Rabu, 26 November 2025 - Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP yang menjadi binaan Tingkat Kota, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan selama 2 (dua) hari yaitu pada Rabu, 26 November 2025 untuk jenjang SD/MI dan Kamis, 27 November 2025 untuk jenjang SMP/MTs. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengelola perpustakaan sekolah untuk memahami regulasi terbaru sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi yang akan datang.
Pada sesi pembuka, disampaikan bahwa akreditasi perpustakaan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Perpustakaan yang terakreditasi tidak hanya memiliki koleksi dan layanan yang memenuhi standar nasional, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan budaya literasi, dan peningkatan prestasi siswa. Ketika perpustakaan tumbuh dan berkembang, maka seluruh ekosistem sekolah turut mendapatkan manfaatnya.
Tahun 2025 menandai hadirnya instrumen akreditasi perpustakaan yang baru sebagai penyempurna instrumen sebelumnya. Perpustakaan Nasional RI resmi menetapkan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 157 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SD/MI dan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 158 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SMP/MTs. Instrumen baru tersebut akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026, dan dipandang sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan standar perpustakaan dengan kebutuhan literasi masa kini.
Instrumen akreditasi yang baru membawa sejumlah penyempurnaan penting. Standar layanan diperjelas, inovasi literasi diperkuat, kompetensi pengelola diperhatikan lebih serius, pemanfaatan teknologi diperluas, dan tata kelola perpustakaan dipertegas. Dengan adanya penyempurnaan ini, satuan pendidikan diharapkan mampu membangun perpustakaan yang lebih profesional, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi yang merupakan Pustakawan Perpustakaan Nasional RI menekankan pentingnya pemahaman komprehensif terhadap setiap komponen instrumen baru agar sekolah dapat melakukan persiapan secara lebih efektif dan sesuai ketentuan nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta didorong untuk mempelajari setiap detail instrumen akreditasi serta memahami langkah-langkah teknis dalam pengisian dokumen. Dengan demikian, para pengelola perpustakaan sekolah diharapkan siap mengajukan akreditasi pada periode berikutnya.
Di akhir kegiatan, peserta diajak menjadikan sisa tahun 2025 sebagai waktu untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan akreditasi—mulai dari kelengkapan dokumen, pembenahan tata kelola, hingga penguatan program literasi. Dengan persiapan matang, perpustakaan sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang hidup, dinamis, dan relevan bagi seluruh warga sekolah.
Jakarta Utara — Kegiatan Book Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Jakarta Utara selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025, resmi berakhir dengan sukses dan antusiasme tinggi dari para peserta. Program tahunan ini kembali menjadi ruang pembinaan bagi Duta Baca Sekolah dan pelajar terpilih untuk memperkuat keterampilan literasi, kreativitas, kemampuan perencanaan, serta kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di sekolah.
Hari pertama kegiatan dibuka dengan sambutan dari penyelenggara yang menekankan pentingnya membangun ekosistem literasi yang inklusif dan adaptif bagi generasi muda. Para peserta kemudian mengikuti sesi pengenalan, ice breaking, diskusi kelompok, serta pemetaan tantangan literasi yang mereka hadapi di lingkungan sekolah masing-masing. Suasana hangat dan kolaboratif di hari pertama menjadi fondasi penting untuk membangun kedekatan sebelum memasuki rangkaian materi inti.
Memasuki hari kedua, para peserta mengikuti dua sesi materi utama yang memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis. Pada sesi pertama, Kak Aio membawakan materi Literacy Planner, sebuah panduan penyusunan rencana kegiatan literasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Peserta diajak mengenali kebutuhan literasi di sekolah, menyusun rencana program yang realistis, serta menentukan langkah strategis yang dapat diterapkan setelah kegiatan Book Camp usai. Materi berlangsung interaktif dengan diskusi, latihan penyusunan rencana, serta berbagi pengalaman antar peserta. Sesi berikutnya disampaikan oleh Kak Irdha Zahra yang membawakan materi mengenai pentingnya kesehatan mental bagi pelajar. Ia menjelaskan bagaimana peserta dapat mengenali stres, mengelola kecemasan, menjaga keseimbangan antara akademik dan aktivitas organisasi, serta menerapkan teknik sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Sesi ini mendapat perhatian besar karena relevansinya dengan kehidupan pelajar saat ini.
