Kunjungan Kedutaan Besar Ekuador ke Perpustakaan Jakarta
Thian Wisnu Isnanto Dilihat sebanyak 34x

Kunjungan Kedutaan Besar Ekuador ke Perpustakaan Jakarta
Kunjungan Duta Besar Equador di sambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di halaman Taman Ismail Marzuki
Bersama-sama memberikan salam 5 abad Kota Jakarta
Serah terima buku, buku akan diolah dan kelak akan ditempatkan di Pojok Internasional lantai 6 Perpustakaan Jakarta -Cikini
Berkeliling area layanan anak, bertepatan sedang diselenggararakannya pameran buku hasil kreatifitas dari kurang lebih 2000 anak dari umur 5 tahun hingga 14 tahun dalam ajang Pameran Karya Raya

Jakarta, 25 September 2026 — Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin menerima kunjungan Duta Besar Ecuador untuk Indonesia, H.E. Luis Arellano Jibaja, bersama Deputy Head of Mission Mr. Pablo Bonifaz Arboleda dan Sekretaris Kedutaan Ms. Batsheba Satyaalangghya, Jumat (25/9).

Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Nasruddin Djoko Surjono, Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan PDS H.B. Jassin, Bapak Diki Lukman Hakim, serta jajaran Perpustakaan Jakarta.

Rangkaian kunjungan dimulai dengan agenda simbolis donasi buku dari Kedutaan Besar Ekuador kepada Perpustakaan Jakarta. Kemudian, agenda berikut dilanjutkan dengan perpus tour yang meliputi area layanan perpustakaan, Pameran Karya Raya di lantai 4, dan International Book Corner di lantai 6.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan di Ruang Rapat lantai 6. Pertemuan diawali dengan pemaparan mengenai Perpustakaan Jakarta, layanan, serta program yang tersedia bagi masyarakat di Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai potensi kegiatan kebudayaan.

Dalam diskusi tersebut, pihak Kedutaan Besar Ekuador menyampaikan ketertarikannya untuk memperkenalkan Ekuador kepada masyarakat Indonesia, terutama kepada generasi - generasi muda, melalui berbagai aspek kebudayaan, termasuk literatur, film, gastronomi, dan seni.

Pertemuan turut membahas kemungkinan penyelenggaraan program kebudayaan Ekuador di Perpustakaan Jakarta pada masa mendatang, dengan harapan adanya pertukaran pengetahuan mengenai aspek kebudayaan antara Ekuador dan Indonesia.