali dengan kegiatan kolaborasi bersama SMPN 156 Jakarta, Duta Baca menghadirkan kegiatan bertema “Menulis Bersama Duta Baca, Menyapa Dunia dengan Kata”. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pelatihan menulis cerpen yang melibatkan siswa-siswi untuk mengeksplorasi imajinasi, mengembangkan ide, serta mempraktikkan teknik dasar penulisan cerita. Lewat sesi berbagi inspirasi dari Duta Baca, para peserta diajak memahami bahwa tulisan adalah jendela untuk menyapa dunia dan menyuarakan gagasan mereka secara positif.
Kolaborasi berlanjut pada Kamis, (20/11) bersama SLBN 3 Jakarta melalui kegiatan bertema “Literasi Tanpa Batas: Duta Baca Sahabat Anak”. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang ramah dan inklusif diantaranya Dongeng bersama Duta Baca yang disampaikan dengan gaya interaktif dan penuh nilai baik, Kegiatan menggambar dan mewarnai bersama yang mendorong kreativitas visual anak, serta Sesi membaca buku braille bersama dan pemanfaatan koleksi Perpustakaan keliling bersama seluruh warga sekolah SLBN 3 Jakarta. Acara kolaborasi ini tentu menunjukkan bahwa literasi adalah hak semua anak, tanpa batas, serta dapat dihadirkan melalui media yang sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Anak-anak juga mengikuti kegiatan dengan antusias. Interaksi hangat antara Duta Baca dan peserta menjadi bukti bahwa literasi mampu menjadi jembatan dan memperkuat rasa kebersamaan.
Sebagai penutup peringatan Hari Anak Sedunia, digelar Konser Baca Jakarta 2 – Jakarta Pusat pada 20 November 2025 pukul 14.00. Acara ini diikuti oleh 100 peserta terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk menikmati dongeng bersama Kak Budi, seorang pendongeng yang dikenal mampu menghidupkan imajinasi anak melalui cerita-cerita penuh nilai.
Penutup acara semakin meriah dengan pengundian doorprize berupa 5 unit sepeda, yang disambut sorak-sorai peserta. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa membaca dan literasi dapat dipadukan dengan hiburan yang menggembirakan, menciptakan pengalaman positif yang akan terus diingat oleh anak-anak.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Duta Baca bersama para mitra pendidikan berkomitmen untuk terus mendorong budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan
Seluruh rangkaian kegiatan pemberdayaan Duta Baca ini tidak hanya memperingati Hari Anak Sedunia, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan literasi sebagai ruang tumbuh dan ruang ekspresi bagi semua anak. Dengan melibatkan berbagai institusi pendidikan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan masa depan literasi yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Semangat Hari Anak Sedunia juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses literasi yang setara, inspiratif, dan memberdayakan.
Para Tokoh Sumpah Pemuda dan Kiprah Mereka dalam Sejarah Indonesia
Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Melalui ikrar yang lahir dari semangat persatuan dan cinta tanah air, para pemuda dari berbagai daerah bertekad untuk bersatu di bawah satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia. Di balik momentum bersejarah ini, terdapat sejumlah tokoh penting yang berperan besar dalam merumuskan, menggerakkan, dan menjaga semangat persatuan tersebut.
1. Muhammad Yamin
Muhammad Yamin dikenal sebagai sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, sekaligus ahli hukum yang disegani. Ia turut menyumbangkan gagasan besar dalam Kongres Pemuda II serta dipercaya merumuskan butir-butir penting dalam teks Sumpah Pemuda. Dedikasinya terhadap bahasa dan persatuan bangsa menjadikannya salah satu pilar kebangkitan nasional.
2. Soegondo Djojopoespito
Sebagai aktivis Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Soegondo Djojopoespito berperan penting sebagai Ketua Kongres Pemuda II. Di bawah kepemimpinannya, berbagai organisasi pemuda dari latar belakang yang berbeda berhasil duduk bersama dan melahirkan satu kesepakatan besar: Sumpah Pemuda.
3. Djoko Marsaid (Tirtodiningrat)
Djoko Marsaid, atau yang dikenal dengan Tirtodiningrat, menjabat sebagai Wakil Ketua Kongres Pemuda II dan juga Ketua organisasi Jong Java. Ia menjadi penghubung antara berbagai kelompok pemuda serta berperan dalam menjaga jalannya kongres dengan penuh semangat dan kedisiplinan.
