Berita DISPUSIP DKI Jakarta
Pencarian Data


Senin, 25 Agustus 2025 | Fajar Andi Nugroho 46x

Jakarta Utara (12/8/2025) – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar lomba pantun yang merupakan rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Anak Jakarta Membaca (HANJABA). Pelaksanaan lomba tersebut berlangsung seru dan menarik. Lomba pantun diadakan pada tanggal 12 Agustus 2025, pada pukul 13.00 WIB dengan ketentuan waktu yang diberikan kepada para peserta untuk membuat pantun terbaik. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kantor Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara.

Para peserta yang berpartisipasi dalam lomba pantun adalah Siswa dan Siswi jenjang SMP/MTs yang sebelumnya telah mendaftar dan melalui proses verifikasi berkas sehingga dapat berpartisipasi dalam lomba tersebut. Sedangkan juri pada lomba komik strip tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Susunan juri pada lomba komik strip tahun ini antara lain:

  • Bapak Drs. Suyoyo Muchtar
  • Bapak Udin 
  • Bapak Ridwan

Mereka adalah para pemerhati budaya Betawi yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya.

Lomba dimulai pukul 13.15 WIB, tepat setelah panitia membacakan tata tertib yang harus diikuti oleh semua peserta. Para peserta diberikan waktu 30 menit untuk membuat dua buah pantun dengan tema ”Literasi” dan ”Kota Jakarta”. Ruang Auditorium menjadi hening ketika waktu pembuatan pantun dimulai. Para peserta berkonsentrasi untuk membuat pantun terbaik mereka. Setelah waktu pembuatan pantun selesai, karya yang dibuat kemudian dikumpulkan ke panitia. Setelah itu waktunya para peserta membacakan pantun yang telah mereka buat. Para peserta menunggu giliran untuk tampil sambil menyaksikan para peserta lainnya yang sedang membawakan pantunnya di panggung. Ada pula para peserta yang lebih fokus untuk berlatih cara membawakan pantunnya ketika nanti tampil. Lomba pantun berlangsung seru dan menarik, terkadang para juri tidak segan untuk memberikan tips kepada para peserta yang sudah tampil.

Walaupun hanya diberikan waktu 30 menit untuk membuat pantun, namun karya yang dibuat sangat baik, para peserta sangat paham bagaimana cara membuat pantun yang berkualitas, mengaitkan rima di setiap barisnya, dan menyisipkan isi yang bermakna pada setiap arti pantun.

Perpustakaan Jakarta Utara HANJABA

Selasa, 12 Agustus 2025 | Thian Wisnu Isnanto 35x

Jakarta--Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra HB Jassin dengan bangga menggelar acara Senara (Senandung Aksara). Sebuah panggung ekspresi aksara yang menggabungkan sastra dengan irama musik yang membuat pengalaman membekas dan tidak terlupakan untuk kawan perpus dan kawula sastra . Acara ini di selenggarakan dengan menggabungkan berbagai genre musik, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, dan ditutup dengan hiburan Band atau penyanyi kekinian. 

Senara (Senandung Aksara) di gelar di Pelataran Gedung Ali Sadikin Perpustakaan Jakarta pada 8 – 9 Agustus 2025. Semua orang berkesempatan untuk hadir untuk menyaksikan maupun ikut berdendang secara gratis. Selama dua hari pertunjukan antusiasme masyarakat, kawan perpus serta kawula sastra sangat bersemangat dan menyenangkan. Interaksi yang terjalin menghangatkan suasana sore hari menjelang petang di Taman Ismail Marzuki.

Senara (Senandung Aksara) menampilkan berbagai pengisi acara yang menarik dan unik. Sebagai pembuka di hari pertama tanggal 8 Agustus 2025 terdapat penampilan dari Tarrarin, yang mendendang bersama gitar akustiknya. Kemudian persembahan pembacaan puisi dari ibu Dharmawanita Persatuan Dispusip, Ibu Maskani Rambe, serta Zeezee Shahab. Tidak kalah seru penampilan musikalisasi puisi SMA 68 menambah warna juga kesan yang baik untuk acara ini. Kemudian di momen special sekaligus sebagai penutup acara di hari pertama Senara (Senandung Aksara), penampilan dari Wijaya 80 berhasil membuat semua yang hadir ikut berdendang bersama.

Pada hari kedua Senara di tanggal 9 Agustus 2025 pun tidak kalah serunya. Masih tetap bertabur pengisi acara yang menarik acara dibuka dengan penampilan Band Hursa. Kemudian penampilan adik-adik Teater Tanah Air yang dibawah bimbingan sastrawan Jose Rizal Manua yang penuh tarian dan pesan tersembunyi tentang Indonesia.

Musikalisasi puisi SMA 12 Jakarta pun mendendangkan puisi tentang Indonesia dengan suara merdu dan alunan musik yang kompak. Jodhie Yudono serta Devie Matahari adalah penampil yang magis seakan menyihir kawan perpus dan kawula sastra dengan penampilan dramatikal puisi dan musikalisasi puisi. Tepat menjelang petang dimana matahari hamper terbenam Donne Maula menutup acara dengan suara merdu khasnya yang membuat seluruh peserta acara bernyanyi bersama.

