Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan Lomba Menulis Tingkat Kota Tahun 2026 dengan tagline “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembudayaan kegemaran membaca yang menjadi salah satu tugas utama Dinas. Pembudayaan kegemaran membaca merupakan serangkaian usaha untuk menumbuhkan kebiasaan membaca yang berkelanjutan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui budaya membaca yang kuat, diharapkan kualitas sumber daya manusia dapat terus meningkat seiring perkembangan zaman.
Kemampuan membaca yang baik juga menjadi fondasi penting bagi keterampilan literasi lainnya, termasuk keterampilan menulis. Oleh karena itu, berbagai program terus dikembangkan untuk mendorong generasi muda agar tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu mengekspresikan gagasan dan kreativitas mereka melalui tulisan.
Sebagai langkah awal pelaksanaan lomba tahun ini, sosialisasi kegiatan telah dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/3) pukul 13.00 WIB yang diikuti oleh Sekolah mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di wilayah Jakarta Pusat.
Melalui lomba ini, peserta diharapkan mampu menuangkan gagasan, pengalaman, serta harapan mereka tentang Jakarta dalam bentuk tulisan yang inspiratif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan penulis-penulis muda berbakat yang mampu menghasilkan karya menarik sebagai alternatif bahan bacaan bagi masyarakat.
Dalam proses penilaian, lomba ini menghadirkan sejumlah juri yang berasal dari kalangan penulis, ilustrator, hingga pegiat literasi yang berpengalaman di bidangnya. Untuk kategori SD/MI, penilaian dilakukan oleh Iwok Abqary, Watiek Ideo, dan Noor H. Dee yang dikenal sebagai penulis buku anak.
Sementara itu, kategori SMP/MTs dinilai oleh Ariyo Zidni yang dikenal sebagai penulis cerita dan pendongeng, Dewi Trik sebagai ilustrator dan editor visual, serta Aisha Habir yang berkiprah sebagai penerbit dan penulis cerita.
Adapun untuk kategori SMA/SMK/MA, dewan juri berasal dari komunitas literasi RuangMenulis.id, yaitu Graece Tanus, Iwan Kurniawan, serta Stebby Julionatan yang dikenal aktif sebagai penulis dan pegiat literasi.
Kehadiran para juri dari berbagai latar belakang tersebut diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus memperkaya perspektif peserta dalam menghasilkan karya tulis yang kreatif dan berkualitas.
Lomba Menulis juga menjadi bentuk apresiasi terhadap gerakan pembudayaan kegemaran membaca dan literasi di tingkat kota/kabupaten hingga provinsi. Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan literasi mereka.Ke depan, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program literasi yang mendorong tumbuhnya budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat
IG: @perpusjkt_pusat
Dalam upaya meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan menengah, Lomba Perpustakaan Sekolah Jenjang SMA/SMK/MA Tahun 2026 resmi disosialisasikan kepada seluruh sekolah di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjadikan perpustakaan sebagai pusat rujukan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan semangat Merdeka Belajar.
Lomba ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan strategis, antara lain meningkatkan peran perpustakaan SMA/SMK/MA sebagai perpustakaan rujukan bagi siswa dan guru dalam mendukung Merdeka Belajar dan penguatan kecakapan literasi; meningkatkan budaya membaca dan kecakapan literasi bagi siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan; mendukung implementasi kurikulum sekolah/madrasah sesuai dengan visi dan misi pendidikan nasional di Indonesia, serta meningkatkan kinerja dan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah secara profesional dan berkelanjutan. Melalui kompetisi ini, diharapkan perpustakaan sekolah tidak hanya menjadi ruang penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi pusat inovasi pembelajaran, ruang kolaborasi, dan penguatan karakter peserta didik.
Rangkaian kegiatan Lomba Perpustakaan Sekolah Jenjang SMA/SMK/MA Tahun 2026 dimulai dengan sosialisasi yang diselenggarakan pada Rabu (26/2). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi menyeluruh terkait mekanisme lomba, kriteria penilaian, serta persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh peserta.
Lomba Perpustakaan Sekolah Jenjang ini dibuka secara luas bagi seluruh sekolah tingkat SMA/SMK/MA di wilayah Jakarta Pusat, dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia. Seleksi akan dilakukan secara objektif dan profesional oleh dewan juri yang terdiri dari Pakar di bidang Perpustakaan, Unsur akademisi dan Pejabat Fungsional Pustakawan dari Perpustakaan Nasional RI. Penilaian akan mencakup aspek manajemen perpustakaan, layanan dan inovasi, penguatan literasi, dukungan terhadap kurikulum, serta tata kelola dan administrasi.
