Bercerita Merayakan Jakarta: Sudin Pusip Jakarta Pusat Hadirkan Literasi Bermakna Bersama RPTRA se-Kelurahan Tanah Tinggi
Noor Muchyadi Dilihat sebanyak 16x

Bercerita Merayakan Jakarta: Sudin Pusip Jakarta Pusat Hadirkan Literasi Bermakna Bersama RPTRA se-Kelurahan Tanah Tinggi
Sambutan Lurah Kelurahan Tanah Tinggi Kota Administrasi Jakarta Pusat
Dongeng Gizi dan Kejakartaan
Antusias Anak - Anak dalam Mendengar Dongeng Literasi bersama Kak Nia
Seni Kriya Membuat Pembatas Buku Ondel-ondel
Apresiasi yang diberikan kepada peserta terpilih

Jakarta Pusat, 30 Juni 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Promosi dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Masyarakat bertema "Bercerita Merayakan Jakarta" pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di RPTRA Pandawa, Kelurahan Tanah Tinggi berkolaborasi bersama rangkaian kegiatan yang telah digagas oleh RPTRA se-Kelurahan Tanah Tinggi terdiri dari lomba-lomba untuk anak.

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola RPTRA se-Kelurahan Tanah Tinggi, anak-anak, serta para orang tua sebagai upaya menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, inklusif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Nomor e-0001 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, khususnya melalui penguatan literasi sebagai salah satu strategi pemberdayaan masyarakat di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Literasi Penguatan Kesejahteraan Warga melalui edukasi parenting bagi para orang tua. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya literasi sejak usia dini sebagai fondasi dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kualitas hidup keluarga, memperluas akses terhadap informasi, serta membentuk pola asuh yang lebih berkualitas. Literasi diharapkan menjadi bekal bagi keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia.

Suasana semakin semarak melalui Dongeng Gizi dan Kejakartaan bersama Kak Nia. Melalui metode mendongeng yang interaktif dan penuh keceriaan, anak-anak diajak mengenal salah satu kuliner khas Betawi, yaitu kerak telor, sebagai bagian dari kekayaan budaya Jakarta. Melalui cerita tersebut, Kak Nia juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebagai upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta mencegah stunting. Anak-anak diperkenalkan bahwa makanan bergizi tidak selalu harus mahal, melainkan dapat berasal dari bahan-bahan alami yang mudah diperoleh dan terjangkau, seperti bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kerak telor. Melalui pendekatan yang menyenangkan, peserta diajak memahami bahwa memilih makanan bergizi merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi LiterAksi: Seni Kriya Membuat Pembatas Buku Ondel-ondel. Dalam kegiatan kreatif ini, anak-anak membuat pembatas buku dengan ornamen ondel-ondel sebagai salah satu ikon budaya Betawi. Selain melatih kreativitas dan keterampilan motorik, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan serta melestarikan budaya lokal melalui aktivitas literasi yang menyenangkan.

Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Wahyu Prabowo menyampaikan bahwa literasi merupakan salah satu investasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga. Melalui kegiatan seperti ini, literasi diharapkan mampu menjadi sarana edukasi yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Lurah Tanah Tinggi, Heru Tri Prasetyo mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang melibatkan anak-anak, orang tua, dan pengelola RPTRA dalam satu ruang belajar bersama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya membaca sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola asuh yang baik, pemenuhan gizi anak, serta pelestarian budaya lokal. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga manfaat literasi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan "Bercerita Merayakan Jakarta", Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Pusat berharap budaya gemar membaca semakin tumbuh di lingkungan masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Kota Jakarta dan warisan budayanya. Literasi diharapkan menjadi jembatan untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, sehat, dan berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

 

 


Perpustakaan Literasi RPTRA Jakarta Pusat LiterAksi Tanah Tinggi