Dispusip DKI Jakarta Rilis Buku Kearsipan Kedua: Potret 500 Tahun Perjalanan Hidup dan Kebudayaan Warga Jakarta
Haris Budiman Dilihat sebanyak 44x

Dispusip DKI Jakarta Rilis Buku Kearsipan Kedua: Potret 500 Tahun Perjalanan Hidup dan Kebudayaan Warga Jakarta

JAKARTA – Mengangkat peran masyarakat sebagai pelaku utama sejarah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan buku naskah sumber arsip terbaru bertema Kesejahteraan Rakyat. Karya ini melengkapi seri publikasi kearsipan daerah dan siap diperkenalkan dalam rangkaian Pameran Kearsipan 2026.

Buku karya tim peneliti dan ahli sejarah ini mengusung pilihan judul utama "Dari Kampung ke Kota Dunia: 500 Tahun Kehidupan Masyarakat Jakarta" (dengan alternatif judul Manusia, Kampung, dan Kota atau Transformasi Sosial Urban).

Penyusunan naskah ini melibatkan kolaborasi empat tenaga ahli kearsipan dan historiografi:

  • Dr. Bondan Kanumoyoso, S.S., M.Hum., M.A.

  • Muhammad Gibran Humam Fadlurrahman, S.Hum., M.Hum.

  • Yogi Susatyo, S.Hum.

  • Zalfaa Rizqi Nuraulia, S.Hum.

Sinopsis Singkat

Berbeda dengan narasi sejarah yang berfokus pada elite pemerintahan, buku ini menempatkan warga Jakarta dari bawah (history from below) sebagai pembentuk utama karakter kota. Melalui penelusuran silang arsip resmi, peta kuno, memoar, hingga foto sejarah, buku ini merekam jejak lima abad dinamika sosial warga:

  • Era Pra-Kolonial & Sunda Kelapa: Budaya bercocok tanam DAS Ciliwung, pengelolaan air kuno (Prasasti Tugu), hingga kehidupan pasar dan bandar pelabuhan Jayakarta.

  • Masa Batavia VOC & Kolonial: Pembentukan kampung-kampung etnis (Kampung Melayu, Ambon, Bandan, Pecinan), interaksi Lintas budaya yang melahirkan identitas Betawi, hingga dinamika ruang kota Weltevreden.

  • Awal Abad ke-20 & Pergerakan: Lahirnya kesadaran pergerakan melalui Sarekat Islam, ruang intelektual Politik Etis, hingga bertahan hidup di masa pendudukan Jepang.

  • Era Revolusi & Orde Baru: Dinamika kampung pasca-kemerdekaan, fenomena migrasi, Proyek Perbaikan Kampung M.H. Thamrin (peraih Aga Khan Award 1980), serta tumbuhnya kelas menengah dan sektor informal.

  • Era Kontemporer & Krisis: Ketahanan komunitas warga (social resilience) dan solidaritas sosial dalam menghadapi krisis kesehatan global Pandemi COVID-19.

Jadwal Acara di Taman Ismail Marzuki (TIM)

Buku ini akan diperkenalkan bersamaan dengan seri naskah sumber kearsipan lainnya pada agenda Pameran Kearsipan 2026:

  • Acara Bedah Buku: Rabu, 14 Oktober 2026 di Galeri Emeria Soenassa, Taman Ismail Marzuki.

  • Peluncuran Resmi (Grand Launching): Sabtu, 17 Oktober 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki.

Mari sukseskan Pameran Kearsipan 2026 dan jelajahi rekam jejak perjuangan, kebudayaan, serta ruang hidup warga Jakarta selama 500 tahun!


Perpustakaan Kearsipan