Selanjutnya, di tingkat Kota Jakarta Pusat, akan ditetapkan 5 pemenang, terdiri dari Juara I hingga Juara Harapan II. Para pemenang akan memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan. Lebih lanjut, lomba ini bersifat berjenjang, di mana Juara I tingkat Kota akan mewakili Jakarta Pusat untuk berkompetisi di tingkat Provinsi hingga Nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta transformasi perpustakaan sekolah menjadi pusat literasi yang modern, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Perpustakaan bukan hanya ruang baca, melainkan jantung pembelajaran yang mendukung penguatan karakter, kreativitas, serta kecakapan bagi peserta didik.
Partisipasi aktif seluruh SMA/SMK/MA di Jakarta Pusat menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Mari bersama-sama kita wujudkan perpustakaan sekolah yang unggul, inspiratif, dan berdaya saing hingga tingkat nasional.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat
📧 dispusip.jakarta.go.id
IG: @perpusjkt_pusat | https://www.instagram.com/p/DUsWmbOAZPC/?img_index=1
Jakarta Pusat – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Gebyar Literasi dan Peluncuran Buku Dongeng Karya Bunda PAUD Jakarta Pusat pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam penguatan budaya literasi anak sejak usia dini.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran buku dongeng berjudul “Kata-Kata Ajaib dari Hutan Ceria” yang merupakan karya Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Jakarta Pusat, Ibu Witri Yenny Arifin. Buku tersebut diperkenalkan sebagai bacaan yang edukatif dan menyenangkan, serta diharapkan mampu menumbuhkan minat baca dan imajinasi anak-anak usia dini.
Kegiatan Gebyar Literasi ini juga diisi dengan berbagai lomba literasi anak usia dini, antara lain menyusun huruf, menyusun puzzle, mendongeng, mewarnai, kolase, dan menyanyi. Sekitar 700 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD beserta pendamping turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan Penerbit Erlangga, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Jakarta Pusat, dan mendapatkan dukungan lintas UKPD sebagai bagian dari upaya bersama dalam mempromosikan kegemaran membaca dan penguatan literasi anak usia dini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan literasi anak, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menghadirkan Kak Cahyo, Duta Baca Jakarta Pusat Tahun 2025, yang menyampaikan dongeng interaktif kepada anak-anak. Dongeng yang dibawakan disesuaikan dengan tema buku, sehingga anak-anak dapat lebih mudah memahami cerita sekaligus menikmati pengalaman membaca yang menyenangkan.
Walikota Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Arifin, menyampaikan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak.
“Literasi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak. Melalui kegiatan Gebyar Literasi dan peluncuran buku karya Bunda PAUD ini, kami ingin memastikan anak-anak Jakarta Pusat tumbuh dengan kecintaan terhadap membaca, belajar, dan berkreasi sejak usia dini,” ujar Walikota Jakarta Pusat.
Sementara itu, Bunda PAUD Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, menegaskan pentingnya menghadirkan literasi melalui pendekatan yang sesuai dengan dunia anak.
“Buku Kata-Kata Ajaib dari Hutan Ceria diharapkan dapat menjadi sarana yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal dunia membaca melalui cerita yang imajinatif dan sarat nilai positif,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi DKI Jakarta, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, serta unsur perangkat daerah terkait.
Melalui Gebyar Literasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Sudin Pusip Jakarta Pusat terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif, ramah anak, dan berkelanjutan.
Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan
Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat bersama TKN Johar Baru 01 kembali mengadakan kegiatan Ketupat Betawi (Ketemu Pemustaka bersama Tim Wisata Literasi) yang dikemas dalam bentuk wisata literasi. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dunia literasi dan perpustakaan kepada anak usia dini dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh pengalaman baru.
