Suku Dinas Pusip Jakarta Barat Gelar "Pesta Betawi" di Perpustakaan Jakarta Barat untuk Edukasi Tradisi Sejak Dini
Suhaena Dilihat sebanyak 158x

Suku Dinas Pusip Jakarta Barat Gelar "Pesta Betawi" di Perpustakaan Jakarta Barat untuk Edukasi Tradisi Sejak Dini

JAKARTA – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta, melestarikan kebudayaan lokal, sekaligus mengisi waktu liburan sekolah, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Barat menyelenggarakan acara bertajuk "Pesta Betawi: Perayaan Seni, Tradisi, dan Apresiasi Budaya Betawi". Acara edukatif penuh kegembiraan ini akan dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Perpustakaan Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini menyasar anak-anak usia 5 hingga 13 tahun. Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak diharapkan dapat mengenal lebih dekat sekaligus ikut serta dalam upaya menjaga kelestarian budaya tradisi asli Jakarta. Guna menjaga kenyamanan dan efektivitas edukasi, jumlah peserta dibatasi secara eksklusif hanya untuk 60 orang.

Rangkaian acara akan dibuka dengan tradisi penyambutan khas Palang Pintu An Naml, dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Barat, Bapak Achmad Jazuri. Suasana dipastikan semakin meriah dengan kehadiran jajaran pengisi acara berbakat, seperti Mpok Palupi, Mpok Nia, Mpok Fatiha, serta penampilan tari ondel-ondel dari De Nones. Selain itu, anak-anak akan diajak dalam sesi Read Aloud (membaca nyaring) dan pengenalan literasi Betawi.

Daya tarik utama dari Pesta Betawi ini terletak pada metode edukasi "Jelajah Pos", di mana para peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menelusuri 4 pos tantangan budaya:

1. Pos Nyorog: Edukasi sejarah kuliner tradisional dan praktik menghias kue Kembang Goyang.

2. Pos Ngider Jajanan: Pengenalan jenis kuliner khas Betawi, sejarahnya, hingga tantangan "Tebak Rasa".

3. Pos Ngayab: Area khusus untuk mencoba dan melestarikan berbagai permainan tradisional Betawi.

4. Pos Bacot: Sesi kreatif di mana anak-anak dibimbing untuk mengenal sejarah dan belajar membuat pantun Betawi.

Tidak hanya menyajikan petualangan pos, acara ini juga akan diramaikan dengan Bazar Makanan Betawi yang menyajikan beragam cita rasa asli Jakarta seperti Kerak Telor, Kue Cucur, hingga Dodol Betawi untuk mendukung kuliner lokal. Di akhir sesi, panitia akan memberikan apresiasi khusus berupa pengumuman bagi Tim Terbaik yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan maksimal.

Seluruh panitia dan pengisi acara akan tampil serasi mengenakan pakaian adat khas Jakarta, yakni Baju Sadariah dan Kebaya Encim, guna memperkuat atmosfer budaya sepanjang acara berlangsung. Melalui Pesta Betawi ini, Sudin Pusip Jakarta Barat berkomitmen menghadirkan ruang perpustakaan yang tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat rekreasi budaya yang ramah dan edukatif bagi generasi muda.


Perpustakaan Literasi Jakarta inklusi sosial HUT ke-499 Kota Jakarta