Senara dilaksanakan beberapa kali dalam setahun. Nantikan Senara selanjutnya dengan kejutan pengisi acara yang menghibur dan memberi kesan! (Oleh: Rahajeng Gunadi)

sastra perpustakaan jakarta PDS HB Jassin Senara

Selasa, 12 Agustus 2025 | Thian Wisnu Isnanto 34x

Jakarta--Dalam rangka memperingati 108 tahun H.B. Jassin dan untuk menghormati karya serta kiprah sang sastrawan, Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra HB Jassin menggelar acara “Diskusi Peringatan 108 Tahun H.B. Jassin dan Pembukaan Pameran Ruang Sastra”. Acara ini diselenggarakan di selasar lantai 3 Gedung Ali Sadikin, Kamis, 31 Juli 2025, di Taman Ismail Marzuki. Dengan dihadiri oleh lebih dari 50 orang peserta diskusi. Acara dibuka oleh dua narasumber yaitu  Ayu Utami selaku aktivis, jurnalis, serta penulis, dan Yusuf Susilo yang merupakan penyair, wartawan, serta penulis.

Diskusi tersebut membahas tentang kenal lebih dekat sosok H.B. Jassin dalam perspektif kedua narasumber. Mengangkat tema “Peran dan eksistensi H.B Jassin Seorang Sastrawan dan Redaktur Media Masa”. Seperti yang dikutip oleh Ayu Utami bahwa H.B Jassin adalah “sumber mata air sastra” yang mampu menurunkan semangat intelektualnya kepada angkatan-angkatan di bawahnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan pameran “Ruang Bicara Sastra” yang dilaksanakan di lantai 4 Perpustakaan PDS HB Jassin. Pembukaan pameran tersebut diawali oleh pemotongan pita oleh Dr. Nasruddin Djoko Surjono, SIP, S.T, MBA selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta. Didampingi oleh Diki Lukman Hakim, S.Sos, M.M selaku kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra HB Jassin.

Pameran Ruang Bicara Sastra akan selalu ada setiap hari sejak 31 Juli 2025 sampai dengan 24 Agustus 2025. Harapannya pameran ini dapat membuka wawasan serta mengenal sosok sastrawan Indonesia yang karyanya akan selalu dikenang. Yuk kawan perpus dan kawula sastra luangkan waktu kalian untuk berkunjung ke  Pameran Ruang Bicara Sastra di lantai 4 Perpustakaan PDS HB Jassin. Sampai bertemu disini! (Oleh: Rahajeng Gunadi)

sastra perpustakaan jakarta PDS HB Jassin

Rabu, 6 Agustus 2025 | Fajar Andi Nugroho 75x

Jakarta, 31 Juli 2025 – Suku Dinas Perpustakaan dan Keasipan Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi saksi semangat baru dalam mengupayakan peningkatan dan pemanfaatan literasi melalui acara Pentas Literasi. Kegiatan yang berlangsung setiap hari Kamis ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak Perpustakaan dan Walikota Jakarta Utara, dengan fokus utama pada literasi untuk kalangan pelajar sekolah tingkat SD, SMP dan SMA. 

Kali ini acaranya mengundang Anak Sekolah tingkat SMA/SMK/MA yang ada di Wilayah Jakarta Utara diantaranya SMAN 15, SMAN 18, SMAN 41, SMAN 80, SMAN 83 Jakarta, dan SMAS Yusha. Mereka tiba di Kantor Walikota Jakarta Utara untuk mengikuti workshop bersama narasumber Arief K. Rachmad para peserta akan diajak mengeksplorasi teknik mobile photography secara kreatif dan praktis. Lalu dilanjutkan rangkaian mengunjungi Perpustakaan Cikini yang ada di Taman Ismail Marzuki dengan suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kehadiran fotografi profesional beserta tim fotografi pendamping yang memberikan warna tersendiri dalam kegiatan edukatif. Para pelajar tidak hanya menerima teori dasar fotografi, sekaligus mengikuti praktik langsung yang ada di lingkungan perpustakaan serta sesi diskusi interaktif bersama fotografer yang sudah berpengalaman.

Salah satu yang menjadi perhatian dalam pengenalan teknik fotografi memakai handphone, sebuah keterampilan yang bisa dilakukan semua orang tanpa harus memiliki kamera profesional melainkan cukup kamera ponsel saja. Peserta diberikan tips dan trik untuk memaksimalkan fitur bawaan kamera ponsel, seperti komposisi gambar, pencahayaan, dan pengolahan foto untuk menghasilkan karya yang berkualitas tanpa memerlukan perangkat mahal tapi sudut pandang dalam pengambilan foto.

Adapun tujuan utama dalam rangkaian kegiatan yaitu untuk mendorong literasi visual sebagai bentuk ekspresi dan dokumentasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Foto-foto yang dihasilkan oleh para peserta diharapkan mampu mengangkat berbagai kisah positif di sekitar mereka, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa membaca dan belajar tidak hanya lewat teks, dengan konteks esensial fotografi yakni "melalui foto yang berbicara".

Demikian kegiatan yang sangat edukasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara perpustakaan dan perangkat daerah lainnya dapat membuahkan inovasi literasi yang menjangkau generasi muda. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang terus diperluas cakupannya, sehingga budaya membaca menjadi aktivitas menyenangkan melalui belajar, berkarya dan bertumbuh di tengah lingkungan masyarakat.

Jakarta Utara Pentas Literasi

Jumat, 1 Agustus 2025 | Muhammad Afif Nikmatullah 54x

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menggelar kegiatan Konsultasi, Informasi, dan Edukasi (29/07) bertempat di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan yang dibuka Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dispusip DKI Jakarta, diikuti oleh peserta dari unsur Organisasi Masyarakat di lingkungan provinsi DKI Jakarta.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan menyampaikan agar Lembaga Ormas menyelamatkan dan menyerahkan arsip bernilai sejarah organisasinya ke Dispusip DKI selaku lembaga kearsipan daerah.

“Dalam rangka  menyambut 5 Abad (500 tahun) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, memori lembaga ormas menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah untuk menjadi Jakarta Kota Global.”