Wisata literasi ini bertujuan untuk membangun minat baca sejak usia dini melalui pengenalan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan. Anak-anak diajak memahami bahwa perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang bermain, bercerita, dan berimajinasi. Dalam kegiatan Ketupat Betawi bersama TKN Johar Baru 01, anak-anak mengikuti berbagai rangkaian aktivitas literasi, antara lain Tur keliling perpustakaan untuk mengenal area buku anak, ruang baca, serta layanan Perpustakaan, Read aloud atau membaca nyaring yang dipandu oleh tim perpustakaan, sehingga anak-anak dapat menikmati cerita dengan lebih hidup dan ekspresif, Mewarnai bertema dongeng dalam rangka merayakan Hari Dongeng Sedunia yang tentunya dapat melatih kreativitas sekaligus membantu mereka mengenal karakter tokoh cerita, Membaca bersama, di mana anak-anak bisa memilih buku favorit mereka dan Menonton film edukasi yang sesuai usia untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak, tetapi juga membentuk pengalaman positif tentang literasi. Suasana yang hangat dan penuh interaksi membuat anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan perpustakaan, sehingga budaya baca dapat tumbuh secara alami.
Kolaborasi antara TKN Johar Baru 01 dan Sudin Pusip Jakarta Pusat menunjukkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang cinta membaca. Melalui kegiatan seperti ini, literasi diperkenalkan bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai kegiatan yang menggembirakan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Rabu, 26 November 2025 - Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP yang menjadi binaan Tingkat Kota, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan selama 2 (dua) hari yaitu pada Rabu, 26 November 2025 untuk jenjang SD/MI dan Kamis, 27 November 2025 untuk jenjang SMP/MTs. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengelola perpustakaan sekolah untuk memahami regulasi terbaru sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi yang akan datang.
Pada sesi pembuka, disampaikan bahwa akreditasi perpustakaan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Perpustakaan yang terakreditasi tidak hanya memiliki koleksi dan layanan yang memenuhi standar nasional, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan budaya literasi, dan peningkatan prestasi siswa. Ketika perpustakaan tumbuh dan berkembang, maka seluruh ekosistem sekolah turut mendapatkan manfaatnya.
Tahun 2025 menandai hadirnya instrumen akreditasi perpustakaan yang baru sebagai penyempurna instrumen sebelumnya. Perpustakaan Nasional RI resmi menetapkan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 157 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SD/MI dan SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 158 Tahun 2025 untuk Instrumen Akreditasi Perpustakaan SMP/MTs. Instrumen baru tersebut akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026, dan dipandang sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan standar perpustakaan dengan kebutuhan literasi masa kini.
Instrumen akreditasi yang baru membawa sejumlah penyempurnaan penting. Standar layanan diperjelas, inovasi literasi diperkuat, kompetensi pengelola diperhatikan lebih serius, pemanfaatan teknologi diperluas, dan tata kelola perpustakaan dipertegas. Dengan adanya penyempurnaan ini, satuan pendidikan diharapkan mampu membangun perpustakaan yang lebih profesional, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi yang merupakan Pustakawan Perpustakaan Nasional RI menekankan pentingnya pemahaman komprehensif terhadap setiap komponen instrumen baru agar sekolah dapat melakukan persiapan secara lebih efektif dan sesuai ketentuan nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta didorong untuk mempelajari setiap detail instrumen akreditasi serta memahami langkah-langkah teknis dalam pengisian dokumen. Dengan demikian, para pengelola perpustakaan sekolah diharapkan siap mengajukan akreditasi pada periode berikutnya.
Di akhir kegiatan, peserta diajak menjadikan sisa tahun 2025 sebagai waktu untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan akreditasi—mulai dari kelengkapan dokumen, pembenahan tata kelola, hingga penguatan program literasi. Dengan persiapan matang, perpustakaan sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang hidup, dinamis, dan relevan bagi seluruh warga sekolah.
Sosialisasi Pendaftaran NPP Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat: Wujud Komitmen Penataan dan Penguatan Data Perpustakaan
Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025 — Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pengelolaan Perpustakaan RPTRA di Wilayah Jakarta Pusat yang digelar pada 13 Oktober 2025 oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) bagi seluruh perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (28/10) secara daring.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dan menjadi salah satu target capaian tahun 2025 agar 50 perpustakaan RPTRA di wilayah Jakarta Pusat segera melakukan pendaftaran NPP melalui laman resmi data.perpusnas.go.id. Hal ini juga merupakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan tata kelola perpustakaan di tingkat kota Jakarta Pusat.
Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) merupakan sistem kode identitas resmi yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk setiap unit perpustakaan di seluruh Indonesia. Melalui penerapan NPP, pemerintah berupaya memetakan kondisi dan sebaran perpustakaan di Indonesia secara akurat, sehingga proses pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu layanan dapat dilakukan dengan lebih terarah dan efektif. Selain itu, keberadaan NPP juga menjadi dasar penting dalam proses akreditasi perpustakaan, yang menilai standar mutu pengelolaan dan pelayanan. Langkah ini juga sejalan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang menegaskan pentingnya penyelenggaraan perpustakaan yang tertib administrasi di setiap lembaga.