Hari terakhir menjadi puncak rangkaian kegiatan dengan hadirnya aktris sekaligus aktivis literasi Hannah Al Rashid dalam talkshow bertema “Bersuara dengan Buku: Menjadi Generasi yang Kritis dan Peka.” Melalui pengalamannya, Hannah mengajak peserta untuk melihat membaca sebagai jendela pemahaman terhadap realitas sosial dan sebagai cara membangun empati. Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung. Selain talkshow, peserta juga mendapatkan materi penguatan personal branding dari Najma Q. Ramadhanty yang mendorong Duta Baca untuk tampil percaya diri sebagai representasi gerakan literasi di sekolah. Sesi berbagi pengalaman dari Duta Baca Jakarta Utara turut memberikan inspirasi nyata mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membangun gerakan literasi dari lingkungan terdekat.
Kegiatan ditutup dengan apresiasi dari penyelenggara kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif dan semangat yang ditunjukkan selama tiga hari penuh. Perpustakaan Jakarta Utara berharap Book Camp 2025 tidak sekadar menjadi kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi pijakan bagi para peserta untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke dalam aksi nyata di sekolah masing-masing. Melalui Book Camp 2025, literasi kembali ditekankan bukan hanya sebagai kemampuan membaca, tetapi sebagai kekuatan untuk membentuk karakter, berpikir kritis, dan membawa perubahan positif bagi masa depan.
Jakarta Utara (13/11/2025) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya perilaku saling menghargai. Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara yang diberi amanah oleh Wali Kota Jakarta Utara untuk setiap pekan menyelenggarakan Pentas Literasi pada kamis, 13 November 2025 bertema “Cegah Bullying, Wujudkan Pelajar Berkarakter” yang melibatkan Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Kota Administrasi Jakarta Utara diikuti dengan 40 Pelajar SMP Jakarta Utara dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara tepatnya Pojok Baca Digital, Lobby P mulai pukul 09.00 hingga 11.30 pagi.
Acara diawali dengan sambutan dari Sudin PPAPP Jakarta Utara oleh Ibu Nurjannah selaku Kepala Seksi Perlindungan Anak yang mengajak para pelajar mengingatkan pentingnya untuk saling menghargai dan menolak segala bentuk perundungan. Materi kemudian diberikan oleh narasumber PUSPA (Pusat Pelayanan Keluarga) yang memaparkan cara mengenali bullying, memahami dampaknya, serta Langkah apa yang bisa dilakukan untuk menghindari, mencegah, dan melindungi diri maupun teman. Siswa terlihat aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan.
Sesi kuis kali ini berbeda dari sebelumnya karena peserta diminta menyampaikan pendapat mereka mengenai materi yang telah dipaparkan oleh narasumber, Suasana menjadi lebih interaktif dan antusias, ditambah adanya apresiasi berupa souvenir dari panitia.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan narasumber sebagai dokumentasi upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan bebas bullying.
Jakarta Utara (06/11/2025) — Dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda yang siap terjun ke dunia kerja, maka pemerintah hadir untuk berupaya menjembatani melalui kesadaran literasi. Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara yang diberi amanah oleh Wali Kota Jakarta Utara dalam setiap pekan menyelenggarakan Pentas Literasi pada kamis, 6 November 2025 bertema “Persiapan Diri Menghadapi Dunia Kerja” berkolaborasi dengan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara diikuti oleh 40 Pelajar dari berbagai SMA/SMK Jakarta Utara yang bertempat di Kantor Wali Kota Jakarta Utara tepatnya Saung Belakang mulai pukul jam 09.00 pagi sampa jam 12.00 siang.