4. Wage Rudolf Supratman
Nama Wage Rudolf Supratman atau W.R. Supratman tentu tak asing lagi. Ia menyalurkan semangat kebangsaan melalui musik dengan menciptakan lagu “Indonesia Raya”, yang pertama kali diperdengarkan di Kongres Pemuda II. Lagu ini kemudian menjadi lambang perjuangan dan resmi ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
5. Soenario Sastrowardoyo
Soenario aktif dalam pergerakan nasional dan turut berjuang di kancah internasional. Saat berada di Belanda, ia menjadi Sekretaris II Perhimpunan Indonesia dan turut menyusun Manifesto Politik 1925 yang menegaskan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia di mata dunia.
6. Amir Syarifuddin Harahap
Sebagai perwakilan dari Jong Batak, Amir Syarifuddin berperan sebagai bendahara dalam Kongres Pemuda II. Selain mengelola kebutuhan organisasi, ia juga dikenal sebagai pemikir progresif yang turut menyumbangkan ide-ide penting dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda.
7. Sarmidi Mangunsarkoro
Sarmidi Mangunsarkoro adalah tokoh pendidikan nasional yang meyakini bahwa semangat persatuan harus ditanamkan melalui pendidikan. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1949–1950 dan terus memperjuangkan sistem pendidikan nasional yang berakar pada nilai kebangsaan.
8. Sie Kong Liong
Peran Sie Kong Liong mungkin tak seterkenal nama-nama lainnya, namun jasanya sangat besar. Ia dengan sukarela menyediakan rumahnya di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, sebagai tempat berlangsungnya Kongres Pemuda II. Kini, rumah tersebut dikenal sebagai Museum Sumpah Pemuda, tempat saksi sejarah lahirnya ikrar kebangsaan.
9. Kartosuwiryo
Kartosuwiryo merupakan salah satu tokoh yang turut berpartisipasi dalam Sumpah Pemuda. Di kemudian hari, ia dikenal sebagai pemimpin gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang muncul pada masa awal kemerdekaan. Meskipun perjalanannya kemudian berbeda arah, kiprahnya tetap menjadi bagian dari sejarah panjang perjuangan bangsa.
Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga cerminan kekuatan kolaborasi antar generasi muda Indonesia. Melalui tekad dan semangat para tokoh ini, lahirlah fondasi persatuan yang menjadi dasar berdirinya negara Indonesia. Kini, tugas generasi penerus adalah menjaga semangat tersebut agar tetap hidup—sebagai pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa berawal dari semangat para pemuda yang percaya pada masa depan Indonesia.
Source : https://www.geniora.com/article/tokoh-penting-sumpah-pemuda-dan-perannya/
Asal Usul Papanggo, Jejak Sejarah Orang Filipina di Jakarta Utara
Tahukah kamu? Nama Papanggo di Jakarta Utara ternyata berasal dari kata De Papangers — sebutan bagi orang Pampanga dari Filipina yang pernah tinggal di Batavia pada masa kolonial. Simak kisah sejarah uniknya di sini!
Papanggo merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta. Wilayah ini memiliki posisi yang strategis dan menjadi bagian penting dari kawasan utara Jakarta yang berkembang pesat. Namun, di balik nama “Papanggo” tersimpan kisah sejarah panjang yang menarik dan jarang diketahui masyarakat luas.
Nama “Papanggo” berasal dari istilah Belanda “De Papangers”, yang berarti “orang Pampanga”. Pampanga sendiri adalah sebuah wilayah di Pulau Luzon, Filipina. Menurut catatan sejarah, pada masa kolonial Hindia Belanda, sekelompok orang dari Pampanga didatangkan ke Batavia sebagai serdadu atau pekerja pendukung pemerintah kolonial. Mereka kemudian ditempatkan di wilayah Tanjung Priok, dan daerah tempat mereka bermukim disebut dengan istilah “Papangers”. Seiring berjalannya waktu, istilah tersebut berubah dalam pengucapan lokal menjadi “Papanggo”.