Dalam sambutannya, Plt. Kasudin Pusip Jakarta Pusat yang diwakili Kasie Perpustakaan, Bapak Noor Muchyadi menegaskan bahwa keberadaan data dan informasi yang akurat tentang perpustakaan menjadi pondasi penting dalam membangun sistem literasi yang kuat dan berkelanjutan. “Dengan adanya NPP, kita tidak hanya menata administrasi, tetapi juga memperkuat pondasi literasi masyarakat. Data yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan di lingkungan RPTRA,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pengelola RPTRA dapat memahami pentingnya NPP sebagai identitas kelembagaan perpustakaan serta berpartisipasi aktif dalam memperbarui dan melengkapi data sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah bersama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional penguatan data perpustakaan, sekaligus memperkuat posisi perpustakaan RPTRA sebagai ruang literasi masyarakat yang inklusif, informatif, dan berdaya guna.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
Peluncuran Buku Antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi
Semangat Sumpah Pemuda untuk Generasi Literat yang Berani Bermimpi
Jakarta Pusat, 29 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat berkolaborasi dengan Komunitas RuangMenulis.id menyelenggarakan kegiatan Peluncuran Buku Antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi yang berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Aula Perpustakaan Petojo Enclek, Jakarta Pusat.
Acara ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk meneguhkan semangat berkarya dan berani bermimpi melalui literasi. Kolaborasi antara instansi pemerintah dan komunitas literasi ini membuktikan bahwa menulis bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga wadah untuk menemukan jati diri, menyuarakan makna, serta menumbuhkan empati.
Buku antologi Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi ditulis oleh 15 penulis muda alumni kelas literasi program RuangMenulis.id Goes to School (GTS) yang berasal dari 7 sekolah berbeda. Melalui karya mereka, para penulis muda ini berbagi kisah perjuangan, kegagalan, harapan, dan tekad untuk terus berjuang meraih cita-cita. Buku ini menjadi refleksi bahwa perjalanan menuju impian seringkali penuh liku, namun keberanian dan ketekunan adalah kunci untuk bangkit dan terus melangkah.
Kegiatan peluncuran buku ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Bapak Suryanto, serta Bunda Literasi Jakarta Pusat, Ibu Witri Yenny Arifin, yang memberikan inspirasi dan motivasi kepada para generasi muda untuk terus berkarya melalui tulisan.
Selain itu, acara turut menghadirkan dua tokoh inspiratif dari dunia profesional, yaitu dr. Denni Joko Purwanto (Dokter Bedah Konsultan Onkologi) dan Lita Kristiani (Kepala Satuan Pengawas Internal RSAU), yang berbagi kisah perjuangan mereka dalam mewujudkan mimpi dengan kerja keras, komitmen, dan semangat pantang menyerah.
Peluncuran buku ini merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan Komunitas RuangMenulis.id, yang secara konsisten memberi ruang bagi para alumni dan anggota komunitas untuk menyalurkan gagasan dan kreativitas melalui karya tulis. Sepanjang tahun 2025, RuangMenulis.id telah meluncurkan dua karya penting yaitu M.H. Thamrin Sang Visioner (Maret 2025), hasil kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, dan Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi (Oktober 2025), hasil kerja sama dengan Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat.
Founder RuangMenulis.id, Ibu Graece Tanus menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak takut bermimpi dan menjadikan literasi sebagai sarana untuk memahami, merasakan, dan berbagi pengalaman hidup.
“Melalui Nawasena, kami ingin menegaskan bahwa setiap mimpi memiliki jalan dan setiap proses memiliki makna. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tapi juga tentang belajar memahami diri dan dunia di sekitar kita,” ujar perwakilan dari RuangMenulis.id.
Acara peluncuran buku ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada 15 Penulis Buku Nawasena: Pantang Menyerah Meraih Mimpi, menandai semangat muda yang terus menyala di Hari Sumpah Pemuda.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
📚 Tentang RuangMenulis.id
RuangMenulis.id adalah komunitas literasi yang berfokus pada pengembangan kemampuan menulis kreatif di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Melalui program Goes to School (GTS), RuangMenulis.id telah membimbing ratusan siswa di berbagai sekolah untuk berani menulis dan mengekspresikan diri melalui karya sastra.