Kegiatan dibuka dengan sambutan perwakilan dari pejabat Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi kegiatan ini terutama pentingnya kesiapan mental, keterampilan, dan etika profesional bagi generasi muda sebelum memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Adapun membangun ekosistem literasi yang tidak hanya berfokus pada baca tulis, tetapi juga literasi karir yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Memasuki sesi materi, narasumber memberikan paparan yang komprehensif terkait dinamika dunia kerja, mulai dari keterampilan dasar yang wajib dimiliki, pentingnya soft skills seperti komunikasi dan kolaborasi, hingga peluang kerja di berbagai sektor industri. Para pelajar juga diberi contoh nyata mengenai kesalahan umum dalam melamar pekerjaan sekaligus strategi dalam meningkatkan daya saing diri.
Kemudian sesi berikutnya ada quiz edukatif yang menjadi momen paling menarik bagi para peserta. Melalui pertanyaan-pertanyaan seputar materi, suasana kelas menjadi interaktif dan penuh semangat.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta, panitia, dan narasumber berfoto bersama sebagai bentuk apresiasi dalam mendukung peningkatan literasi dan kesiapan kerja generasi muda di Jakarta Utara.
Rabu, 12 November 2025, Perpustakaan Jakarta Utara kembali menggelar kegiatan Literasi Kreatif dengan tema “Pengenalan Ecoprint bagi Pelajar” yang berlangsung di RPTRA Si Pitung. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dari SMPN 290 Jakarta, yang dengan penuh semangat belajar mengenal teknik Ecoprint — metode mencetak motif alami dari daun dan bunga pada kain menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. 🌿✨
Workshop ini menghadirkan Kak Dayang dari Studio Kriya Tekstil sebagai narasumber, yang dengan sabar membimbing para peserta memahami setiap tahapan proses Ecoprint. Para siswa-siswi tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan tekniknya menggunakan media yang telah disediakan. Mereka mengikuti setiap langkah dengan antusias — mulai dari menyiapkan bahan, menata pola daun, hingga melihat hasil akhir karya mereka sendiri. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan menyenangkan, apalagi bagi banyak peserta yang baru pertama kali mengenal teknik ini. 🎨
Kepala Seksi Perpustakaan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Literasi Kreatif kali ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan literasi kreatif para pelajar, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa wirausaha melalui kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Dengan kegiatan ini, diharapkan para pelajar terinspirasi untuk terus berkarya, berkreasi, dan memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka secara kreatif dan berkelanjutan. 💚
Halo #SobatPusip
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta berkesempatan mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto dalam rangka penutupan Rapat Kerja Ikatan Wartawan Online (IWO) periode kepengurusan 2023 - 2025 yang bertempat di Aula HB Jassin Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Rabu 29 Oktober 2025.
Setelah menutup Rapat Kerja, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto melanjutkan agenda dengan berkunjung ke Perpustakaan Jakarta Cikini di dampingi oleh Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Bapak Nasruddin Djoko Surjono dan Kepala UP Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Bapak Diki Lukman Hakim beserta para pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO).
#DISPUSIPDKIJakarta
#DKIJakarta
#IWO
Sosialisasi Pendaftaran NPP Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat: Wujud Komitmen Penataan dan Penguatan Data Perpustakaan
Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025 — Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pengelolaan Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat yang digelar pada 13 Oktober 2025 oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) bagi seluruh perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (28/10) secara daring.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dan menjadi salah satu target capaian tahun 2025 agar 50 perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat segera melakukan pendaftaran NPP melalui laman resmi data.perpusnas.go.id. Hal ini juga merupakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan tata kelola perpustakaan di tingkat kota Jakarta Pusat.
Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) merupakan sistem kode identitas resmi yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk setiap unit perpustakaan di seluruh Indonesia. Melalui penerapan NPP, pemerintah berupaya memetakan kondisi dan sebaran perpustakaan di Indonesia secara akurat, sehingga proses pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu layanan dapat dilakukan dengan lebih terarah dan efektif. Selain itu, keberadaan NPP juga menjadi dasar penting dalam proses akreditasi perpustakaan, yang menilai standar mutu pengelolaan dan pelayanan. Langkah ini juga sejalan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang menegaskan pentingnya penyelenggaraan perpustakaan yang tertib administrasi di setiap lembaga.
Dalam sambutannya, Plt. Kasudin Pusip Jakarta Pusat yang diwakili Kasie Perpustakaan, Bapak Noor Muchyadi menegaskan bahwa keberadaan data dan informasi yang akurat tentang perpustakaan menjadi pondasi penting dalam membangun sistem literasi yang kuat dan berkelanjutan. “Dengan adanya NPP, kita tidak hanya menata administrasi, tetapi juga memperkuat pondasi literasi masyarakat. Data yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan di lingkungan RPTRA,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pengelola RPTRA dapat memahami pentingnya NPP sebagai identitas kelembagaan perpustakaan serta berpartisipasi aktif dalam memperbarui dan melengkapi data sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah bersama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional penguatan data perpustakaan, sekaligus memperkuat posisi perpustakaan RPTRA sebagai ruang literasi masyarakat yang inklusif, informatif, dan berdaya guna.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
Peluncuran Buku Antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi
Semangat Sumpah Pemuda untuk Generasi Literat yang Berani Bermimpi
Jakarta Pusat, 29 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat berkolaborasi dengan Komunitas RuangMenulis.id menyelenggarakan kegiatan Peluncuran Buku Antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi yang berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Aula Perpustakaan Petojo Enclek, Jakarta Pusat.
Acara ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk meneguhkan semangat berkarya dan berani bermimpi melalui literasi. Kolaborasi antara instansi pemerintah dan komunitas literasi ini membuktikan bahwa menulis bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga wadah untuk menemukan jati diri, menyuarakan makna, serta menumbuhkan empati.
Buku antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi ditulis oleh 15 penulis muda alumni kelas literasi program RuangMenulis.id Goes to School (GTS) yang berasal dari 7 sekolah berbeda. Melalui karya mereka, para penulis muda ini berbagi kisah perjuangan, kegagalan, harapan, dan tekad untuk terus berjuang meraih cita-cita. Buku ini menjadi refleksi bahwa perjalanan menuju impian seringkali penuh liku, namun keberanian dan ketekunan adalah kunci untuk bangkit dan terus melangkah.
Kegiatan peluncuran buku ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Bapak Suryanto, serta Bunda Literasi Jakarta Pusat, Ibu Witri Yenny Arifin, yang memberikan inspirasi dan motivasi kepada para generasi muda untuk terus berkarya melalui tulisan.
Selain itu, acara turut menghadirkan dua tokoh inspiratif dari dunia profesional, yaitu dr. Denni Joko Purwanto (Dokter Bedah Konsultan Onkologi) dan Lita Kristiani (Kepala Satuan Pengawas Internal RSAU), yang berbagi kisah perjuangan mereka dalam mewujudkan mimpi dengan kerja keras, komitmen, dan semangat pantang menyerah.
Peluncuran buku ini merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan Komunitas RuangMenulis.id, yang secara konsisten memberi ruang bagi para alumni dan anggota komunitas untuk menyalurkan gagasan dan kreativitas melalui karya tulis. Sepanjang tahun 2025, RuangMenulis.id telah meluncurkan dua karya penting yaitu M.H. Thamrin Sang Visioner (Maret 2025), hasil kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, dan Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi (Oktober 2025), hasil kerja sama dengan Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat.