Pada masa itu, kawasan Papanggo dikenal sebagai tempat tinggal para serdadu dan keluarganya yang berasal dari Filipina. Mereka hidup berdampingan dengan masyarakat lokal dan lambat laun berbaur menjadi bagian dari penduduk Batavia. Nama “Papanggo” pun menjadi penanda sejarah pertemuan budaya antara Belanda, Filipina, dan masyarakat pribumi di wilayah Jakarta Utara.
Kini, Papanggo dikenal sebagai kawasan padat penduduk yang juga menjadi lokasi berdirinya Jakarta International Stadium (JIS), salah satu ikon baru Jakarta Utara. Meski telah modern, jejak sejarah Papanggo sebagai kampung para serdadu Filipina masih menjadi bagian penting dari identitas wilayah ini. Mengetahui asal usul nama Papanggo tidak hanya memperkaya wawasan sejarah lokal, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap keberagaman budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan Jakarta.
Kisah Papanggo mengingatkan kita bahwa setiap nama tempat memiliki sejarah dan makna yang membentuk identitas kota. Dari “De Papangers” hingga “Papanggo”, wilayah ini menjadi bukti nyata bagaimana perjalanan sejarah dan percampuran budaya meninggalkan jejak yang abadi di tengah modernisasi Jakarta Utara.
(Sumber: Akurat.co, Historia.id, Wikipedia, Katalogika.com, Republika – Kurusetra)
Pengumuman
Pengumuman Seleksi Akhir Tenaga Ahli Pengolahan Arsip Bahasa Belanda
Sehubungan dengan penerimaan Tenaga Ahli (TA) di Bidang Pengelolaan Arsip dan Layanan untuk posisi Tenaga Ahli Bahasa Belanda Tahun Anggaran 2026 dan telah dilaksanakannya seleksi wawancara pada Senin, 22 Desember 2025, berikut ini disampaikan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi sebagai berikut:
1. Arkiana
2. Audi Indrayahya
3. Tasya Aulia
Berkenaan dengan hal tersebut, kami mengundang Saudara untuk hadir pada:
Hari/tanggal : Selasa, 30 Desember 2025
Waktu : 09.00 s.d. selesai
Tempat : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Povinsi DKI Jakarta
Jalan Perintis Kemerdekaan, Nomor 1, Pulogadung, Jakarta Timur
Ketentuan:
1. Peserta hadir tepat waktu dan berpakaian formal.
2. Seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya dan hasil keputusan penerimaan bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat.
REKRUTMEN TA PROMOSI DAN PUBLIKASI PEMBUDAYAAN KEGEMARAN MEMBACA
REKTRUTMEN TA PROMOSI & PUBLIKASI
Sehubungan dengan pelaksanaan rekrutnen tenaga ahli promosi & publikasi pembudayaan kegemaran membaca, berikut kami sampaikan daftar nama yang dinyatakan lulus administrasi:
Audio Video Editor (AV)
1. Maulana Zulkilfi
2. Kevin Octavian
Cameraman (CM)
1. Ahmad Irsyadi
2. M. Haryo Pratomo
3. Syaipul Amin
Graphic Designer (GD)
1. Agus Santoso
2. Ghifany Nurfitria Sukmawardhanie
3. Noerharisman
Motion Graphic Designer (MG)
1. Andi Mashury
2. Desiere Fellya Istiawan
3. Dhienno Adhar
Social Media Specialist (SM)
1. Kila Adikara
2. Sultan Barelvi
3. Zulfa Handayani Putri
Nama-nama di atas akan dihubungi panitia untuk tahap selanjutnya.
REKRUTMEN TENAGA AHLI
REKRUTMEN TENAGA AHLI
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan untuk bergabung menjadi Tim Tenaga Ahli Publikasi Media Pembudayaan Gemar Membaca Tahun 2026.