Narahubung Media:
RuangMenulis.id
Email: info@ruangmenulis.id
Instagram: @ruangmenulis.id
Roadshow Literasi SDN Kebon Kelapa 02: Serunya Belajar dan Membaca dalam Semangat Sumpah Pemuda
Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali menggelar Roadshow Workshop Membaca yang kali ini diselenggarakan di SDN Kebon Kelapa 02 Jakarta Pusat pada Selasa (28/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Sumpah Pemuda yang bertujuan menumbuhkan semangat literasi dan budaya membaca di kalangan siswa-siswi sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Rangkaian kegiatan Roadshow menghadirkan berbagai aktivitas seru dan edukatif, di antaranya dongeng seru bersama Kak Rezky, yang mengajak anak-anak berimajinasi dan belajar nilai-nilai kehidupan melalui cerita inspiratif; LiterAksi: Aktivitas Ceria bersama adik-adik SDN Kebon Kelapa 02, berupa permainan edukatif yang mengasah kreativitas, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis anak-anak; dan baca seru bersama Mobil Literasi (MOLI) Perpustakaan Petojo Enclek - Jakarta Pusat, yang menyediakan berbagai koleksi buku menarik dan mengajak anak-anak menikmati pengalaman membaca di luar kelas.
Kegiatan Roadshow Workshop Membaca ini merupakan agenda rutin tahunan yang digagas oleh Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat untuk memperluas jangkauan layanan literasi serta membudayakan gemar membaca sejak dini. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi di sekolah-sekolah. Melalui kombinasi kegiatan mendongeng, membaca bersama, dan aktivitas LiterAksi, program ini menghadirkan literasi sebagai kegiatan yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna bagi anak-anak yang dikemas dengan pendekatan kreatif, diharapkan minat baca anak-anak dapat tumbuh secara alami, sekaligus menumbuhkan karakter positif seperti rasa ingin tahu, empati, dan semangat belajar.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mencintai literasi.
“Membaca bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi jendela untuk memahami dunia. Melalui roadshow literasi, kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan dan membangkitkan semangat belajar anak-anak,” ujar Suryanto.
Selain menjadi media edukatif, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, pemerintah, dan komunitas literasi. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperluas dampak positif gerakan literasi di lingkungan pendidikan dasar.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, serta ajakan untuk terus membaca dan berkarya sesuai semangat Hari Sumpah Pemuda — semangat muda, semangat literasi!
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com
Gerakan Bulan Bahasa: SDS Al Irsyad Al Islamiyah Jakarta Pusat Ikuti “Ketupat Betawi” di Perpustakaan Jakarta Pusta – Petojo Enclek
Jakarta, 16 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Gerakan Bulan Bahasa, SDS Al Irsyad Al Islamiyah Jakarta Pusat hadir dalam kegiatan “Ketupat Betawi” (Ketemu Pemustaka dengan Tim Wisata Literasi) yang diselenggarakan di Perpustakaan Jakarta Pusat – Petojo Enclek, Jakarta Pusat pada Kamis (16/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Wisata Literasi yang bertujuan menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap literasi sejak dini.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat dunia literasi dan perpustakaan melalui berbagai aktivitas menarik, seperti pengenalan perpustakaan, kegiatan read aloud (membacakan cerita bersama) dan mendongeng bersama Kak Danang dari Komunitas Sahabat Odi, menonton film edukasi, serta beragam aktivitas literasi kreatif.
“Ketupat Betawi menjadi sarana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak. Kami ingin menanamkan bahwa membaca dan berkunjung ke perpustakaan bukan sekadar kegiatan belajar, tapi juga petualangan yang mengasyikkan,” ujar Kasie Perpustakaan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Noor Muchyadi.
Kepala Sekolah SDS Al Irsyad Al Islamiyah Jakarta Pusat juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak Perpustakaan Jakarta Pusta yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Melalui Gerakan Bulan Bahasa dan Ketupat Betawi, kami berharap anak-anak semakin gemar membaca dan memahami pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan Ketupat Betawi tidak hanya menjadi wadah pembelajaran, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara sekolah dan perpustakaan dalam membangun ekosistem literasi di masyarakat.
Dengan semangat Bulan Bahasa, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang hidup, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instagram: @perpusjkt_pusat
Website: www.dispusip.jakarta.go.id
Email: perpusjakpus@gmail.com