Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menggelar kegiatan Konsultasi, Informasi, dan Edukasi (29/07) bertempat di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan yang dibuka Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dispusip DKI Jakarta, diikuti oleh peserta dari unsur Organisasi Masyarakat di lingkungan provinsi DKI Jakarta.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan menyampaikan agar Lembaga Ormas menyelamatkan dan menyerahkan arsip bernilai sejarah organisasinya ke Dispusip DKI selaku lembaga kearsipan daerah.
“Dalam rangka menyambut 5 Abad (500 tahun) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, memori lembaga ormas menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah untuk menjadi Jakarta Kota Global.”
Narasumber Bapak Muhammad Imam Mulyantono selaku Direktur Kearsipan Pusat ANRI menyampaikan kewajiban bagi Lembaga Organisasi Masyarakat untuk melakukan penyelenggaraan kearsipan.
“Penyelenggaraan kearsipan harus sesuai dengan NSPK (Norma, Standar, Pedoman/Prosedur, Kriteria) kearsipan dan hendaknya Organisasi Masyarakat melakukan pengelolaan arsip dinamis serta penyelamatan arsip yang bernilai Sejarah.” Ujarnya
Narasumber Bapak Erwien Kusuma selaku Sejarawan dan Kurator Independen menyampaikan
“Kita harus belajar memori kolektif untuk merancang masa depan, yaitu arsip statis sebagai sumber sejarah, contoh hasil pemanfaatan arsip statisnya bisa dijadikan dalam bentuk pameran dan buku katalog.”
Untuk informasi, dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber adalah:
1. Drs. Muhammad Imam Mulyantono, M.AP, Direktur Kearsipan Pusat Arsip Nasional Republik Indonesia selaku Narasumber.
2. Bapak Erwin Kusuma, Sejarawan, Penulis Sejarah, Kurator Independen, selaku Narasumber.