Puluhan anak tampak antusias mengikuti kegiatan literasi bertajuk “Berkelana Bersama Buku Digital Ramah Anak” yang digelar di Perpustakaan Jakarta Barat pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fun Garden of Literacy (FGL) dan Let’s Read, sebuah platform buku digital ramah anak. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 80 anak dari wilayah Jakarta. Sebanyak 60 peserta mendaftar melalui admin Let’s Read, sementara 20 lainnya merupakan pemustaka yang sedang berkunjung ke Perpustakaan Jakarta Barat.
Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan menghadirkan para narasumber dari komunitas FGL, yakni Palupi, Ucih, Tuti, dan Tia. Mereka mengajak anak-anak untuk bermain, berimajinasi, serta mengeksplorasi literasi melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Dalam sesi kegiatan, Kak Palupi mengajak anak-anak bernyanyi dan membaca buku bersama, sekaligus mendorong kedekatan antara orang tua dan anak melalui kegiatan menjelajah buku. Sementara itu, Kak Fatiha dan Kak Ucih membimbing anak-anak membuat karya kreatif melalui kegiatan bookish play, yaitu mengembangkan cerita dari buku yang telah dibaca menjadi aktivitas kreatif yang menyenangkan. Di sisi lain, Kak Via dan Kak Tuti mengajak peserta mengekspresikan imajinasi mereka melalui kegiatan bermain dan menggambar yang terinspirasi dari cerita yang dibacakan.
Program Berkelana Bersama Buku Digital Ramah Anak merupakan inisiatif yang dicetuskan oleh komunitas FGL bersama Let’s Read untuk memperkenalkan platform buku digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Melalui aplikasi ini, tersedia ribuan buku cerita anak bergambar yang dapat dibaca sesuai dengan tingkat usia pembaca. Buku-buku digital dalam aplikasi Let’s Read menghadirkan beragam cerita edukatif yang dikemas dalam berbagai pilihan bahasa, termasuk bahasa daerah. Seluruh buku dapat diunduh secara gratis sehingga mudah diakses oleh anak-anak, orang tua, maupun pendidik. Platform Let’s Read sendiri dikembangkan oleh The Asia Foundation dengan tujuan menumbuhkan budaya membaca serta meningkatkan literasi anak-anak di kawasan Asia, khususnya di Indonesia.
Ketua komunitas FGL sekaligus penanggung jawab kegiatan, Kak Palupi, menyampaikan bahwa kegiatan serupa direncanakan kembali pada September 2026 di Perpustakaan Jakarta Barat.
“Pada kegiatan berikutnya, kami juga akan mengadakan sesi evaluasi serta berbagi pengalaman dalam menggunakan buku digital Let’s Read,” ujarnya.
Kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif karena tidak hanya meningkatkan minat baca anak-anak, tetapi juga mendorong keterlibatan keluarga dalam kegiatan literasi. Selain itu, acara ini turut memperkenalkan Perpustakaan Jakarta Barat kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum pernah berkunjung sebelumnya. [NT]