JAKARTA UTARA – Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menggelar program edukatif bertajuk Wisata Literasi. Pada Rabu (11/02/2026), sebanyak 86 murid dari BKB Paud Melati 03 hadir memadati gedung perpustakaan untuk mengenal dunia literasi secara menyenangkan.
Kegiatan ini dipusatkan di Perpustakaan Jakarta Utara yang berlokasi di Jl. Logistik No.2, RT.4/RW.4, Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, para siswa diajak untuk melihat bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang bermain dan belajar yang inklusif.
Mengapa kegiatan ini rutin dilakukan? Wisata Literasi dirancang sebagai sarana pengenalan layanan perpustakaan bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan. Melalui interaksi langsung, diharapkan anak-anak usia dini seperti murid BKB Paud Melati 03 dapat merasa akrab dengan fasilitas perpustakaan, sehingga tumbuh minat baca yang kuat di masa depan.
Bagaimana keseruan para peserta selama tiga jam di lokasi? Tim perpustakaan telah menyiapkan berbagai agenda yang membuat anak-anak tetap antusias:
Tur Perpustakaan: Para siswa dipandu berkeliling ruangan untuk melihat koleksi buku anak dan fasilitas modern yang tersedia.
Edukasi Layanan: Pengenalan ringan mengenai apa saja yang bisa dilakukan di perpustakaan, mulai dari membaca di tempat hingga layanan ramah anak lainnya.
Ajang Kreativitas: Peserta diajak bernyanyi bersama untuk mencairkan suasana. Tak hanya itu, beberapa murid pun berani tampil unjuk bakat di depan teman-temannya.
Salah satu momen yang paling dinanti dalam kunjungan kali ini adalah sesi mendongeng. Kak Aji, pendongeng dari tim perpustakaan, tampil memukau di hadapan 86 peserta. Dengan gaya bercerita yang komunikatif dan jenaka, Kak Aji berhasil menghidupkan suasana melalui kisah-kisah penuh pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Melalui sinergi antara hiburan dan edukasi ini, kegiatan Wisata Literasi diharapkan dapat memberikan kesan positif yang mendalam bagi para murid BKB Paud Melati 03, mendorong mereka untuk menjadikan kunjungan ke perpustakaan sebagai bagian dari gaya hidup mereka kelak.