Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi dan Pilah Sampah Sejak Dini melalui Wisata Literasi KECAPI “Baca, Pilah dan Ceria”
Suhaena Dilihat sebanyak 39x

Perpustakaan Jakarta Barat Kenalkan Literasi dan Pilah Sampah Sejak Dini melalui Wisata Literasi KECAPI “Baca, Pilah dan Ceria”
Dongeng Edukasi Lingkungan oleh Kak Vian
Membaca Nyaring Cerita "Banyak Sampah, Banyak Masalah" oleh Kak Asih
Edukasi Jenis-jenis Sampah dan Contohnya oleh Kak Norma
Kreasi Literasi Membuat Kupu-Kupu Menggunakan botol bekas bersama Kak Nia
Praktek Memilah Sampah oleh Para Peserta

Jakarta Barat, 9 September 2026 - Perpustakaan Jakarta Barat kembali menghadirkan Kegiatan Wisata Literasi KECAPI dengan tema “Baca, Pilah dan Ceria” bersama anak-anak PAUD AISYIYAH 2, Rabu (9/9). Program ini menjadi sarana untuk mengenal perpustakaan, mendukung penguatan literasi dan minat baca, sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah sejak dini.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang mengangkat KECAPI sebagai singkatan dari “Kreasi, Eksplorasi dan Cakap Berliterasi”, kegiatan kali ini hadir dengan tema “Baca, Pilah dan Ceria”. Tema tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi pengenalan perpustakaan, kegiatan read aloud dan bercerita tentang pentingnya menjaga lingkungan, praktik pemilahan sampah, hingga pemanfaatan botol Yakult bekas menjadi kreasi berbentuk kupu-kupu.

 

Mengenal Perpustakaan dengan Cara yang Menyenangkan

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Kak Rama dan Kak Hani. Setelah itu, anak-anak diajak mengenal lebih dekat dengan Perpustakaan Jakarta Barat bersama Kak Andin dan Kak Nasywa.

Pengenalan perpustakaan dilakukan dengan perkenalan fasilitas di Perpustakaan Jakarta Barat. Layanan yang tersedia meliputi Ruang Koleksi Anak-Anak yang terletak di Lantai 1. Sementara itu,  Lantai 2 menyediakan Ruang Koleksi Remaja & Dewasa, Ruang Podcast serta kafetaria. Dalam sesi ini, peserta juga diperkenalkan dengan koleksi buku menarik, seperti buku pop up yang memiliki tampilan interaktif saat dibuka, serta koleksi buku braille yang dapat digunakan oleh penyandang tunanetra. Selain mengenal koleksi dan fasilitas, anak-anak juga mendapatkan informasi mengenai aplikasi JAKLITERA sebagai salah satu aplikasi perpustakaan yang digunakan untuk mendaftar keanggotaan dan  peminjaman buku.

 

Membaca dan Bercerita tentang Lingkungan      

Setelah sesi pengenalan perpustakaan, kegiatan dilanjutkan dengan read aloud bersama Kak Asih. Anak-anak menyimak pembacaan buku “Banyak Sampah, Banyak Masalah” yang disampaikan secara ekspresif dan interaktif. Cerita tersebut mengangkat permasalahan sampah serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selanjutnya, Kak Vian menyampaikan cerita mengenai pohon dan lingkungan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak-anak.

Kegiatan membaca dan bercerita menjadi media untuk memperkenalkan isu lingkungan melalui pengalaman literasi yang menarik dan mudah dipahami. Melalui cerita, anak-anak memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta merawat lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Belajar Memilah Sampah Sejak Dini

Setelah kegiatan membaca dan bercerita, anak-anak mengikuti sesi edukasi pemilahan sampah bersama Kak Norma. Anak-anak diperkenalkan dengan tiga jenis sampah, yaitu organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), beserta warna tempat sampahnya, yaitu hijau untuk sampah organik, kuning untuk sampah anorganik, dan merah untuk sampah B3. Berbagai contoh sampah juga diperkenalkan melalui media gambar.

Pemahaman tersebut kemudian dipraktikkan melalui permainan pemilahan sampah. Gambar-gambar sampah disebarkan dan setiap anak diminta mencari dua gambar untuk kemudian memasukkannya ke tempat sampah kardus sesuai dengan jenisnya. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dalam mengenali dan mengelompokkan sampah melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.

 

Kreasi Eksplorasi Daur Ulang Barang Bekas

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas kreasi bersama Kak Nia. Anak-anak memanfaatkan botol Yakult bekas yang telah mereka bawa untuk membuat karya berbentuk kupu-kupu. Kertas bergambar kupu-kupu yang telah disiapkan kemudian dipadukan dengan botol Yakult sebagai bagian tubuh karya. Anak-anak selanjutnya menghias karya tersebut dengan menggambar mata dan bagian lainnya menggunakan spidol.

Setelah selesai, karya diberi lidi sebagai pegangan sehingga dapat digerakkan seperti kupu-kupu. Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk mengeksplorasi kreativitas sekaligus mengenal pemanfaatan kembali barang bekas melalui proses sederhana yang sesuai dengan usia mereka.

Melalui KECAPI “Baca, Pilah, dan Ceria”, Perpustakaan Jakarta Barat menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan literasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca sekaligus kesadaran untuk menjaga kebersihan sejak usia dini. Melalui pendekatan yang menyenangkan, kegiatan literasi dan kepedulian terhadap lingkungan diperkenalkan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari anak


Perpustakaan Literasi story telling inklusi sosial Dongeng Perpustakaan Jakarta Barat