Founder RuangMenulis.id, Ibu Graece Tanus menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak takut bermimpi dan menjadikan literasi sebagai sarana untuk memahami, merasakan, dan berbagi pengalaman hidup.
“Melalui Nawasena, kami ingin menegaskan bahwa setiap mimpi memiliki jalan dan setiap proses memiliki makna. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tapi juga tentang belajar memahami diri dan dunia di sekitar kita,” ujar perwakilan dari RuangMenulis.id.
Acara peluncuran buku ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada 15 Penulis Buku Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi, menandai semangat muda yang terus menyala di Hari Sumpah Pemuda.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
📚 Tentang RuangMenulis.id
RuangMenulis.id adalah komunitas literasi yang berfokus pada pengembangan kemampuan menulis kreatif di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Melalui program Goes to School (GTS), RuangMenulis.id telah membimbing ratusan siswa di berbagai sekolah untuk berani menulis dan mengekspresikan diri melalui karya sastra.
Narahubung Media:
RuangMenulis.id
Email: info@ruangmenulis.id
Instagram: @ruangmenulis.id
Roadshow Literasi SDN Kebon Kelapa 02: Serunya Belajar dan Membaca dalam Semangat Sumpah Pemuda
Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali menggelar Roadshow Workshop Membaca yang kali ini diselenggarakan di SDN Kebon Kelapa 02 Jakarta Pusat pada Selasa (28/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Sumpah Pemuda yang bertujuan menumbuhkan semangat literasi dan budaya membaca di kalangan siswa-siswi sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Rangkaian kegiatan Roadshow menghadirkan berbagai aktivitas seru dan edukatif, di antaranya dongeng seru bersama Kak Rezky, yang mengajak anak-anak berimajinasi dan belajar nilai-nilai kehidupan melalui cerita inspiratif; LiterAksi: Aktivitas Ceria bersama adik-adik SDN Kebon Kelapa 02, berupa permainan edukatif yang mengasah kreativitas, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis anak-anak; dan baca seru bersama Mobil Literasi (MOLI) Perpustakaan Petojo Enclek - Jakarta Pusat, yang menyediakan berbagai koleksi buku menarik dan mengajak anak-anak menikmati pengalaman membaca di luar kelas.
Kegiatan Roadshow Workshop Membaca ini merupakan agenda rutin tahunan yang digagas oleh Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat untuk memperluas jangkauan layanan literasi serta membudayakan gemar membaca sejak dini. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi di sekolah-sekolah. Melalui kombinasi kegiatan mendongeng, membaca bersama, dan aktivitas LiterAksi, program ini menghadirkan literasi sebagai kegiatan yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna bagi anak-anak yang dikemas dengan pendekatan kreatif, diharapkan minat baca anak-anak dapat tumbuh secara alami, sekaligus menumbuhkan karakter positif seperti rasa ingin tahu, empati, dan semangat belajar.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mencintai literasi.
“Membaca bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi jendela untuk memahami dunia. Melalui roadshow literasi, kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan dan membangkitkan semangat belajar anak-anak,” ujar Suryanto.
Selain menjadi media edukatif, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, pemerintah, dan komunitas literasi. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperluas dampak positif gerakan literasi di lingkungan pendidikan dasar.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, serta ajakan untuk terus membaca dan berkarya sesuai semangat Hari Sumpah Pemuda — semangat muda, semangat literasi!
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menggelar kegiatan Konsultasi, Informasi, dan Edukasi (23/10) bertempat di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI, Dr. Nasruddin Djoko Surjono, SIP, S.T, MBA , diikuti oleh peserta dari unsur 14 Badan Usaha Milik Daerah dan 7 Perusahaan di lingkungan provinsi DKI Jakarta.
Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber adalah:
1. Ibu Damaris Butar Butar, Arsiparis Utama dari Arsip Nasional Republik Indonesia selaku narasumber
2. Bapak Achmad Fauzan, Arsiparis Ahli Madya dari Kementerian Sekretariat Negara selaku narasumber