Kebutuhan
- Graphic Designer : 1 orang
- Motion Graphic Designer : 1 orang
- Social Media Specialist : 1 orang
- Kameraman : 1 orang
- Audio Video Editor : 1 orang
Persyaratan
1. Graphic Designer (Kode: GD)
· Pendidikan minimal D3/S1 Desain Grafis/Desain Komunikasi Visual. IPK Minimal 2,75
· Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta
· Berdomisili di Jabodetabek
· Memahami produksi desain dan komunikasi visual
· Mampu mengoperasikan berbagai software desain (Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Sketchbook Pro, dll)
· Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan desain grafis
· Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE
· Lebih disukai yang memiliki laptop/alat kerja pribadi
· Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target
· Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan
2. Motion Graphic Designer (Kode: MG)
· Pendidikan minimal D3/S1 Desain Grafis/Desain Komunikasi Visual. IPK Minimal 2,75
· Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta
· Berdomisili di Jabodetabek
· Memahami produksi desain dan komunikasi visual
· Memahami produksi video & sound editing
· Mampu mengoperasikan berbagai software desain (Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Sketchbook Pro, dll)
· Mampu mengoperasikan berbagai software video dan sound editing (Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After Effect, Color Grading, dll)
· Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan desain motion grafis
· Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE
· Lebih disukai yang memiliki laptop/alat kerja pribadi
· Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target
· Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan
3. Social Media Specialist (Kode: SM)
· Pendidikan minimal S1 bidang ilmu yang relevan. IPK Min 2,75
· Memiliki pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta
· Berdomisili di Jabodetabek
· Memahami perencanaan publikasi konten untuk media sosial
· Mampu menangani berbagai situasi dalam interaksi di media sosial
· Mampu membuat laporan insight media sosial yang dikelola
· Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan media sosial
· Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE
· Lebih diutamakan memiliki laptop/alat kerja pribadi
· Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target
· Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan
4. Cameraman (CM)
· Pendidikan minimal S1 bidang ilmu yang relevan IPK Min 2,75
· Memiliki pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta
· Berdomisili di Jabodetabek
· Memahami konsep komposisi dalam fotografi/videografi secara umum
· Memahami teknis kamera, lensa, rekam suara dan pendukung lainnya sebagai pendukung fotografi/videografi
· Mampu mengoperasikan kamera DSLR/Mirrorless dengan baik
· Lebih diutamakan memiliki pengalaman di media
· Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE
· Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target
· Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan
5. Audio Video Editor (AV)
· Pendidikan minimal D3/S1 Ilmu Komunikasi atau bidang ilmu yang relevan. IPK Min 2,75
· Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta
· Berdomisili di Jabodetabek
· Mampu mengoperasikan berbagai software video dan sound editing (Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After Effect, dll)
· Lebih diutamakan memiliki pengalaman di media
· Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan atau pelatihan bidang editor audio video
· Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE
· Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target
· Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan
Ketentuan
• Rekrutmen ini untuk memenuhi kebutuhan Tenaga Ahli Publikasi Media Pembudayaan Gemar Membaca Tahun 2026
• Selama proses seleksi tidak dipungut biaya apapun
• Hanya tenaga ahli yang lolos seleksi yang akan dihubungi melalui email/telepon
• Tenaga Ahli Publikasi Media tidak diberikan THR/Gaji ke-13 dan fasilitas kesehatan dalam bentuk apapun;
• Dalam pelaksanaannya diberlakukan ketentuan perpajakan dan ketentuan lainnya sesuai aturan hukum yang berlaku;
• Tenaga Ahli Publikasi Media yang diterima harus tunduk dan patuh pada peraturan dan kontrak kerja yang telah disepakati bersama dan tidak akan menuntut untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
• Anggaran Tenaga Ahli Publikasi Media dibebankan pada DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. Jika anggaran dibatalkan karena satu dan lain hal, tenaga ahli tidak akan menuntut apapun kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta.
• Linimasa
Pengiriman Berkas Administrasi : 8 – 9 Desember 2025
Seleksi Administrasi : 10 –14 Desember 2025
Pengumuman Seleksi Administrasi : 15 – 16 Desember 2025
Seleksi Wawancara : 17 – 18 Desember 2025
Pengumuman Hasil Akhir : 22 Desember 2025
• Kirimkan lamaran dan kelengkapannya melalui email P2PKM.RekrutmenTA@gmail.com dengan subjek Nama_Kode (Contoh: Jaka_GD)
• Surat lamaran ditujukan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dengan melampirkan file: CV, portofolio, scan (ijazah, transkrip nilai, paklaring, KTP, NPWP, serta dokumen KBLI dan NIB) dan sertifikat keahlian.
Sosial Media
Lihat sorotan kegiatan yang telah kami bagikan di instagram.