Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan Lomba Menulis Tingkat Kota Tahun 2026 dengan tagline “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembudayaan kegemaran membaca yang menjadi salah satu tugas utama Dinas. Pembudayaan kegemaran membaca merupakan serangkaian usaha untuk menumbuhkan kebiasaan membaca yang berkelanjutan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui budaya membaca yang kuat, diharapkan kualitas sumber daya manusia dapat terus meningkat seiring perkembangan zaman.
Kemampuan membaca yang baik juga menjadi fondasi penting bagi keterampilan literasi lainnya, termasuk keterampilan menulis. Oleh karena itu, berbagai program terus dikembangkan untuk mendorong generasi muda agar tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu mengekspresikan gagasan dan kreativitas mereka melalui tulisan.
Sebagai langkah awal pelaksanaan lomba tahun ini, sosialisasi kegiatan telah dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/3) pukul 13.00 WIB yang diikuti oleh Sekolah mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di wilayah Jakarta Pusat.
Melalui lomba ini, peserta diharapkan mampu menuangkan gagasan, pengalaman, serta harapan mereka tentang Jakarta dalam bentuk tulisan yang inspiratif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan penulis-penulis muda berbakat yang mampu menghasilkan karya menarik sebagai alternatif bahan bacaan bagi masyarakat.
Dalam proses penilaian, lomba ini menghadirkan sejumlah juri yang berasal dari kalangan penulis, ilustrator, hingga pegiat literasi yang berpengalaman di bidangnya. Untuk kategori SD/MI, penilaian dilakukan oleh Iwok Abqary, Watiek Ideo, dan Noor H. Dee yang dikenal sebagai penulis buku anak.
Sementara itu, kategori SMP/MTs dinilai oleh Ariyo Zidni yang dikenal sebagai penulis cerita dan pendongeng, Dewi Trik sebagai ilustrator dan editor visual, serta Aisha Habir yang berkiprah sebagai penerbit dan penulis cerita.
Adapun untuk kategori SMA/SMK/MA, dewan juri berasal dari komunitas literasi RuangMenulis.id, yaitu Graece Tanus, Iwan Kurniawan, serta Stebby Julionatan yang dikenal aktif sebagai penulis dan pegiat literasi.
Kehadiran para juri dari berbagai latar belakang tersebut diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus memperkaya perspektif peserta dalam menghasilkan karya tulis yang kreatif dan berkualitas.
Lomba Menulis juga menjadi bentuk apresiasi terhadap gerakan pembudayaan kegemaran membaca dan literasi di tingkat kota/kabupaten hingga provinsi. Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan literasi mereka.Ke depan, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program literasi yang mendorong tumbuhnya budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat
IG: @perpusjkt_pusat